Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Bagaimana cara makan agar tidak memicu migrain

    3 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Diperbarui pada: 24 Dec 2025
    Bagaimana cara makan agar tidak memicu migrain
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Diperbarui pada: 24 Dec 2025

    Banyak orang mungkin pernah mengalami sakit kepala sebelah atau mengenal gejala yang disebut “migrain” dengan baik karena sering terjadi pada semua jenis kelamin dan usia, terutama dalam keluarga dan pekerja. Gejala ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis pemicu baik dari dalam maupun luar tubuh. Menghindari pemicu adalah salah satu cara pengobatan yang bisa dilakukan sendiri, tanpa biaya dan tanpa komplikasi.

    Pemicu dari makanan dan minuman adalah pemicu yang sering ditemukan. Mengamati jenis makanan dan minuman yang memicu sakit kepala membuat pasien bisa menghindari pemicu tersebut dengan baik dan mengurangi gejala sakit kepala. Sebagian besar makanan dan minuman memicu sakit kepala di bagian pembuluh darah dari selaput otak bagian luar atau saraf kelima di bagian ujung. Beberapa zat dalam makanan atau minuman dapat menembus langsung dan memicu sakit kepala di otak.

    Selain itu, makan tepat waktu penting karena melewatkan makan adalah salah satu faktor yang memicu sakit kepala. Studi menunjukkan bahwa melewatkan makan dapat memicu migrain sebesar 40 – 57%. Bagi keluarga yang tidak ingin migrain kambuh, mengetahui makanan yang memicu sakit kepala itu penting karena dapat membantu menghindari pemicu yang menyebabkan sakit kepala.

    Makanan Penambah Migrain

    Makanan yang diketahui menjadi pemicu sakit kepala pada penderita migrain antara lain:

    1. Tyramine
      Adalah komponen alami pada makanan seperti keju yang matang, ikan asap, daging yang diawetkan, makanan fermentasi, makanan yang mengandung ragi, bir, dan lain-lain. Bagi mereka yang sensitif terhadap tyramine, mengonsumsi makanan tersebut dapat menyebabkan sakit kepala parah.
    2. Aspartam
      Adalah pemanis yang 180 – 200 kali lebih manis dari gula biasa. Meskipun tidak ada pengesahan resmi bahwa aspartam adalah pemicu migrain, beberapa pasien dilaporkan mengalami sakit kepala setelah mengonsumsi ini.
    3. MSG (Monosodium Glutamat)
      Adalah zat penyedap rasa makanan yang sering digunakan dalam makanan kaleng dan siap saji. Mekanisme pemicu sakit kepala bisa melalui stimulasi pelepasan neurotransmitter tertentu atau merangsang sel dinding pembuluh darah mengeluarkan nitrit oksida yang menyebabkan pembuluh melebar, akhirnya menyebabkan sakit kepala.
    4. Nitrat dan Nitrit
      Zat pengawet yang digunakan dalam pengawetan makanan, makanan fermentasi, atau makanan asap seperti sosis, daging asap, atau ikan asap. Setelah mengonsumsi makanan tersebut, seseorang mungkin langsung merasakan sakit kepala atau dalam satu jam. Mekanisme pemicu sakit kepala mungkin karena zat tersebut merangsang tubuh mengeluarkan nitrit oksida atau zat lain yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah. Pasien yang sensitif terhadap zat ini seharusnya menghindari makanan yang mengandung natrium nitrit, natrium nitrat, kalium nitrit, dan kalium nitrat.
    5. Alkohol
      Adalah salah satu pemicu sakit kepala migrain yang sering ditemukan, terutama pada anggur merah, yang dapat menyebabkan sakit kepala dalam waktu 3 jam setelah konsumsi atau terjadi kemudian. Ini disebabkan anggur mengandung tyramine, sulfite, histamin, dan flavonoid yang dapat memicu sakit kepala. Sakit kepala setelah konsumsi alkohol sering terjadi dan dapat diiringi dengan mual, muntah, pusing, jantung berdebar, mudah marah, dan gangguan konsentrasi. Sakit kepala ini biasanya muncul keesokan paginya setelah konsumsi alkohol, seiring menurunnya kadar alkohol dalam darah, dan bisa bertahan hingga 24 jam.
    6. Kafein
      Komponen yang ditemukan dalam kopi, teh, soda, dan cokelat, termasuk obat sakit kepala yang mengandung kafein. Kafein memengaruhi sistem saraf pusat tergantung pada dosisnya. Biasanya ditemukan dalam soda 115 miligram. Kafein 50 – 300 miligram dapat membuat tubuh waspada, tetapi lebih dari 300 miligram dapat menyebabkan kecemasan, gelisah, insomnia, dan mudah marah. Kafein dapat memicu sakit kepala namun juga bisa meredakannya, tergantung pada dosis dan frekuensi penggunaan. Bagi yang sering mengalami sakit kepala, disarankan untuk menghindari minuman, makanan, atau obat yang mengandung kafein.

    Merawat diri untuk menjauhkan diri dari sakit kepala tidak sulit. Pertama, amati dan hindari pemicu yang menyebabkan sakit kepala, tidur yang cukup dan konsisten setiap hari, berolahraga secara teratur tanpa berlebihan, hentikan merokok karena meningkatkan risiko stroke, jauhi minuman berkafein seperti kopi, teh, soda, dan minuman energi. Jika sakit kepala semakin parah atau berubah, segera konsultasikan ke dokter.

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    "Migrain dengan Perempuan" Sebuah masalah sakit kepala yang mungkin dapat dicegah Image
    AI
    "Migrain dengan Perempuan" Sebuah masalah sakit kepala yang mungkin dapat dicegah
    Makanan dan Migren Image
    AI
    Makanan dan Migren
    Faktor pemicu sakit kepala migrain Image
    AI
    Faktor pemicu sakit kepala migrain
    Lihat informasi kesehatan lainnya