Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Pertanyaan yang Sering Diajukan Setelah Operasi Tulang Belakang

    5 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Diperbarui pada: 13 Dec 2025
    Pertanyaan yang Sering Diajukan Setelah Operasi Tulang Belakang
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Diperbarui pada: 13 ธ.ค. 2025

    Pertanyaan yang sering diajukan setelah operasi tulang belakang:

    1. Apa yang harus diketahui pasien setelah operasi?

    • Pasien akan terbangun dari operasi dengan berbagai selang di tubuh, seperti selang infus, kateter, selang drainase darah dari luka operasi, serta selang untuk merekam tanda-tanda vital dari berbagai organ.
    • Sistem saraf pasien akan langsung dievaluasi setelah mulai terjaga, seperti diminta untuk menggerakkan pergelangan kaki atau jari kaki.
    • Pasien yang tidak perlu berada di ICU akan dipindahkan ke ruang pemulihan untuk observasi selama 1 – 2 jam.
    • Pasien yang membutuhkan pengawasan ketat, seperti pasien lanjut usia, disarankan untuk tinggal di ICU selama 1 hari sebelum dipindahkan ke ruang pasien biasa.
    • Dalam beberapa teknik operasi tulang belakang, pasien mungkin perlu menahan makan dan minum untuk sementara, tetapi umumnya pasien boleh mengonsumsi makanan lunak dalam 24 jam.
    • Jika terdapat nyeri pada luka operasi, sebaiknya diinformasikan kepada perawat untuk mendapatkan obat penghilang rasa sakit. Rasa sakit akan berkurang secara signifikan dalam 2 – 3 hari.
    • Pasien yang diberikan anestesi umum dan tabung penempatan napas mungkin akan mengalami sakit tenggorokan, mulut kering, atau mual pasca operasi.
    • Pasien yang diberikan suntikan anestesi spinal atau anestesi lokal di area saraf mungkin masih merasakan efek kebas. Hindari benturan atau kontak dengan suhu panas dan dingin ekstrem pada area tersebut.
    • Jika kesulitan berkemih setelah operasi, laporkan kepada dokter atau perawat. Mungkin akan perlu dilakukan kateterisasi urin sementara.

    Surgery DLIF

    2. Berapa hari setelah operasi pasien dapat berdiri dan berjalan?

    • Pasien umumnya dapat berdiri dan berlatih berjalan pada hari ke-2 atau ke-3 dan bersamaan dengan pengangkatan kateter dan selang drainase, walaupun keputusan akhir tergantung pada dokter.

    3. Kapan luka bisa dibasuh air?

    • Luka dapat dibasuh air setelah sembuh total, biasanya memakan waktu sekitar 10 – 14 hari. Dokter akan meninjau luka dan memberikan instruksi lebih lanjut sebelum pasien diperbolehkan pulang.

    4. Mengapa beberapa pasien luka sembuh lebih lambat?

    • Penyembuhan luka bergantung pada ukuran, kedalaman, lokasi, serta sirkulasi darah di area luka. Selain itu, kekuatan fisik pasien, usia, dan kondisi nutrisi atau penyakit penyerta seperti diabetes dapat mempengaruhi lambatnya penyembuhan luka.

    5. Apakah pasien perlu melepas jahitan?

    • Ada jahitan yang bisa larut dan yang tidak, tergantung dari jenisnya. Dokter akan memberi tahu pasien apakah perlu melepas jahitan. Biasanya jahitan dilepas setelah 10 – 14 hari, kecuali jika menggunakan jahitan yang bisa larut di bawah permukaan kulit.

    6. Berapa hari setelah keluar dari rumah sakit pasien harus kembali ke dokter?

    • Umumnya sekitar 7 – 10 hari, tergantung penilaian dokter terhadap masing-masing pasien.

    7. Bagaimana jika luka tidak sembuh dengan baik?

    • Jika luka sakit yang tidak berkurang seiring waktu, membengkak, memerah disertai panas atau demam, atau mengeluarkan cairan, serta nyeri punggung ekstrem, segera kembali ke dokter.

    8. Berapa lama setelah operasi pasien harus menggunakan alat penyangga tulang belakang (brace)?

    • Beberapa jenis operasi tulang belakang mungkin memerlukan penggunaan alat penyangga tulang belakang yang umumnya disarankan untuk dipakai selama 1 – 2 bulan atau sesuai instruksi dokter.

    9. Berapa lama pasien perlu istirahat sebelum kembali bekerja?

    • Kebanyakan pasien akan merasa cukup nyaman dalam 2 – 3 minggu dan dapat kembali bekerja secara normal. Namun, beberapa mungkin memerlukan 4 – 8 minggu hingga bisa kembali bekerja. Ini tergantung pada kekuatan fisik pasien, jenis pekerjaan, dan jenis operasinya.

