Biopsi untuk Diagnosis
Adalah prosedur memotong atau mengiris contoh jaringan dari lesi kulit untuk dikirim ke patologi. Karena dalam mendiagnosis penyakit kulit, melihat lesi dan pemeriksaan laboratorium awal belum cukup, diperlukan biopsi dengan indikasi sebagai berikut:
1. Lesi yang dicurigai kanker
2. Lesi dengan diagnosis yang tidak jelas
3. Lesi yang memerlukan konfirmasi patologis untuk perencanaan pengobatan
Metode biopsi yang digunakan terdapat dua cara, yaitu mengiris lesi (Shave biopsy) dan biopsi dengan alat khusus (Punch biopsy). Punch biopsy adalah salah satu metode yang sering digunakan karena
1. Luka kecil, biasanya berukuran sekitar 3-4 milimeter, karena dilakukan dengan alat khusus yang menyerupai pena dengan ujung tajam terbuat dari besi untuk memotong jaringan dan hanya menjahit 2-3 jahitan
2. Hemat waktu, hanya membutuhkan 10-20 menit untuk operasi
3. Dapat langsung pulang
4. Hasil biopsi dapat diketahui dalam waktu sekitar 1 minggu
Rumah Sakit Bangkok Chiang Mai memiliki tim dokter ahli patologi kulit tingkat nasional yang membaca hasil laboratorium dari biopsi untuk diagnosis yang lebih akuratLangkah-langkah Prosedur
1. Identifikasi posisi lesi yang akan diambil sampel
2. Bersihkan area lesi
3. Suntikkan anestesi lokal
4. Tekan alat ke jaringan yang akan diperiksa
5. Jahit luka 2-3 jahitan
6. Janji lepas jahitan dalam 5-7 hariDr. Nathaporn Tongkijchareon
Dokter Spesialis Dermatologi dan Kedokteran Keluarga
Klinik Spesialis Dermatologi






