Flu (Influenza) sering menyebar di musim hujan (Juni – Oktober) dan musim dingin (Januari – Maret) setiap tahun, di mana flu dapat memiliki gejala yang parah dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius hingga kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan flu biasa
Baca Topik
Mengenal Penyakit Flu
Penyakit flu disebabkan oleh infeksi virus influenza (Influenza Virus) yang memiliki banyak strain yang dapat membedakan flu pada manusia menjadi 2 kelompok utama, yaitu:
- Flu musiman adalah strain flu yang sudah diketahui sejak lama tetapi selalu mengalami perubahan genetik, sehingga orang yang pernah menderita flu bisa terkena lagi. Gejalanya biasanya tidak terlalu parah karena sudah ada beberapa kekebalan.
- Flu Pandemi 2009 disebabkan oleh strain flu jenis H1N1 yang bermutasi dari virus sebelumnya, sehingga kebanyakan orang tidak memiliki kekebalan dan menyebar luas. Saat ini telah menjadi flu musiman yang ditemukan bercampur dengan berbagai strain lainnya.
Penularan Flu
Penularan flu mirip dengan flu biasa, yaitu melalui menghirup tetesan air liur dan dahak dari orang yang batuk atau bersin dan kontak langsung atau penggunaan barang-barang bersama-sama dengan penderita seperti handuk, gelas, telepon, mainan, remote televisi. Ketika kita mengusap mata, mengorek hidung, maka virus akan dengan mudah masuk ke dalam tubuh kita.
Gejala Flu
Umumnya flu memiliki gejala yang lebih parah daripada flu biasa, dapat dilihat dari gejala yang muncul secara tiba-tiba, berbeda dengan flu biasa yang gejalanya muncul bertahap. Yang penting adalah flu biasanya terjadi demam tinggi selama beberapa hari, terutama pada anak-anak yang memiliki demam tinggi lebih dari 39 – 40 derajat Celsius selama 3 – 4 hari, dapat disertai menggigil sementara flu biasa mungkin demam tetapi tidak terlalu tinggi. Selain itu, anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa sering mengalami sakit otot, sangat lemas, dan kehilangan nafsu makan sebagai gejala utama.
Yang menakutkan dari flu adalah kemungkinan terjadinya komplikasi penyakit seperti pneumonia dan ensefalitis, yang biasanya terjadi pada kelompok yang rentan, yaitu anak kecil, orang tua, dan mereka yang memiliki penyakit kronis tertentu seperti penyakit jantung, paru-paru, diabetes, ginjal, dan AIDS. Segera temui dokter jika diketahui terkena flu.
Pengobatan Flu
Perawatan bagi penderita flu sebagian besar akan sembuh dengan sendirinya. Apabila gejalanya tidak parah, dapat dirawat di rumah dan diobati sesuai gejala. Misalnya, apabila demam tinggi, gunakan kain basah untuk menurunkan suhu tubuh dan gunakan parasetamol. Hindari penggunaan obat golongan aspirin ataupun jika ada pilek, gunakan obat antihistamin dan ekspektoran. Minumlah air dengan cukup, makan makanan lunak, dan istirahat yang cukup. Hindari berolahraga.
Jika gejalanya tidak membaik dalam waktu 3 hari, seperti demam tinggi hingga halusinasi, keletihan, kesulitan bernapas, nyeri dada, merasa pusing, dehidrasi dan kurang asupan cairan, segera pergi ke dokter karena dapat terjadi komplikasi atau mungkin disebabkan oleh penyakit lainnya.
Pencegahan Flu
- Rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, atau menggunakan gel alkohol anti bakteri, baik oleh orang yang sakit maupun orang yang sehat.
- Tidak berbagi barang pribadi dengan orang lain seperti gelas, sedotan, sendok, handuk, sapu tangan, dll.
- Hindari kontak dekat dengan penderita flu dan jika harus, gunakan masker untuk menutupi mulut dan hidung.
- Konsumsi makanan sehat dengan fokus pada sayur, buah, susu, telur, dan makanan yang diproses dengan baik, serta gunakan sendok sendok tengah.
- Cukup tidur dan istirahat
- Minum air bersih
- Olahraga secara teratur
- Hindari tempat dengan kepadatan tinggi dan ventilasi buruk untuk jangka waktu yang lama jika tidak perlu.
- Suntik vaksin flu sebagai tambahan dari jadwal vaksinasi rutin. Disarankan bagi kelompok yang rentan, termasuk orang berusia 50 tahun ke atas, atau anak-anak berusia 6 bulan – 19 tahun, orang dengan diabetes, penyakit jantung, penyakit paru-paru, pasien yang sering pergi ke klinik atau rumah sakit selama musim flu, pekerja di rumah sakit, orang yang mengonsumsi obat yang menekan sistem kekebalan tubuh, dll.
Meskipun flu bisa berbahaya hingga menyebabkan kematian, jika kita waspada dan melindungi diri kita dengan tepat, flu tidak lagi menjadi penyakit yang menakutkan.



