Ketika mendekati masa persalinan, yaitu dari minggu ke-37 dan seterusnya, ibu hamil akan merasakan bahwa perutnya turun ke bawah karena kepala bayi akan bergerak turun ke panggul. Ibu hamil akan merasa lebih lega untuk bernapas, makan menjadi tidak terlalu kembung, tetapi pada saat yang sama akan merasa nyeri di panggul, perut sering tegang dan keras, sering buang air kecil, kaki akan bengkak, sulit duduk dan berdiri, dan lebih sering kram di kaki karena kepala bayi dan rahim menekan pembuluh darah vena dan saraf di panggul. Persiapan sebelum melahirkan sangat penting.
Perawatan Sebelum Melahirkan
Pada masa mendekati persalinan, ibu hamil akan merasa sangat cemas, susah tidur, khawatir tentang persalinan. Sebaiknya menjaga hati tetap riang dan ceria, tidak murung, karena pada umumnya kehamilan dan persalinan akan berlangsung sesuai dengan proses alami. Sebagian besar persalinan akan berjalan normal. Ibu hamil yang rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, mengkonsumsi obat, dan mengikuti petunjuk dokter serta memiliki persiapan yang baik, biasanya akan menjalani persalinan dengan normal dan baik.
Di masa mendekati persalinan, ibu yang harus bekerja keras atau harus bepergian jauh sebaiknya beristirahat menunggu persalinan. Sebaiknya melakukan jalan pagi dan sore sebagai olahraga, tidur siang untuk istirahat. Sebaiknya menghindari hubungan seksual, mengamati kondisi diri sendiri dan gerakan janin dalam kandungan, yang seharusnya bergerak tidak kurang dari 12 kali per hari. Bayi mungkin akan tidur sebentar-sebentar dan biasanya akan bergerak di malam hari.
Gejala yang Harus Dibawa ke Rumah Sakit
- Nyeri perut
- Adanya lendir bercampur darah dari vagina
- Adanya darah segar yang keluar dari vagina, sebaiknya segera ke rumah sakit
- Sakit perut yang parah
- Adanya cairan bening yang keluar dari vagina bukan urine, bisa keluar banyak sekali atau sedikit demi sedikit
- Tidak merasakan gerakan bayi
- Gejala tidak normal lainnya yang ibu hamil tidak yakin sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau perawat di ruang bersalin setiap saat
Nyeri Persalinan
Nyeri persalinan harus dibedakan antara nyeri kontraksi palsu dan nyeri kontraksi asli, yaitu:- Nyeri Kontraksi Palsu akan mulai dari bulan ke-6 kehamilan, disebabkan oleh kontraksi rahim yang sedang berlatih, dengan jarak kontraksi yang jauh. Ibu mungkin merasa nyeri sesaat atau tidak merasa nyeri sama sekali saat rahim mengencang. Nyeri kontraksi palsu akan semakin sering ketika mendekati usia kandungan cukup bulan. Nyeri kontraksi palsu ini tidak teratur, terkadang nyeri ringan atau berat. Saat berbaring untuk mengamati gejala, nyeri akan hilang, tidak ada lendir darah atau air ketuban yang pecah.
- Nyeri Kontraksi Asli biasanya disertai dengan adanya lendir darah dari vagina, nyeri perut bersamaan dengan perut yang keras dan tegang, nyeri secara teratur dimulai dari setiap setengah jam, kemudian setiap 10 – 15 menit semakin sering. Jika mengamati ada gejala nyeri kontraksi asli, sebaiknya segera ke rumah sakit.



