Bangkok Hospital
Caret Right
Search
CTA Curve
Cari Dokter icon
Cari Dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
Telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language & Currency

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Bangkok Hospital
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit
    MEMBER OFBDMS logo
    CHAT

    Apa itu tumor rahim? Apakah berbahaya? Kenali penyebab, gejala, cara pengobatan

    6 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Dr. Yingchi Wang
    Dr. Yingchi Wang

    Bangkok Hospital Headquarter

    Diperbarui pada: 20 ส.ค. 2026
    Dr. Yingchi Wang
    Dr. Yingchi Wang
    Bangkok Hospital Headquarter
    Paket yang direkomendasikan
    VITA - Paket Kecantikan
    VITA - Paket Kecantikan
    Apa itu tumor rahim? Apakah berbahaya? Kenali penyebab, gejala, cara pengobatan
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 20 Agt 2026

    Masalah organ intim pada wanita bukanlah hal yang jauh dari kehidupan, terutama mioma uteri yang sering ditemukan pada wanita dan hanya sekitar 20–30% yang menunjukkan gejala. Saat menyadari, ukuran tumor mungkin sudah membesar hingga berdampak pada organ di sekitarnya, membuat gejala memburuk atau penanganannya semakin kompleks. Karena itu, memperhatikan tanda peringatan dan memahami penyakit ini adalah hal yang tidak boleh diabaikan.

     

    Mengenal mioma uteri itu apa?

    เนื้องอกมดลูก

    Mioma uteri (Myoma Uteri atau Uterine Fibroids) adalah penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel otot rahim yang tidak normal hingga terbentuk benjolan di rahim yang dapat tumbuh di dalam rongga rahim atau menonjol keluar dari dinding rahim. Benjolan ini bisa membesar secara perlahan atau tetap berukuran sama, dengan ukuran, lokasi, dan jumlah yang berbeda-beda pada tiap pasien.

    Penyakit ini sering ditemukan pada wanita usia subur 30–40 tahun. Meski hingga kini penyebab pastinya belum diketahui, dunia medis menemukan bahwa hormon estrogen dan progesteron yang diproduksi oleh ovarium dapat merangsang mioma untuk membesar. Sebaliknya, saat memasuki masa perimenopause atau menopause, ukuran mioma dapat mengecil.

    Jenis mioma uteri

    Jenis mioma uteri dapat dibagi berdasarkan lokasinya sebagai berikut

    • Mioma di permukaan luar dinding rahim (Subserosal Fibroid): jika ukurannya sangat besar dapat menekan organ lain atau menyebabkan nyeri hebat.
    • Mioma di jaringan/dinding rahim (Intramural Fibroid): jenis yang paling sering ditemukan, biasanya menyebabkan nyeri haid, perdarahan haid banyak, dan sulit hamil, tergantung ukuran dan lokasi mioma.
    • Mioma di rongga rahim (Submucosal Fibroid): menyebabkan haid banyak dan tidak normal, nyeri haid, sulit hamil, serta meningkatkan risiko keguguran dan pada beberapa kasus ketika mioma bertangkai memanjang hingga melewati leher rahim, pasien dapat meraba benjolan yang tampak seperti tumor di vagina, sehingga perlu diperiksa dokter untuk menegakkan diagnosis banding.

    Apakah mioma uteri berbahaya, dan dapat menjadi kanker?

    Saat ditemukan benjolan, banyak wanita merasa khawatir dan bertanya: apakah mioma uteri berbahaya, apakah akan menjadi kanker? Pada kenyataannya, sebagian besar benjolan yang ditemukan adalah tumor jinak, bukan keganasan, dan sangat kecil kemungkinannya berkembang menjadi kanker; 80% bukan kanker. Bahkan komplikasi yang timbul dari mioma uteri juga tidak sering ditemukan. Bila terjadi, biasanya pada kasus mioma menekan organ di sekitarnya seperti ureter, yang dapat menyebabkan penyakit ginjal.

    Namun demikian, komplikasi penyakit ini juga dapat berbahaya. Misalnya, bila mioma membesar hingga menekan organ di sekitarnya seperti ureter, dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal; atau bila benjolan yang menonjol keluar dari dinding rahim mengalami torsi (puntiran tangkai), dapat menimbulkan nyeri perut hebat akut yang termasuk kondisi gawat darurat.

