Kerontokan Rambut Pasca Melahirkan
Dapat ditemukan sekitar 50% wanita setelah melahirkan. Kondisi ini disebabkan oleh saat kehamilan, tubuh kita memproduksi hormon estrogen secara terus-menerus. Hormon ini berperan merangsang sekitar 90% rambut kita untuk berada dalam fase pertumbuhan bersamaan, membuat kita merasa memiliki rambut yang lebih tebal dari biasanya. Hormon ini akan menurun secara tiba-tiba setelah melahirkan, menyebabkan rambut berhenti tumbuh dan rontok bersamaan. Rambut bisa rontok hingga ratusan helai per hari. Gejala ini biasanya terlihat jelas dalam waktu tiga bulan setelah melahirkan, tetapi bisa muncul antara 1 hingga 6 bulan setelah melahirkan. Setelah 6 hingga 12 bulan, rambut kita akan kembali ke kondisi normal sendiri karena hormon kita kembali normal.
Namun, jika setelah 1 tahun masih mengalami kerontokan rambut lebih dari 100 helai per hari, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter karena mungkin ada kondisi medis lain yang menyertai, seperti rambut tipis dari faktor keturunan.
Rekomendasi
- Istirahat yang cukup dan berolahraga secara teratur
- Konsumsi makanan bergizi lengkap 5 kelompok, dengan fokus pada makanan yang kaya mineral seng, atau yang umumnya disebut Zinc (Seng)
- Memotong rambut pendek dapat mengurangi kemungkinan rambut kusut, sehingga rambut rontok lebih lambat
Dr. Nataporn Tongkijcharoen
Dokter spesialis dermatologi dan kedokteran keluarga
Klinik Khusus Dermatologi






