Bangkok Hospital
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Bangkok Hospital
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Menyesuaikan perilaku untuk mengobati refluks asam (GERD)

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 10 ធ្នូ 2025
    Menyesuaikan perilaku untuk mengobati refluks asam (GERD)
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 10 Dec 2025

    Jika mengalami gejala penyakit refluks gastroesofagus (GERD) dan telah menggunakan obat penurun asam atau obat lainnya dalam kelompok PPI lebih dari 2 minggu dan belum membaik, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis saluran pencernaan dan usus. Hal ini tergantung pada tingkat keparahan penyakit. Pengobatan harus mencakup perubahan perilaku sehari-hari (Life Style Change) seperti olahraga dan pola makan, selain penggunaan obat atau pembedahan sebagai pilihan terakhir.


    Memodifikasi Perilaku untuk Mengobati GERD

    Perubahan perilaku sehari-hari (Lifestyle Changes) untuk mengobati penyakit refluks gastroesofagus (GERD) termasuk
    • Berhenti merokok
    • Menghindari makanan dan minuman yang memperburuk gejala
    • Jika obesitas, usahakan menurunkan berat badan
    • Makan dalam porsi kecil setiap kali, tetapi lebih sering
    • Memakai pakaian longgar, sebaiknya tidak mengenakan pakaian ketat berlebihan
    • Menghindari tidur dalam 3 jam setelah makan
    • Menopang tempat tidur agar bagian kepala lebih tinggi 6-8 inci. Penggunaan bantal tidak efektif karena bagian tubuh cenderung melengkung


    Catatan untuk GERD

    Poin yang perlu diingat (Points to Remember) mengenai penyakit refluks gastroesofagus (GERD) meliputi

    • Dada terasa terbakar (Heartburn) adalah gejala yang umum terjadi dan sering pada orang dewasa dengan penyakit refluks. Jika mengalami dada terbakar lebih dari 2 kali seminggu, dianggap berisiko atau kemungkinan memiliki penyakit refluks gastroesofagus
    • Penyakit refluks gastroesofagus dapat terjadi tanpa adanya rasa sakit di dada
    • Gejala lain yang menunjukkan penyakit refluks termasuk batuk kering, asma, dan kesulitan menelan
    • Jika sudah menggunakan obat penurun asam lebih dari 2 minggu dan gejala tidak membaik, serta untuk kasus yang parah, disarankan menemui dokter spesialis saluran pencernaan dan usus
    • Biasanya dokter akan menyarankan perubahan perilaku atau rekomendasi nutrisi untuk membantu memperbaiki gejala. Obat diperlukan untuk pengobatan, namun pembedahan adalah pilihan terakhir
    • Kebanyakan bayi yang mengalami refluks tetap sehat meskipun sering tersedak atau muntah, dan kebanyakan gejala ini akan hilang setelah 1 tahun atau saat berusia 1 tahun. Jika bayi masih menunjukkan gejala setelah 1 tahun, mungkin menandakan penyakit refluks gastroesofagus dan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter
    • Refluks yang berkepanjangan dan terus menerus, serta gejala melengkung dan mudah marah pada bayi, atau sakit perut atau dada sering pada anak yang lebih besar, termasuk batuk kronis, muntah, dan masalah pernapasan adalah indikasi penyakit refluks gastroesofagus

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Bedah tulang belakang dengan teknik Endoscopic Surgery melalui endoskopi Image
    AI
    Bedah tulang belakang dengan teknik Endoscopic Surgery melalui endoskopi
    MitraClip memperbaiki kebocoran katup jantung mitral tanpa operasi, mengurangi risiko, pemulihan cepat Image
    AI
    MitraClip memperbaiki kebocoran katup jantung mitral tanpa operasi, mengurangi risiko, pemulihan cepat
    Bahaya Tersembunyi Penyakit Ginjal: Kenali dan Cegah Sebelum Ginjal Rusak Image
    AI
    Bahaya Tersembunyi Penyakit Ginjal: Kenali dan Cegah Sebelum Ginjal Rusak
    Lihat informasi kesehatan lainnya