MengenalPenyakit GERD
GERD adalah kondisi refluks (GER) dengan tingkat keparahan tinggi, karena refluks terjadi secara sering dan berkepanjangan. Hal ini disebabkan oleh kelainan pada pembukaan dan penutupan katup antara kerongkongan dan lambung, yang menyebabkan asam atau enzim pencernaan dari lambung mengalir kembali ke kerongkongan bersama dengan makanan yang dikonsumsi. Ketika enzim pencernaan mencapai kerongkongan sampai ke daerah tenggorokan, hal ini dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat di daerah dada yang disebut Heartburn. Refluks yang terjadi sebenarnya adalah hal yang biasa dan tidak selalu menunjukkan adanya penyakit GERD. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa ini adalah penyakit GERD, kondisi tersebut harus berlangsung secara terus-menerus dengan frekuensi lebih dari 2 kali dalam seminggu yang kemudian mengakibatkan gejala yang tidak sehat.
GejalaPenyakit GERD
Gejala utama pada orang dewasa adalah sering merasakan nyeri di dada (Heartburn), dengan rasa nyeri yang terasa di dekat tulang rusuk belakang dada, di area tengah perut, atau terasa kencang sampai ke leher, dan merasakan sensasi terbakar seperti jantung akan terbakar, sehingga beberapa orang mungkin berpikir bahwa ini adalah penyakit jantung. Pada anak-anak di bawah usia 12 tahun dan sebagian orang dewasa, GERD dapat terjadi tanpa gejala sakit dada ini, tetapi memiliki gejala lain seperti batuk kering, asma, dan masalah dalam menelan makanan.
Penyebab Penyakit GERD
Penyebab utama penyakit GERD adalah kegagalan fungsi otot katup antara kerongkongan dan lambung. Pada beberapa kasus, penyebabnya tidak jelas. Penelitian telah menunjukkan bahwa munculnya tumor di saluran pencernaan dapat berkontribusi pada penyakit ini, namun beberapa orang dengan tumor tersebut tidak mengalami gejala penyakit ini.
Faktor lain yang dapat menjadi penyebab penyakit ini adalah:
-
Kegemukan
-
Kehamilan
-
Merokok
Makanan yang Harus Dihindari untuk Menjauhkan Penyakit GERD
Beberapa jenis makanan dapat memperburuk gejala, seperti:
-
Buah dengan rasa asam
-
Cokelat
-
Minuman yang mengandung kafein dan alkohol
-
Makanan yang digoreng dan berlemak tinggi
-
Bawang dan bawang putih
-
Makanan yang mengandung mint
-
Makanan dengan rasa tajam, terlalu asin, terlalu asam, terlalu pedas
-
Makanan yang mengandung tomat sebagai bahan, seperti saus tomat, saus cabai, saus pada spaghetti atau pizza



