Tulang belakang yang bengkok adalah salah satu masalah fisik yang banyak orang khawatirkan karena mempengaruhi penampilan yang mungkin membuat banyak orang terlihat kurang anggun sehingga kehilangan kesempatan untuk bekerja di beberapa profesi.
Tulang belakang yang bengkok adalah kondisi di mana tulang belakang memiliki lengkungan abnormal ke arah kiri atau kanan, atau mungkin sedikit berputar keluar dari garis awal tulang belakang, yang mengakibatkan bentuk tulang belakang menyerupai huruf S.

Penyebab Penyakit
Tulang belakang yang bengkok memiliki beberapa penyebab, seperti:
- Pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkan tulang belakang terkena cedera atau patah.
- Bengkok sejak lahir, misalnya ada beberapa ruas tulang belakang yang berbentuk tidak normal atau infeksi pada tulang belakang.
- Penyebab yang paling sering adalah jenis yang tidak diketahui penyebabnya, ditemukan hingga 80% yang biasanya terjadi pada masa anak-anak dari usia 10 tahun hingga remaja.
Periksa postur tubuh, evaluasi risiko sendiri
Banyak orang mungkin bertanya-tanya, bagaimana kita mengetahui apakah kita berisiko terkena penyakit ini? Jika ditemukan sejak masih anak-anak, dapat dicegah agar tidak lebih bengkok dengan menggunakan penopang tubuh (Brace) untuk menahan tubuh sepanjang masa remaja. Saat sudah dewasa, tulang yang bengkok tidak akan terlalu parah sehingga membutuhkan operasi.
- Cobalah lepas baju dan berdiri di depan cermin, Anda akan melihat apakah tubuh miring, bahu kiri dan kanan tidak sejajar, ada tonjolan di punggung, dan tingkat tulang pinggul yang tidak sejajar. Observasi yang mudah dan paling efektif adalah berdiri tegak dengan kedua kaki rapat, kemudian secara perlahan turunkan kedua tangan hingga menyentuh ujung kaki, perhatikan apakah tonjolan punggung kiri dan kanan sama atau tidak.
- Cara yang paling terlihat jelas adalah rontgen, karena memungkinkan kita melihat susunan tulang belakang dengan jelas.