    Gejala mioma uteri: tanda peringatan yang perlu diperhatikan

    เนื้องอกมดลูก

    Penderita mioma uteri bisa bergejala atau tanpa gejala, dapat berupa satu benjolan atau banyak, atau campuran beberapa jenis. Gejala penting yang tidak boleh diabaikan adalah:

    • nyeri haid hebat atau rasa nyeri/tertekan di perut bagian bawah
    • haid jarang, terlalu sering, atau keluar dalam jumlah banyak hingga dapat menyebabkan anemia
    • sering buang air kecil atau sulit buang air kecil
    • sembelit, rasa nyeri/tertekan pada rektum
    • teraba benjolan di area panggul atau perut pada kasus mioma berukuran besar atau jumlahnya banyak
    • nyeri akut disertai demam dan mual bila mioma tumbuh di luar rahim dan terjadi torsi pada tangkai mioma

    เนื้องอกมดลูก

    Pemeriksaan diagnosis mioma uteri

    Deteksi sejak dini akan membantu mempermudah pengobatan. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dapat menegakkan diagnosis melalui pemeriksaan dalam yang dikombinasikan dengan ultrasonografi (Ultrasound), sehingga detail benjolan, ukuran, dan lokasinya terlihat jelas. Selain itu, pada beberapa kasus dapat dilakukan histeroskopi atau laparoskopi untuk diagnosis yang lebih akurat.

    Cara mengobati mioma uteri

    Pengobatan mioma uteri dilakukan dengan pembedahan, dengan tingkat kesulitan bergantung pada ukuran, jumlah, dan lokasi, yang terbagi menjadi:

    1. Operasi pengangkatan mioma saja (Myomectomy)

    Metode ini cocok untuk pasien yang masih ingin memiliki anak. Dokter akan mempertahankan rahim dan hanya mengangkat benjolan mioma. Tindakan dapat dilakukan dengan beberapa cara, baik operasi perut terbuka maupun operasi laparoskopi (Laparoscopic Myomectomy). Dahulu, bila ukuran mioma lebih dari 5 cm biasanya perlu operasi perut terbuka.

    Namun kini, kemajuan medis memungkinkan operasi laparoskopi meski benjolan berukuran besar, sehingga luka operasi di rahim lebih kecil, menurunkan risiko kehilangan darah banyak, dan masa pemulihan lebih singkat. Meski demikian, sekitar 25–30% pasien berpeluang mioma tumbuh kembali, sehingga perlu kontrol rutin dengan dokter.

    2. Operasi pengangkatan rahim (Hysterectomy)

    Metode ini biasanya dianjurkan untuk pasien dengan gejala berat, mioma berukuran sangat besar, atau pasien yang sudah menopause dan tidak ingin memiliki anak lagi. Dapat dilakukan dengan:

    • operasi pengangkatan rahim melalui vagina (Vaginal Hysterectomy)
    • operasi pengangkatan rahim melalui laparoskopi (Laparoscopic Hysterectomy)
    • operasi pengangkatan rahim melalui perut dengan sayatan kecil ≤ 6 cm (Minilaparotomy Hysterectomy)
    • operasi pengangkatan rahim melalui perut (Abdominal Hysterectomy)
    • operasi pengangkatan rahim dengan bantuan robot (Robot-Assisted Surgery)

    Pusat Kesehatan Wanita Bangkok Hospital siap menangani setiap masalah kesehatan wanita

    เนื้องอกมดลูก

    Masalah kesehatan organ intim wanita merupakan hal yang sensitif dan perlu ditangani dengan pemahaman. Pusat Kesehatan Wanita Bangkok Hospital siap memberikan layanan pemeriksaan diagnosis dan pengobatan mioma uteri serta berbagai kondisi ginekologis, ditangani oleh tim dokter spesialis obstetri dan ginekologi berpengalaman, dilengkapi teknologi bedah minimal invasif (Minimally Invasive Surgery) sebagai pilihan perawatan yang membantu pasien pulih lebih cepat, trauma lebih minimal, dan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan percaya diri.

