Tidak ada yang ingin mengalami alergi, karena apapun jenis alerginya, biasanya akan mempengaruhi tubuh, terutama dermatitis kontak yang menunjukkan gejala ruam, bengkak, merah, gatal, lepuh, yang tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan tetapi juga merusak kepercayaan diri. Oleh karena itu, mengetahui penyebab alergi yang kita miliki dengan melakukan tes alergi kulit Patch Test tidak hanya membantu menghindari alergen, tetapi juga membantu menjaga tubuh agar tidak melemah.
Tes Ruam dengan Patch Test
Patch Test adalah tes alergi kulit jenis dermatitis kontak yang disebabkan oleh kontak langsung dengan bahan alergen. Untuk mengidentifikasi bahan yang menyebabkan alergi seperti kosmetik, sabun, parfum, sarung tangan karet, perhiasan, pengawet, pewarna rambut, tabir surya dan lainnya, karena setiap orang dapat alergi terhadap lebih dari satu bahan.
Prosedur Tes Patch Test
- Dokter akan menanyakan riwayat untuk menemukan bahan yang dicurigai sebagai penyebab alergi pada setiap pasien.
- Dokter akan memasang patch tes di punggung sebanyak 80 jenis.
- Setelah patch tes terpasang, pasien harus berhati-hati agar area tes tidak terkena air, menghindari aktivitas yang menyebabkan berkeringat Jika gatal, jangan digaruk tetapi boleh minum antihistamin.
- Pasien harus datang ke dokter setiap janji temu Setelah 48 jam, dokter akan melepas patch tes dan menilai reaksi kulit terhadap bahan-bahan tersebut lagi setelah 96 jam.
- Setelah dokter membaca hasil, dokter akan mendiagnosis secara rinci bahan apa yang menyebabkan alergi pada pasien menilai tingkat keparahan alergi, memberikan saran tentang tindakan pencegahan, dan memberikan obat untuk mengatasi alergi lebih lanjut.

Persiapan Sebelum Tes Patch Test
- Bawa produk yang dicurigai sebagai penyebab alergi pada hari tes bersamaan dengan label dan kotak produk yang berisi semua detail.
- Hindari obat golongan steroid sebelum tes 2 minggu untuk mencegah hasil tes yang tidak akurat.
- Jangan berjemur sebelum tes 1 minggu.
Tindakan Setelah Tes Patch Test
- Ikuti petunjuk dokter dengan cermat.
- Hindari bahan yang menyebabkan alergi.
- Jika sensitif terhadap bahan yang menyebabkan alergi, konsultasikan dengan dokter secara teratur.
Orang yang Harus Melakukan Tes Patch Test
- Pasien dengan berbagai penyakit kulit yang gejalanya memburuk karena dermatitis kontak.
- Orang dengan dermatitis yang telah berlangsung lama, terutama di tangan, wajah, dan sekitar mata.
- Penderita penyakit kulit kronis yang bekerja di lingkungan berisiko tinggi terkena dermatitis kontak, seperti tenaga medis, dokter gigi, penata rambut, teknisi, pekerja pabrik.
- Orang dengan peningkatan dermatitis.
Manfaat dari Patch Test
- Menemukan bahan yang menyebabkan alergi.
- Mengetahui lokasi alergi.
- Menghindari bahan yang menyebabkan alergi.
Namun demikian, tes Patch Test tidak dapat dilakukan pada wanita hamil dan tingkat keparahan gejala dermatitis kontak berbeda-beda pada setiap individu. Jika tersebar dan gejala tidak membaik, segeralah berkonsultasi dengan dokter.





