Jika anak sering pilek, itu bukan hal yang aneh karena anak-anak bisa terkena pilek beberapa kali dalam setahun. Sebagian besar sembuh sendiri dalam 1-2 minggu. Oleh karena itu, perawatan menjadi hal penting bagi orang tua untuk diketahui dan diperhatikan guna mengurangi gejala pada si kecil
Menyesuaikan Suhu Ruangan
Orang tua harus menyesuaikan suhu di rumah, kamar bermain, dan kamar tidur agar lebih hangat atau mematikan AC. Jika anak merasa panas, pakaian harus disesuaikan. Jika menggunakan kipas angin, disarankan untuk menghidupkannya dengan cara berputar.
Minum Air Hangat
Anak harus sering minum air yang sedikit hangat atau pada suhu kamar biasa untuk membantu meredakan demam dan batuk.
Makan Makanan Lunak dan Segar
Disarankan agar si kecil makan makanan lunak yang dimasak segar agar nyaman di perut. Ketika anak pilek, kadang-kadang bisa disertai mual, muntah, diare. Makan makanan lunak yang baru dimasak bisa membantu tubuh.
Hindari Makanan yang Memicu Batuk
Usahakan menghindari makanan berminyak, kering, keras, dan makanan atau minuman dingin karena bisa memicu batuk lebih parah pada anak-anak.

Posisi Tidur MembantuMengurangi Nafas Hidung Tersumbat
Jika anak mengalami hidung tersumbat, pada anak kecil dapat dibaringkan menyamping. Untuk anak yang lebih besar, disarankan untuk menggunakan bantal yang lebih tinggi.
Hindari Aktivitas yang Memicu Batuk
Aktivitas yang dapat meningkatkan batuk pada anak termasuk berteriak, bicara keras, olahraga, dan lainnya. Disarankan untuk dihentikan hingga sembuh total.
Membersihkan Hidung dengan Air Garam
Jika anak memiliki banyak lendir, orang tua harus membersihkan hidung dengan air garam (0.9% NSS). Jika setelah membersihkan tetap banyak lendir, obat mungkin dipertimbangkan jika diperlukan. Harus berhati-hati dengan obat yang dapat membuat lendir terlalu kering atau kental sehingga membuat batuk semakin parah

Batuk Sedikit Tidak Perlu Obat
Jika anak hanya batuk sedikit, obat batuk tidak direkomendasikan. Anak sebaiknya sering minum air, menyeruput air hangat. Jika lendir sangat kental, pada anak yang lebih besar dapat diberikan obat pelarut lendir. Tidak disarankan menggunakan obat bronkodilator sendiri untuk mengatasi batuk tanpa indikasi yang jelas.
Menurunkan Demam pada Si Kecil
Tips menurunkan demam pada anak adalah memberikan anak minum air dalam jumlah cukup hingga sering buang air kecil. Lap tubuh anak ketika demam. Jika demam tinggi, beri obat penurun demam dan lap tubuh.
Jangan Menggunakan Antibiotik
Tidak disarankan orang tua menggunakan antibiotik untuk membunuh bakteri, karena pilek disebabkan oleh virus. Selain tidak bermanfaat, dapat menyebabkan diare dan risiko resistensi antibiotik di kemudian hari
Temui Dokter Jika Demam Tidak Sembuh
Jika demam pada anak berlanjut lebih dari 3-4 hari dan tidak membaik, batuk semakin parah, lelah atau sesak nafas, segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan yang cepat.
Meski pilek pada anak sering terjadi, orang tua jangan lengah. Jika gejala tidak membaik, segera bawa ke rumah sakit dan selalu menjaga kesehatan si kecil agar tetap kuat serta vaksinasi sesuai dengan rekomendasi dokter.
.jpeg)





