Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Mengamati gejala gangguan tidur

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Diperbarui pada: 08 1月 2026
    Mengamati gejala gangguan tidur
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Diperbarui pada: 08 1月 2026

    Mendengkur (Snoring)

    Meskipun seseorang mungkin hanya memiliki gejala mendengkur tanpa gejala lain (primary snoring), mendengkur adalah gejala yang sering ditemukan pada pasien obstructive sleep apnea yang berdampak pada kesehatan fisik dalam jangka panjang seperti masalah kardiovaskular, sindrom metabolik, dan lain-lain.

    Terhenti Napas Saat Tidur (Sleep Apnea)

    Gejala yang ditemukan pada pasien obstructive sleep apnea yang penting adalah bahwa gejala ini mungkin sulit diamati jika tidak ada gejala lain yang menyertainya, seperti tersedak saat tidur (waking up choking), terbangun mendadak di tengah malam untuk bernapas (waking up gasping), terutama jika pasien tidur sendirian, tanpa pendamping disampingnya yang dapat mengamati.

    Terbangun untuk Buang Air Kecil (Nocturnal Urination)

    Meskipun gejala ini sering ditemukan pada pasien diabetes, gejala ini juga dapat ditemukan pada pasien obstructive sleep apnea. Hal ini diyakini terjadi karena jantung memompa lebih banyak darah setelah pasien berhenti bernapas sebagai respons selama periode tersebut (bradycardia-tachycardia). Akibatnya, darah menuju ginjal bertambah, menyebabkan peningkatan jumlah urin dalam kandung kemih saat tidur. Sementara itu, obstructive sleep apnea membuat pasien tidak tidur nyenyak, sehingga mereka menyadari keinginan untuk buang air kecil.

    Sakit Kepala Setelah Bangun Pagi (Morning Headache)

    Pasien dengan gejala hipoventilasi saat tidur tidak dapat mengeluarkan karbon dioksida dari tubuh secara memadai, yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah di otak akibat asidosis respiratorik, menyebabkan sakit kepala. Gejala ini terlihat jelas di pagi hari.

    Kerusakan Di Kaki (Restless Legs)

    Gejala ini ditemukan pada pasien dengan Restless Leg Syndrome, dimana pasien dalam kelompok ini memiliki sensasi tidak nyaman di kaki yang mengharuskan mereka untuk bergerak agar gejala tersebut mereda. Gejala ini umumnya muncul pada malam hari dan dapat ditemukan pada pasien anemia (defisiensi zat besi), selama kehamilan, pasien gagal ginjal kronis, dan penyakit lainnya.

    Kaki Bergerak Saat Tidur (Periodic Limb Movement During Sleep)

    Gejala yang tidak spesifik, dapat ditemukan bersama dengan pasien Restless Leg Syndrome, Narcolepsy, Obstructive Sleep Apnea, dan penyakit lainnya.

    Mengantuk Berlebihan di Siang Hari (Excessive Daytime Sleepiness)

    Gejala yang sangat penting ini harus segera didiagnosis dan diobati karena dapat menyebabkan kecelakaan saat mengemudi kendaraan atau saat bekerja.

    Gejala ini umumnya ditemukan pada kondisi apapun yang menyebabkan pasien tidak tidur cukup atau tidak nyenyak (fragmentasi tidur), yang dapat terjadi pada berbagai penyakit seperti insomnia, obstructive sleep apnea, narcolepsy, dan lain-lain.

    Disfungsi Kognitif

    Penderita yang tidak tidur cukup atau memiliki masalah tidur dapat mengalami gangguan pada fungsi otak, termasuk memori jangka pendek dan jangka panjang jika tidak segera diobati.

    Berbagai (Lain-lain)

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Hati-hati!! Gangguan tidur bisa mengubah hidup Anda Image
    AI
    Hati-hati!! Gangguan tidur bisa mengubah hidup Anda
    Dampak dari kurang tidur Image
    AI
    Dampak dari kurang tidur
    Mendiagnosis insomnia Image
    AI
    Mendiagnosis insomnia
    Lihat informasi kesehatan lainnya