Alzheimer yang Bukan Sekadar Lupa
#MemahamiAlzheimer
Alzheimer adalah salah satu penyebab demensia yang paling umum, lebih sering ditemukan pada orang berusia lebih dari 65 tahun dan jumlahnya meningkat dua kali lipat setiap 5 tahun seiring bertambahnya usia
Meski sering ditemukan pada orang tua, itu bukanlah gejala yang normal pada lansia. Orang yang lebih muda pun dapat menderita penyakit ini meskipun dalam proporsi yang lebih kecil. Lebih sering ditemukan pada wanita dibandingkan pria dan biasanya memiliki perjalanan penyakit yang lebih cepat. Penyebab pasti dari penyakit ini belum diketahui, namun diyakini berasal dari berbagai faktor, mulai dari kelainan pada beberapa bahan genetik, penumpukan abnormal protein yang disebut amiloid (Amyloid plaque) dan serabut protein (Neurofibrillary tangles) hingga menyebabkan degenerasi sel saraf yang lambat dan kontinu.
Bukan Sekadar Lupa
Pasien akan mulai dengan mengalami penurunan memori hingga mereka sendiri menyadari, suka bertanya berulang-ulang, mengulangi cerita yang sama, bingung arah, mudah stres, emosional, dan depresi, tetapi masih dapat berkomunikasi dan melakukan aktivitas sehari-hari. Gejala awal utama pada pasien Alzheimer adalah kehilangan memori jangka pendek, seperti tidak dapat mengingat percakapan yang baru saja terjadi, melupakan nama tempat atau benda, yang mirip dengan demensia alami pada lansia. Namun seiring waktu, kelupaan akan meningkat, termasuk gangguan di area lain, seperti penggunaan dan pemahaman bahasa, perencanaan, pengambilan keputusan, serta gangguan perilaku dan emosi yang signifikan hingga memengaruhi aktivitas harian.
Di tahap selanjutnya, gejala pasien akan semakin terlihat, memori semakin memburuk, keluar rumah tanpa tujuan, perubahan perilaku yang signifikan, seperti dari orang yang sabar menjadi mudah marah, agresif, berbicara kasar, atau dari orang yang emosional menjadi pendiam. Seiring berjalannya waktu, pasien mulai menghadapi masalah dalam aktivitas sehari-hari, seperti tidak dapat membuat kopi, tidak dapat menggunakan remot TV atau ponsel, berpikir yang tidak benar, di luar kenyataan, seperti berpikir ada yang akan membunuh atau mencuri, dan sebagainya.
Pada akhirnya, kondisi pasien semakin memburuk, respons terhadap lingkungan sekitar menurun, kesehatan memburuk menyerupai pasien yang terbaring di tempat tidur, makan menjadi lebih sedikit, dan gerakan menjadi terbatas atau tidak bergerak sama sekali, tidak dapat membantu diri sendiri, demensia luas, tidak berbicara, sistem kekebalan melemah, yang seringkali berujung pada infeksi dan kematian.
Gejala-Gejala Utama Penyakit Alzheimer
- Gangguan Memori
- Gangguan Penggunaan Bahasa dan Alasan
- Gangguan Emosi dan Kepribadian
- Mengganggu Kehidupan Sehari-Hari
Namun, perjalanan penyakit pada setiap pasien berbeda-beda. Gejala dapat berubah-ubah selama perjalanan penyakit dengan rentang usia rata-rata ketika menderita penyakit ini antara 3-10 tahun, tetapi ada beberapa kasus yang bertahan hingga 20 tahun, tergantung ketika didiagnosis dan kesehatan dasar secara keseluruhan dari pasien.
Pencegahan Penyakit Alzheimer
Karena penyebab pasti dari Alzheimer belum diketahui, pencegahan penyakit ini bertujuan untuk mengurangi faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit. Berikut ini adalah cara-cara pencegahannya:
- Selalu berusaha melakukan aktivitas yang menstimulasi pikiran, seperti mencoba resep masakan baru, bermain olahraga baru, dll. Klik di sini untuk mengunduh permainan pencegahan demensia
- Makan makanan yang lengkap dalam 5 kelompok, hindari makanan dengan lemak jenuh, dan kolesterol tinggi
- Jaga berat badan agar tidak melebihi standar
- Tidak merokok dan jauhi area yang terdapat asap rokok
- Tidak minum alkohol berlebihan
- Berolahraga secara teratur
- Berhati-hati terhadap kecelakaan otak, jatuh, atau terjatuh
- Jaga kesehatan tubuh dengan baik, lakukan pemeriksaan kesehatan tahunan, monitor kondisi yang ada secara teratur, dan jika merasa tidak sehat, sebaiknya menemui dokter ahli
Pengobatan Penyakit Alzheimer
Saat ini, belum ada pengobatan yang benar-benar dapat menyembuhkan penyakit Alzheimer. Oleh karena itu, pengobatan difokuskan untuk meningkatkan kualitas hidup, mengurangi defisit kognitif, dan mendukung pasien agar dapat melakukan aktivitas harian dan berinteraksi sosial sebanyak mungkin.
Dengan segala hormat dari
Spesialis Penyakit Otak dan Sistem Saraf
Pusat Penyakit Sistem Saraf dan Otak | Rumah Sakit Bangkok Chiang Mai
Informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Pusat Keunggulan Penyakit Otak dan Saraf
Telepon 052 089 888 atau Call Center: 1719
” Buka setiap hari pukul 08.00 – 16.00 “





