Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Hubungi kami
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Penggunaan Obat untuk Pasien Diabetes Selama Berpuasa di Bulan Ramadan

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok Hospital Chiang Mai
    Diperbarui pada: 09 Dec 2025
    Penggunaan Obat untuk Pasien Diabetes Selama Berpuasa di Bulan Ramadan
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Chiang Mai
    Diperbarui pada: 09 Dec 2025

     

    Di bulan Ramadhan, umat Islam akan berpuasa, menahan diri dari makan dan minum dari pagi hingga malam. Oleh karena itu, perlu mengatur waktu atau dosis obat penurun gula darah, terutama bagi penderita diabetes, karena setiap jenis obat berhubungan dengan waktu makan dan kadar gula darah.

    Prinsip Penyesuaian Obat Saat Berpuasa

    Dokter akan mengevaluasi kesiapan, porsi makanan, aktivitas harian, dan risiko komplikasi sebelum memberikan rekomendasi penyesuaian obat untuk mengendalikan gula darah dan mencegah hipoglikemia (Hypoglycemia).

    Contoh obat yang jarang menyebabkan gula darah rendah dapat digunakan dalam dosis normal

    • Biguanides: Metformin (Glucophage®, Metformin®)
    • Alpha-glucosidase inhibitors: Acarbose (Glucobay®)
    • Thiazolidinediones: Pioglitazone (Actos®, Utmos®)
    • DPP-4 inhibitors: Sitagliptin (Januvia®), Vildagliptin (Galvus®), Linagliptin (Trajenta®), Saxagliptin (Onglyza®), Alogliptin (Nesina®), Gemigliptin (Zemiglo®), Trelagliptin (Zafatek®)
    • SGLT2 inhibitors: Dapagliflozin (Forxiga®), Canagliflozin (Invokana®), Empagliflozin (Jardiance®) – Hati-hati dengan dehidrasi dan ketoasidosis
    • GLP-1 analogs: Liraglutide (Victoza®, Saxenda®), Dulaglutide (Trulicity®), Semaglutide (Ozempic®) – Dapat menyebabkan mual, konsultasikan dengan dokter jika terjadi efek samping

    Sedangkan obat yang merangsang sekresi insulin mungkin menurunkan kadar gula darah, dokter mungkin akan menyesuaikan dosis atau frekuensi pemakaian untuk mencegah hipoglikemia, seperti:

    • Sulfonylureas: Glimepiride (Amaryl®), Gliclazide (Diamicron MR®), Glipizide (Minidiab®, Dipazide®), Glibenclamide (Daonil®, Sugril®)
    • Non-sulfonylureas: Repaglinide (Novonorm®)
    • Insulin: Humulin-R®, Humalog®, Novorapid®, Novomix 30®, Lantus®, Toujeo®, Levemir®, Tresiba®, Ryzodeg®, Soliqua®, Xultophy®

    Jika terjadi hipoglikemia (Glukosa < 70 mg/dL)

    Hentikan puasa, konsumsi air atau makanan yang mengandung gula (contoh: jus buah, minuman manis). Jika kondisi tidak membaik, segera temui dokter.

    Referensi

    1. Faris M. & Alliance International & Hassanein M. (2021). Diabetes and Ramadan: Practical Guidelines 2021.
    2. Panduan Praktik Klinis untuk Diabetes 2560
    3. Al-Arouj M. et al. Recommendations for Management of Diabetes During Ramadan. Diabetes Care 33(8): 1895–1902.

    Apoteker Worapoj Boonmathong
    Rumah Sakit Bangkok Chiang Mai

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Perawatan Diabetes Terpadu: Tim Dokter Spesialis Membantu Anda Mengendalikan Gula Darah Secara Berkelanjutan Image
    AI
    Perawatan Diabetes Terpadu: Tim Dokter Spesialis Membantu Anda Mengendalikan Gula Darah Secara Berkelanjutan
    SGLT2 Inhibitors Pembaruan pengobatan diabetes terbaru Image
    AI
    SGLT2 Inhibitors Pembaruan pengobatan diabetes terbaru
    Ketika kadar gula darah rendah: Kenali tanda peringatan dan siap menghadapinya Image
    AI
    Ketika kadar gula darah rendah: Kenali tanda peringatan dan siap menghadapinya
    Lihat informasi kesehatan lainnya