Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Berbagai penyakit terkait gangguan tidur

    4 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Diperbarui pada: 08 1月 2026
    Berbagai penyakit terkait gangguan tidur
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Diperbarui pada: 08 Jan 2026

    Berbagai gangguan tidur (Sleep Disorders) meliputi:

    1. Insomnia Gangguan Tidur

    Merupakan masalah yang dapat ditemukan pada hampir semua usia pasien, baik dalam jangka pendek (akut) atau jangka panjang (kronis). Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai penyebab berikut ini:

    • 1.1 Insomnia psiko-fisiologis Pasien seringkali merasa cemas dan banyak berpikir (racing thought) menjelang tidur, dan seringkali merasa khawatir bahwa mereka tidak akan bisa tidur saat berbaring. Hal ini menyebabkan semakin sulit tidur. Pasien dalam kelompok ini sebagian dapat diobati dengan terapi perilaku kognitif untuk insomnia.
    • 1.2 Insomnia paradoks Pasien dalam kelompok ini salah mengira bahwa mereka tidak bisa tidur dan khawatir bahwa gejala tersebut akan mempengaruhi kesehatan mereka. Beberapa orang mengkonsumsi obat tidur, terutamanya dari golongan benzodiazepine setiap malam hingga tidak dapat menghentikannya (kecanduan). Terkadang, dosis obat harus ditingkatkan untuk mendapatkan efek yang sama (toleransi).

      Namun, pasien insomnia paradoks setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut melalui polisomnografi ternyata dapat memulai tidur dalam rentang waktu yang normal (normal sleep onset). Tapi mungkin ada kelainan dalam microstructure tidur sehingga kualitas tidur tidak sangat baik, meskipun durasi tidur mungkin terlihat cukup sehingga pasien merasa seolah tidak cukup tidur, dan salah mengira bahwa mereka tidak bisa tidur.
    • 1.3 Sindrom kurang tidur Kondisi ini cukup sering ditemukan pada remaja, terutamanya di era sekarang dimana Internet atau ponsel pintar sedang menjadi populer sehingga remaja sering tidur larut malam, meskipun tidak memiliki masalah insomnia. Akibatnya, mereka bangun terlambat dan merasa tidak segar setelah bangun (tidak memulihkan tidur), yang berdampak negatif pada pembelajaran mereka.
    • 1.4 Insomnia sekunder akibat masalah medis Tidak bisa tidur karena adanya masalah kesehatan tertentu.
    • 1.5 Insomnia sekunder akibat obat-obatan Tidak bisa tidur karena beberapa obat yang merangsang sistem saraf pusat (Central nervous system stimulants).
    • 1.6 Insomnia idiopatik Tidak bisa tidur tanpa mengetahui sebabnya.
    • 1.7 Lainnya

    2. Asal hipersomnolensia dari pusat Tidur Berlebihan / Hipersomnia / Penuh Ngantuk

    Pasien dalam kelompok ini tidur berlebihan yang disebabkan oleh kelainan sistem saraf. Oleh karena itu, penyebab yang lebih lanjut juga harus dicari. Namun sebelum menyimpulkan bahwa pasien yang memiliki rasa kantuk berlebihan berada dalam kelompok ini, harus dipastikan terlebih dahulu bahwa mereka sudah memiliki tidur yang cukup, bukanlah orang yang tidur tidak cukup (Insufficient sleep syndrome).

    Kebanyakan pasien dengan asal hipersomnolensia dari pusat mengalami kantuk yang berlebihan di siang hari (excessive daytime sleepiness). Gangguan ini dapat disebabkan oleh berbagai sebab termasuk Narkolepsi.

    Selain pasien narkolepsi mengalami kantuk berlebihan di siang hari (excessive daytime sleepiness), beberapa juga mungkin mengalami kepala terkulai (head nodding), lutut melemah (knee buckling), atau tiba-tiba menurunnya tonus otot (cataplexy) yang menyebabkan kehilangan kekuatan otot saat itu juga (loss of muscle tone). Gejala ini seringkali dipicu oleh emosi seperti tertawa.

    Gejala lain yang dapat ditemukan pada pasien narkolepsi termasuk sleep paralysis, dimana pasien tidak dapat bergerak sesaat walaupun kesadarannya terjaga (preserved consciousness). Biasanya terjadi saat baru bangun tidur dalam kondisi setengah sadar, yang oleh orang awam biasa disebut ‘ditindih setan’.

    Halusinasi hipnagogik juga dapat ditemukan pada pasien narkolepsi, dimana pasien melihat halusinasi saat setengah tidur setengah bangun.


    3. Gangguan ritme sirkadian, tidur tak beraturan

    • 3.1 Gangguan tidur tahap maju Ditemukan pada beberapa orang lanjut usia dimana mereka tidur lebih awal (waktu tidur dini) dan bangun sebelum subuh (kebangkitan dini). Beberapa pasien mungkin juga terbangun di tengah malam.
    • 3.2 Gangguan tidur fase tertunda Sering ditemukan pada remaja, dimana mereka tidur larut malam dan bangun siang. Jika harus bangun di pagi hari, mereka bisa mengantuk saat belajar atau bekerja di siang hari.
    • 3.3 Irama tidur-bangun yang tidak teratur  Dapat ditemukan pada pasien dengan gangguan neurodegenerasi seperti pasien demensia.
    • 3.4 Non 24 jam gangguan tidur-bangun (free running) Ditemukan pada orang tunanetra, terutamanya pada yang benar-benar buta.
    • 3.5 Gangguan jet lag

    4. Parasomnia Perilaku Tidur yang Tidak Normal

    • 4.1 Parasomnia Non-Pergerakan Mata Cepat seperti night terror, sleep walking (berjalan saat tidur), sleep talking, sleep drinking.
    • 4.2 Parasomnia Pergerakan Mata Cepat seperti gangguan perilaku REM yang sering ditemukan pada pasien dengan kelainan synucleinopathy, termasuk pasien multiple system atrophy, demensia dengan tubuh Lewy, dan penyakit Parkinson idiopatik.

    Gangguan lainnya meliputi:

    5. Gangguan pernapasan terkait tidur seperti Obstructive sleep apnea, Obesity hypoventilation syndrome

    6. Gangguan gerakan terkait tidur seperti bruxism (menggertakkan gigi saat tidur), periodic limb movement disorder

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Hati-hati!! Gangguan tidur bisa mengubah hidup Anda Image
    AI
    Hati-hati!! Gangguan tidur bisa mengubah hidup Anda
    Dampak dari kurang tidur Image
    AI
    Dampak dari kurang tidur
    Mendiagnosis insomnia Image
    AI
    Mendiagnosis insomnia
    Lihat informasi kesehatan lainnya