Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Hubungi kami
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Debu PM2.5 Merusak Otak!

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok Hospital Chiang Mai
    Diperbarui pada: 09 ธ.ค. 2025
    Debu PM2.5 Merusak Otak!
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Chiang Mai
    Diperbarui pada: 09 ธ.ค. 2025

    Debu PM 2.5 juga dapat meresap ke dalam aliran darah, mengurangi daya tahan tubuh, dan memperburuk pengangkutan oksigen ke organ-organ, menyebabkan peningkatan penyakit jantung seperti serangan jantung mendadak dan aritmia jantung.

    Selain debu memasuki aliran darah, proses pembentukan substansi peradangan kronis terjadi, di mana substansi ini dapat meresap ke otak.

    Lebih dari itu, debu PM 2.5 juga dapat masuk melalui saraf penciuman di atas rongga hidung langsung ke otak, menyebabkan peradangan di otak. Hal ini dapat menyebabkan berbagai penyakit otak yang serius hingga menyebabkan kelumpuhan atau bahkan kematian. Tingkat keparahan bergantung pada jumlah debu yang terpapar dan durasi kontak dengan debu.

    Pada otak anak-anak, hal ini dapat mengurangi IQ, memperlambat perkembangan, dan meningkatkan risiko mengalami gangguan perhatian hingga hampir 70%.

    Pada otak orang dewasa, ditemukan bahwa hal ini dapat menyebabkan dampak pada otak atau penyakit otak yang lebih banyak, seperti:

    1. Massa otak putih (white matter – bagian otak yang terdiri dari serat saraf) pada orang yang tinggal di area dengan konsentrasi PM 2.5 tinggi memiliki jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan orang yang tinggal di area dengan konsentrasi PM 2.5 rendah.
      (Penelitian menggunakan mesin MRI atau magnetic resonance imaging untuk mengukur otak pada 1.403 wanita. Massa otak yang menurun ditemukan di bagian lobe frontal, lobe temporal, dan korpus kalosum, yang merupakan kumpulan serat saraf yang menghubungkan belahan otak kiri dan kanan.)
    2. Penyakit alzheimer meningkat hingga 3 kali lipat.
    3. Penyakit stroke iskemik dan hemoragik meningkat sekitar 15%, di mana setiap peningkatan 10 μg/m3 dari tingkat PM 2.5 meningkatkan risiko penyakit stroke sekitar 13%.
    4. Penyakit parkinson meningkatkan risiko sekitar 30%.
    5. Pada orang yang menderita migrain, sakit kepala bisa lebih parah.


    Pusat Otak & Sistem Saraf
    Rumah Sakit Bangkok Chiangmai

     

    Dokumen Referensi

    The association between PM2.5 exposure and neurological disorders: A systematic review and meta-analysis. Sci Total Environ

    Air pollution and your brain: What do you need to know right now. Primary Health Care Research & Development

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Tanpa operasi, bisa diobati! Kenali perawatan pembuluh darah otak dengan Biplane DSA Image
    AI
    Tanpa operasi, bisa diobati! Kenali perawatan pembuluh darah otak dengan Biplane DSA
    Alzheimer bukan sekadar pelupa. Image
    AI
    Alzheimer bukan sekadar pelupa.
    "Migrain" Penyakit Sakit Kepala yang Bukan Sekadar Sakit Kepala Image
    AI
    "Migrain" Penyakit Sakit Kepala yang Bukan Sekadar Sakit Kepala
    Lihat informasi kesehatan lainnya