Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    PENGUJIAN PRENATAL NON-INVASIF (NIPT) Tes skrining untuk mendeteksi kelainan kromosom pada janin

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Dr. Romsai Lerdpienpitayakul

    Bangkok Hospital Headquarter

    Diperbarui pada: 16 ม.ค. 2026
    Dr. Romsai Lerdpienpitayakul
    Dr. Romsai Lerdpienpitayakul
    Bangkok Hospital Headquarter
    PENGUJIAN PRENATAL NON-INVASIF (NIPT) Tes skrining untuk mendeteksi kelainan kromosom pada janin
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 16 ม.ค. 2026

    Tingkatkan Kepercayaan Kesehatan Janin Anda dengan Tes Skrining Kelainan Genetik (NIPT)


    Pengenalan
    NON – INVASIVE PRENATAL TESTING (NIPT)

    Non – Invasive Prenatal Testing (NIPT) adalah tes skrining untuk mendeteksi kelainan kromosom (khususnya kromosom pasangan 21 Down Syndrome) pasangan 13, pasangan 18 serta kromosom seks janin pada usia kehamilan 11 minggu ke atas 

    Non – Invasive Prenatal Test (NIPT) adalah tes skrining untuk mendeteksi kelainan kromosom untuk melihat sejauh mana risiko janin terhadap Down Syndrome dan penyakit lainnya seperti Trisomy pasangan 13, 18 serta Kelainan Kromosom Seks dll 

    • Kebutuhan untuk NON – INVASIVE PRENATAL TEST (NIPT)
      Non – Invasive Prenatal Test (NIPT) diperlukan jika pasangan suami-istri ingin mengetahui risiko kromosom janin, terutama Down Syndrome, yang merupakan kelainan kromosom paling umum (Most Common Autosomal Trisomy)
    • Keuntungan dari NON – INVASIVE PRENATAL TEST (NIPT)
      Mengurangi kebutuhan untuk amniosentesis yang tidak perlu. Dahulu dokter merekomendasikan amniosentesis untuk memeriksa kromosom pada wanita hamil di atas usia 35 tahun karena memiliki risiko tinggi untuk Down Syndrome (> 1:250) dan risikonya meningkat seiring usia. Tes NIPT memiliki tingkat keakuratan yang tinggi. Jika hasil menunjukkan risiko rendah, amniosentesis tidak diperlukan
    • Kelainan Genetik yang Dapat Diperiksa dengan NIPT
      Kelainan kromosom pasangan 13, 18, 21 dan kromosom seks 

    Trisomy

    Tingkat Deteksi

    Hasil Positif Palsu

    (Hasil tes menunjukkan risiko tinggi 

    namun janin normal)

    Trisomy 21

    Tingkat Deteksi 99.5%

    False PR 0.05%

    Trisomy 18

    Tingkat Deteksi 97.7%

    False PR 0.04%

    Trisomy 13

    Tingkat Deteksi 96.1%

    False PR 0.06%

    Kromosom Seks

    Tingkat Deteksi 90.3%

    False PR 0.23%

    ***Semua orang harus mendapatkan nasihat dan keputusan tes tergantung pada individu dan saran dokter


    Siapa yang dapat menjalani tes NIPT

    Ibu yang memiliki usia kehamilan 10 minggu ke atas


    Hasil Tes dan Interpretasi NIPT

    • Berapa lama menunggu hasil tes NIPT
      Hasil tes diketahui dalam waktu 5 – 7 hari
    • Tindakan saat hasil tes NIPT menemukan kelainan
      Jika hasil tes NIPT menemukan kelainan pada janin, dokter kandungan akan melakukan amniosentesis untuk diagnosis lebih lanjut 

    Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang NIPT

    • Apakah tes NIPT berisiko bagi ibu hamil
      Karena berdasarkan sampel darah ibu, tes NIPT tidak memiliki risiko baik untuk ibu maupun janin

    Mengapa harus melakukan tes NIPT di Rumah Sakit Bangkok

    Pusat Kesehatan Wanita Rumah Sakit Bangkok siap memberikan layananskrining untuk mendeteksi kelainan kromosom janinoleh dokter kandungan dan tim multidisiplin yang berpengalaman untuk mengetahui risiko janin terhadap Down Syndrome dan kelainan lainnya, serta mengurangi risiko keguguran, sehingga membantu kelahiran yang lancar 

    Precision Medicine

    Rencanakan kesehatan untuk mengetahui risiko janin selama kehamilan”

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Dr. Romsai Lerdpienpitayakul

    Obstetrics and Gynaecology

    Maternal and Fetal Medicine

    Dr. Romsai Lerdpienpitayakul

    Obstetrics and Gynaecology

    Maternal and Fetal Medicine
    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Mengapa Ibu Hamil Perlu Mendapatkan Vaksin RSV Image
    AI
    Mengapa Ibu Hamil Perlu Mendapatkan Vaksin RSV
    Mengapa ibu hamil harus memeriksakan kandungan di tempat yang tepat? Image
    AI
    Mengapa ibu hamil harus memeriksakan kandungan di tempat yang tepat?
    Apakah cairan ketuban yang rendah saat mendekati persalinan berbahaya? Image
    AI
    Apakah cairan ketuban yang rendah saat mendekati persalinan berbahaya?
    Lihat informasi kesehatan lainnya