Jika berbicara tentang penyakit Morphea mungkin tidak ada yang akrab, karena ini adalah penyakit kulit yang jarang ditemukan, yaitu ditemukan pada 2 – 3 orang dari seratus ribu orang. Gejala yang tampak adalah kulit keras pada titik tertentu, meskipun tidak berbahaya bagi sistem organ dalam, tetapi jika tidak diobati bisa menjadi kronis, membuat kulit tampak lebih gelap dari biasanya dan kehilangan kepercayaan diri untuk menjalani kehidupan.
Apa itu penyakit Morphea?
Penyakit Morphea adalah penyakit kulit yang jarang ditemukan, disebabkan oleh peradangan pada kulit dan peningkatan kolagen hingga menjadi jaringan parut. Kulit yang terkena menjadi keras, tebal, dan berwarna lebih gelap seperti bekas luka. Lokasi yang terkena adalah wajah, tubuh, lengan, kaki, perut, dan punggung, lebih sering ditemukan pada wanita dibandingkan pria
Bagaimana gejala penyakit Morphea?
Gejala penyakit Morphea bervariasi tergantung pada tahapannya. Pada tahap awal, muncul ruam merah berbentuk bulat dan keras, biasanya ditemukan di tubuh dan kadang di wajah. Namun, pada tahap selanjutnya, ruam tersebut akan berubah menjadi kulit yang cekung, mirip bekas luka, tapi jika diraba akan terasa lebih keras dibandingkan kulit normal. Ukurannya bisa berkisar dari beberapa sentimeter hingga 15 sentimeter.

Apa penyebab penyakit Morphea?
Saat ini belum ada kesimpulan yang jelas mengenai penyebab penyakit Morphea, tetapi ada beberapa faktor yang menyebabkannya, seperti gangguan fungsi sistem imun, gesekan yang sering hingga menyebabkan peradangan. Selain itu, ada kelompok orang dengan kode genetik yang tidak normal yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit Morphea, tetapi tidak semua orang dengan kode genetik tersebut akan mengalami penyakit ini. Diperlukan faktor lain untuk menyebabkan penyakit ini muncul.
Bagaimana diagnosis penyakit Morphea dilakukan?
Dokter spesialis kulit akan memotong jaringan kulit untuk diperiksa secara patologis guna mendiagnosis penyakit Morphea sebelum menjalani perawatan sesuai saran dokter.
Bagaimana cara merawat penyakit Morphea?
Perawatan penyakit Morphea tergantung pada ukuran dan lokasi penyakit, dengan mempertimbangkan penyakit bawaan dan gaya hidup pasien. Metode perawatan meliputi obat topikal, obat oral, dan terapi cahaya. Yang paling penting adalah pasien harus memahami bahwa penyakit Morphea memerlukan waktu perawatan yang lama dan kulit pada area tersebut mungkin tidak akan kembali normal.
Bagaimana cara mencegah penyakit Morphea?
Tidak ada cara untuk mencegah penyakit Morphea, tetapi dengan selalu memperhatikan diri sendiri dan segera menemui dokter spesialis kulit ketika menemukan keanehan sejak gejala awal, tentu bisa membantu perawatan lebih cepat dan memberikan hasil yang baik dalam pengobatan.