    10. Apa saja kegiatan setelah operasi?

    • Kegiatan awal setelah pulang rumah untuk operasi tulang belakang lumbal yang umum

    Minggu 1

    • Berjalan di sekitar rumah setiap hari sesering mungkin, tingkatkan jarak dan waktu sedikit demi sedikit. Jangan lupa mengenakan brace dan menggunakan tongkat.
    • Jangan duduk lebih dari 20 menit.
    • Ketika naik turun tangga, selalu pegang pegangan tangga.
    • Konsumsi obat sesuai resep dokter.
    • Rawat luka sesuai dengan instruksi dokter.

    Minggu 2

    • Dapat melakukan lebih banyak aktivitas harian, berjalan lebih jauh, dan lebih sering. Tetap istirahat secara teratur jika merasa lelah.
    • Dapat mengangkat barang yang maksimum beratnya 2 kilogram.
    • Pasien yang cepat pulih tanpa nyeri bisa mengemudi jarak dekat. Dokter mungkin menyarankan kunjungan untuk evaluasi lebih lanjut.

    Minggu 3

    • Latih berjalan dengan meningkatkan jarak dan waktu berjalan.
    • Dapat melakukan pekerjaan rumah ringan.
    • Dapat mengangkat barang dengan berat maksimum 5 kilogram.
    • Pasien yang lebih muda dan cepat pulih mungkin tidak perlu menggunakan tongkat. Gunakan alat penyangga sesuai arahan dokter.

    Minggu 4

    • Dapat berjalan lebih jauh dan lebih sering.
    • Dapat memulai latihan ringan, melakukan lebih banyak pekerjaan rumah.
    • Dapat mengemudi lebih jauh.
    • Dapat berjalan tanpa tongkat, gunakan alat penyangga sesuai anjuran dokter.

    Bulan ke-2 dan ke-3 setelah operasi

    • Tingkatkan aktivitas seperti berenang atau bersepeda statis, dan latihan fisik tanpa berlebihan.

    Namun, rasa kaku mungkin masih menetap selama 3 – 5 bulan hingga membaik. Rekomendasi ini untuk operasi tulang belakang secara umum

    Walaupun demikian, beberapa jenis operasi memiliki saran berbeda di mana dokter akan menilai kondisi keseluruhan pasien dan jenis operasi secara individual. Sebaiknya ikuti instruksi dari dokter ahli bedah. Kunjungan berkala penting untuk evaluasi. Pasien harus mematuhi semua saran dengan ketat.

    11. Apa kegiatan yang harus dilakukan dan dihindari setelah operasi?

    Kegiatan yang harus dihindari

    • Kegiatan yang terlalu condong ke depan atau belakang berlebihan.
    • Menekuk punggung untuk mengangkat barang, gunakan lutut sebagai alternatif.
    • Hindari mengangkat barang yang terlalu berat.
    • Hindari berada di tempat dengan getaran.
    • Jangan duduk terlalu lama, terutama pada kursi yang terlalu empuk yang dapat membuat punggung melengkung. Jika pekerjaan memerlukan duduk seharian, ambil waktu untuk berdiri dan bergerak setiap jam.

    Kegiatan yang harus dilakukan

    • Berjalan untuk berolahraga, tingkatkan jarak setiap hari.
    • Gunakan sepatu dengan sol empuk untuk mencegah benturan saat berjalan atau berolahraga.
    • Setelah luka sembuh namun tetap kaku, berenang untuk meregangkan dan memperkuat otot.

    12. Apakah dapat berkendara jauh setelah operasi?

    • Pasien dapat mengemudi setelah nyeri berkurang. Umumnya pasien dapat mengemudi setelah 2 minggu pasca operasi dan dapat berkendara lebih jauh setelah 2 – 3 bulan. Hindari perjalanan panjang yang berkelanjutan. Jika diperlukan, istirahat dan mengubah posisi setiap 1 – 2 jam.

    13. Bagaimana cara menjaga diri saat perjalanan jauh dengan kendaraan?

    • Saat melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan, atur sandaran kursi agar lebih miring dari biasanya untuk mendistribusikan berat badan ke punggung, dan istirahat untuk mengubah posisi secara teratur.

     

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Bedah tulang belakang dengan teknik Endoscopic Surgery melalui endoskopi Image
    AI
    Bedah tulang belakang dengan teknik Endoscopic Surgery melalui endoskopi
    Sindrom nyeri kantor yang parah dapat menyebabkan kerusakan permanen pada tulang belakang. Image
    AI
    Sindrom nyeri kantor yang parah dapat menyebabkan kerusakan permanen pada tulang belakang.
    Teknik Pemasangan Sekrup Tulang Belakang dengan Penambalan Semen melalui Sayatan Kecil (MIS CAPT) Image
    AI
    Teknik Pemasangan Sekrup Tulang Belakang dengan Penambalan Semen melalui Sayatan Kecil (MIS CAPT)
    Lihat informasi kesehatan lainnya