Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Penyakit pembuluh darah otak menyempit, pecah, tersumbat

    3 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Dr. Chanpong Tangkanakul

    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)

    Diperbarui pada: 20 Dec 2025
    Dr. Chanpong Tangkanakul
    Dr. Chanpong Tangkanakul
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Penyakit pembuluh darah otak menyempit, pecah, tersumbat
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Diperbarui pada: 20 Dec 2025

    Mengapa orang yang lebih muda juga bisa mengalami penyempitan, pecah, atau penyumbatan pembuluh darah otak? Mengamati gejala peringatan dan mengendalikan faktor risiko adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Penting untuk segera mendapatkan perawatan dalam 4.5 jam sebelum sel otaknya rusak dan tidak dapat kembali normal.

    Penyakit stroke atau penggumpalan pembuluh darah banyak ditemukan di Thailand dan menjadi penyebab kematian nomor 2 setelah kanker. Oleh karena itu, sebaiknya segera amati gejala dan segera temui dokter untuk perawatan.

    1) Bagaimana cara mengamati gejala penyakit stroke (Stroke)

    Gejala stroke yang bisa diamati adalah:

    • Berbicara tidak jelas
    • Wajah asimetris
    • Kelemahan pada lengan dan kaki
    • Pusing
    • Vertigo
    • Sakit kepala yang parah

    2) Apa saja faktor risiko penyakit stroke (Stroke)

    • Tekanan darah tinggi
    • Kolesterol tinggi
    • Penyakit jantung, seperti gangguan irama jantung
    • Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas
    • Orang yang kurang berolahraga
    • Penyempitan pembuluh darah di leher, jika lebih dari 70%, perlu segera dioperasi
    • Kondisi mendengkur, beberapa pasien dengan mendengkur kadang-kadang mengalami kekurangan oksigen di otak, dikenal sebagai Apnea Tidur Obstruktif (Obstructive Sleep Apnea – OSA). Selain menurunkan berat badan, mungkin perlu menggunakan perangkat tekanan positif udara untuk mencegah kekurangan oksigen di malam hari.

    3) Apakah orang yang lebih muda bisa terkena penyakit stroke (Stroke) ?

    Penyakit stroke atau penggumpalan pembuluh darah bisa terjadi pada orang yang lebih muda, khususnya pada mereka yang menderita penyakit jantung, yang dapat mengakibatkan pembekuan darah di otak. Jika ada gejala atau menemukan seseorang dengan gejala stroke, segera temui dokter untuk diagnosis atau perawatan dalam waktu 4.5 jam, karena periode perawatan awal adalah yang terpenting dalam stroke.

    4) Golden Hour itu apa

    Golden Hour adalah periode waktu yang paling penting untuk merawat pasien dengan penyumbatan pembuluh darah otak. Jika lebih dari waktu ini, sel otak akan terus mengalami kerusakan dan tidak dapat kembali menjadi normal, mungkin rusak permanen. Oleh karena itu, dalam 4.5 jam pertama, jika dokter menemukan ada penyumbatan pembuluh darah, jika ukurannya kecil, akan diberikan obat untuk melarutkan penggumpalan darah melalui pembuluh darah (rt-PA) agar pasien bisa pulih setidaknya 30%. Namun, untuk pasien yang lebih dari 4.5 jam namun tidak lebih dari 24 jam, ada alat untuk diagnosis dan pemeriksaan sinar-X. Jika ditemukan penyumbatan besar, dokter spesialis akan memasukkan kateter untuk menarik bekuan darah, menyelamatkan pasien secara efektif. Oleh karena itu, Golden Hour adalah seperti pertarungan melawan waktu, dan memenangkan melawan penyumbatan pembuluh darah otak dalam waktu 4.5 jam adalah waktu yang sangat penting untuk mengobati penyakit ini.

    5) Pentingnya mengubah gaya hidup

    Pentingnya Lifestyle Modification atau perbaikan atau pengembangan perilaku individu, bagaimana caranya agar tidak terkena penyakit stroke (Stroke) dan bagaimana supaya tidak kambuh lagi, dengan mengatasi faktor risiko, karena mencegah penyakit stroke (Stroke) lebih baik daripada mengobatinya, antara lain:

    • Tekanan darah tinggi: coba jaga agar berat badan tetap terkontrol, kurangi konsumsi garam, berolahraga, dan makan banyak sayuran dan buah. Jika menderita hipertensi, rajin minum obat sesuai resep dokter.
    • Hindari merokok dan konsumsi alkohol.
    • Gangguan irama jantung: segera temui dokter, karena bila tidak minum obat, ada kemungkinan terjadi pembekuan darah di otak.

    Informasi disediakan oleh

    Dr. Chanpong Tangkanakul, Direktur Pusat Stroke Rumah Sakit Internasional Bangkok

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Dr. Chanpong Tangkanakul

    Neurology

    Dr. Chanpong Tangkanakul

    Neurology

    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Penyakit Stroke (Stroke) - Penyebab, Gejala, Kelompok Berisiko, Pengobatan Image
    AI
    Penyakit Stroke (Stroke) - Penyebab, Gejala, Kelompok Berisiko, Pengobatan
    Debu PM 2.5 dan Penyakit Otak Image
    AI
    Debu PM 2.5 dan Penyakit Otak
    Stroke iskemik jika ditangani cepat, mencegah kelumpuhan Image
    AI
    Stroke iskemik jika ditangani cepat, mencegah kelumpuhan
    Lihat informasi kesehatan lainnya