    Ringkasan artikel

    Mioma uteri adalah penyakit yang mungkin dialami banyak wanita tanpa disadari karena sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Rutin mengamati kelainan haid, nyeri perut bawah, serta menjalani pemeriksaan dalam dan USG setiap tahun adalah perlindungan yang baik untuk membantu menghadapi dan mengobati penyakit ini tepat waktu.


    Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ) tentang mioma uteri

    1. Apakah mioma uteri dapat mengecil atau hilang dengan sendirinya?

    Secara umum, mioma uteri tidak akan hilang dengan sendirinya pada usia reproduktif. Namun saat pasien memasuki masa menopause, kadar hormon seks wanita menurun, sehingga sebagian besar mioma biasanya perlahan mengecil dan ukurannya berkurang dengan sendirinya.

    2. Jika memiliki mioma uteri, apakah bisa hamil?

    Bisa hamil, tetapi bergantung pada ukuran dan lokasi mioma. Jika mioma berada di rongga rahim, dapat menghambat implantasi embrio, menyebabkan sulit hamil atau meningkatkan risiko keguguran. Pasien yang merencanakan kehamilan sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi untuk menilai kesiapan terlebih dahulu.

    3. Operasi mioma uteri, apakah lukanya besar dan apakah pemulihannya lama?

    Tergantung metode operasi. Jika operasi perut terbuka, luka akan besar mirip operasi sesar dan membutuhkan waktu pemulihan lebih lama. Namun saat ini, bila memilih operasi laparoskopi, luka operasi hanya sekitar 0,5–1 cm, sehingga nyeri lebih ringan, perdarahan lebih sedikit, dan umumnya rawat inap hanya 1–3 hari.

    4. Jika teraba benjolan di vagina, apakah itu mioma uteri?

    Benjolan yang menonjol ke vagina bisa berupa mioma submukosa bertangkai panjang yang keluar melewati leher rahim (Prolapsed Myoma), atau bisa juga berupa polip, prolaps serviks, atau penyakit lainnya. Karena itu, sebaiknya tidak mendiagnosis sendiri dan segera temui dokter untuk pemeriksaan dalam guna memastikan diagnosis banding dengan tepat.

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Dr. Yingchi Wang

    Obstetrics and Gynaecology

    Dr. Yingchi Wang

    Obstetrics and Gynaecology

    Doctor profileDoctor profile

    Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi

    Women's Health Center

    2nd Floor, Building D, Bangkok Hospital

    Daily 08.00 a.m. – 08.00 p.m.

    (+66) 2310 3005

    (+66) 2755 1005

    (+66) 2310 3000

    1719 (local mobile calls only)

    [email protected]

    Apakah Anda khawatir tentang kesehatan Anda?

    Biarkan AI membantu menilai gejala Anda dan merekomendasikan dokter yang tepat.

    AI Pencari Dokter

    Konsultasikan dengan Dokter Spesialis

    Lihat semua dokter

    Paket dan Promosi

    VITA - Paket KecantikanVITA - Paket Kecantikan
    VITA - Paket Kecantikan

    9,500 baht

    13,620 baht

    rincian
    Paket Pemeriksaan Kesehatan Pria LengkapPaket Pemeriksaan Kesehatan Pria Lengkap
    Paket Pemeriksaan Kesehatan Pria Lengkap

    40,000 baht

    90,965 baht

    rincian
    Paket Pemeriksaan Kesehatan Wanita LengkapPaket Pemeriksaan Kesehatan Wanita Lengkap
    Paket Pemeriksaan Kesehatan Wanita Lengkap

    43,000 baht

    105,175 baht

    rincian
    Lihat paket lainnya

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Apa itu menopause pada wanita? Kenali gejala, penyebab, dan cara mengatasinya dengan pemahaman yang benar Image
    AI
    Apa itu menopause pada wanita? Kenali gejala, penyebab, dan cara mengatasinya dengan pemahaman yang benar
    Ruptur uteri: Gejala, penyebab, dan pengobatan yang perlu diketahui sebelum melahirkan Image
    AI
    Ruptur uteri: Gejala, penyebab, dan pengobatan yang perlu diketahui sebelum melahirkan
    Mengapa Ibu Hamil Perlu Mendapatkan Vaksin RSV Image
    AI
    Mengapa Ibu Hamil Perlu Mendapatkan Vaksin RSV
    Lihat informasi kesehatan lainnya