Kelainan tulang belakang berdampak pada kehidupan sehari-hari, terutama herniasi diskus menekan saraf, penyempitan kanalis spinalis, degenerasi diskus tulang belakang, dan berbagai kelainan tulang belakang lainnya yang telah dinilai dokter perlu menjalani operasi. Operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery merupakan pilihan tindakan bedah yang tidak hanya berbekas luka kecil, nyeri lebih ringan, pemulihan lebih cepat, tetapi juga mengurangi komplikasi pascaoperasi, sehingga dapat kembali bergerak dan menjalani aktivitas seperti biasa dengan percaya diri.
Operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery itu apa
Operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery adalah teknik pembedahan menggunakan kamera endoskop berukuran kecil dengan ketajaman tinggi melalui pembuatan lubang sayatan operasi yang kecil, sekitar 1 sentimeter, dengan mengendalikan tindakan melalui monitor untuk menangani kelainan tulang belakang yang menjadi penyebab nyeri. Dokter tidak perlu melakukan pembedahan dengan sayatan besar, sehingga dapat mengurangi cedera pada jaringan sekitar, tanpa memotong atau merusak otot punggung. Pasien jadi nyeri lebih ringan, masa rawat tidak lama, pulih lebih cepat, dan hasil pengobatan memuaskan sesuai rencana terapi yang telah disusun.
Gejala seperti apa yang memerlukan operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery
Jika muncul gejala tidak normal dan setelah diobati dengan obat atau fisioterapi gejalanya tidak membaik, mungkin perlu menjalani operasi sesegera mungkin sesuai anjuran dokter. Indikasi operasi meliputi:
- Terapi konservatif tidak efektif: nyeri berat yang berlanjut lebih dari 6 – 8 minggu, meski sudah mendapat obat, fisioterapi, atau suntikan namun tidak membaik
- Kelainan neurologis: ada keluhan kebas, kelemahan, nyeri menjalar ke lengan atau tungkai, atrofi otot, atau fungsi yang tidak normal
- Masalah kontrol buang air: tidak dapat menahan BAB atau BAK (kondisi gawat darurat)
Bagaimana pemeriksaan diagnosis sebelum operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery
- Wawancara riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik secara rinci
- Menilai gejala dan tingkat keparahan, seperti nyeri punggung, nyeri punggung menjalar ke tungkai, kebas, atau kelemahan
- Pemeriksaan sistem saraf, fungsi saraf, tulang belakang, dan otot
- Rontgen (X – ray) untuk memeriksa kelainan tulang belakang
- Pemeriksaan MRI tulang belakang (Magnetic Resonance Imaging – MRI) untuk melihat struktur tulang belakang secara 3 dimensi, sehingga dokter dapat mendiagnosis kelainan tulang belakang secara detail
Bagaimana tahapan operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery
- Dokter anestesi memberikan anestesi umum kepada pasien
- Ahli bedah memastikan lokasi operasi
- Ahli bedah membuat lubang pada kulit berukuran sekitar 1 sentimeter, bisa dari sisi belakang atau sisi samping tulang belakang
- Ahli bedah memasukkan endoskop ke area yang akan dioperasi dan mengendalikan tindakan melalui monitor yang terhubung dengan endoskop secara real-time, agar operasi tepat sasaran dan sesuai tujuan pengobatan
- Setelah operasi selesai, pasien akan dipindahkan ke ruang rawat inap
Persiapan sebelum operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery
- Puasa makan dan minum setidaknya 8 jam sebelum operasi untuk menghindari aspirasi makanan selama anestesi umum
- Hentikan obat yang memengaruhi pembekuan darah dan obat-obatan lain sesuai anjuran dokter
- Berhenti merokok dan menghentikan konsumsi alkohol 2 minggu sebelum operasi
- Hentikan semua jenis suplemen 7 hari sebelum operasi
- Berolahraga teratur dan tidur yang cukup
- Turunkan dan kendalikan berat badan agar berada pada kisaran yang sesuai
Bagaimana perawatan setelah operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery
- Pasien diberikan obat pereda nyeri untuk mengurangi nyeri pascaoperasi
- Setelah operasi 1 – 2 jam, pasien dapat bergerak, duduk, berdiri, berjalan, dan melakukan aktivitas yang tidak terlalu berat di bawah pengawasan dokter atau perawat
- Fisioterapis akan memberikan fisioterapi yang sesuai untuk merangsang tubuh pasien agar lebih kuat
- Pasien dirawat di rumah sakit 1 hari; bila tidak ditemukan kelainan dapat melanjutkan pemulihan di rumah
- Dilarang membungkuk, batuk, bersin, mengejan, atau memutar tubuh dengan kuat
- Gunakan penyangga punggung sesuai anjuran dokter
- Jika harus melakukan aktivitas yang membutuhkan tenaga besar seperti berdiri lama atau mengangkat beban, harus menunggu setidaknya 4 – 6 minggu setelah operasi
- Datang kontrol sesuai jadwal setiap kali
Kelebihan operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery
- Mengurangi risiko infeksi
- Mengurangi cedera otot
- Luka kecil, nyeri lebih ringan, perdarahan lebih sedikit
- Masa pemulihan singkat, pulih lebih cepat
- Mengurangi kerusakan pada jaringan sehat di sekitarnya
- Dapat pulang dalam 1 – 2 hari setelah operasi
Rumah sakit yang ahli dalamoperasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery
Pusat Tulang Belakang Bangkok Hospital International, rumah sakit untuk tulang dan otak, siap menangani semua masalah tulang belakang dengan tim dokter spesialis yang berpengalaman serta tim multidisiplin yang siap memberikan perawatan dan konsultasi secara dekat, didukung peralatan dan teknologi modern untuk perawatan dan operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery agar dapat kembali bergerak dengan lincah setiap hari.
Dokter yang ahlioperasi tulang belakang dengan teknik endoskopi Endoscopic Surgery
Dr.Porameth Charoentanakorn Ahli bedah tulang belakang, Bangkok Hospital International, rumah sakit untuk tulang dan otak
Anda dapat klik di sini untuk membuat janji sendiri











