Salah satu pengobatan alergi adalah dengan imunoterapi untuk meningkatkan peluang sembuh dari alergi, namun harus sesuai dengan anjuran dokter spesialis untuk efektivitas pengobatan. Jika harus menjalani imunoterapi, sebaiknya ikuti petunjuk dengan benar.
Kapan saatnya mengobati alergi
Alergi hidung bisa mengganggu sejak pagi hari dengan gejala bersin terus-menerus, hidung tersumbat, dan lendir berlebih. Meski tanpa obat, gejala bisa hilang dengan sendirinya namun bisa kambuh lagi. Kebanyakan orang tidak berkonsultasi dengan dokter, tetapi membeli obat sendiri, mencuci hidung, atau menggunakan spray hidung. Untuk alergi makanan seperti biduran, bibir bengkak, wajah bengkak, saluran napas menyempit, dan sulit bernapas segera setelah mengonsumsi makanan, serta alergi gigitan serangga seperti lebah, tawon, dan tabuhan yang bisa berakibat fatal, harus segera menemui dokter. Mendapatkan pemeriksaan dan mengikuti saran dokter dapat mengurangi keparahan alergi di masa depan.
Apakah alergi seafood bisa sembuh jika sering makan?
Kepercayaan bahwa mengonsumsi atau berada di sekitar hal yang menyebabkan alergi dapat menyembuhkan alergi sendiri tidak benar. Jika dokter spesialis alergi telah melakukan tes atau tes darah dan mengonfirmasi alergi, yang harus dilakukan adalah menghindari penyebab alergi tersebut agar tidak menyebabkan efek yang lebih parah pada tubuh. Selain itu, pasien yang menduga memiliki alergi atau tidak sebaiknya tidak menebak sendiri, tetapi harus menjalani tes dengan dokter untuk menemukan penyebab dan menghindari pemicu alergi sejauh mungkin.
Bagaimana cara meredakan gejala alergi ringan
- Cuci hidung
- Gunakan obat dekongestan, antihistamin, atau spray hidung
- Jika gatal atau biduran, dapat membeli obat antihistamin untuk konsumsi
Untuk mengobati alergi, penting sekali untuk menangani penyebab utama, oleh karena itu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk diagnosis yang mendetail.
Apakah imunoterapi benar-benar meningkatkan peluang sembuh dari alergi
Imunoterapi (Immunotherapy) dapat meningkatkan peluang pasien untuk sembuh total dari alergi, namun harus di bawah pengawasan dan anjuran dokter. Namun, dalam kasus alergi makanan tidak ada obat oral atau vaksin, solusi satu-satunya adalah menghindari makanan penyebab alergi.
Langkah-langkah dalam menjalani imunoterapi
- Hindari imunoterapi jika Anda merasa tidak sehat, sakit, atau lelah, seperti flu, batuk, sakit tenggorokan, kesulitan bernapas, biduran, sakit perut, diare, dan kurang tidur, karena dapat memicu peningkatan alergi obat.
- Sebelum dan sesudah imunoterapi selama 2 jam, hindari berolahraga intensif karena dapat memicu peningkatan alergi obat.
- Selama imunoterapi, jika Anda sedang mengonsumsi obat hipertensi jenis Beta Blocker, harap beri tahu dokter karena dapat menyebabkan reaksi alergi serius. Dokter akan menyesuaikan dosis imunoterapi agar sesuai dengan pasien.
- Setelah imunoterapi, duduk dan pantau gejala selama minimal 30 menit karena reaksi alergi yang parah umumnya terjadi selama periode ini seperti mata berair, gatal di tangan dan kaki, batuk terus-menerus, dada sesak, sulit bernapas, dan biduran.
- Mohon jalani imunoterapi pada hari ketika dokter hanya menerima pasien, datang sebelum waktu penutupan setidaknya 30 menit dalam sehari, dan bawa obat anti-alergi Anda setiap kali.





