Depresi dapat disembuhkan, dan umumnya pengobatan tidak memerlukan rawat inap di rumah sakit, kecuali pada kasus yang berisiko tinggi memerlukan pengawasan yang ketat, memiliki gejala yang parah, atau memerlukan pemeriksaan tambahan untuk membedakan dengan penyakit fisik tertentu. Depresi pada setiap orang mungkin memiliki pendekatan pengobatan yang berbeda-beda dan beberapa kasus mungkin memerlukan beberapa jenis perawatan bersamaan.
Perawatan dengan Penggunaan Obat
-
Obat Antidepresan Saat ini ada berbagai jenis obat antidepresan dengan efek samping yang berkurang, dan semakin banyak pasien yang merespons positif terhadap pengobatan, memungkinkan dokter dan pasien untuk bekerja sama dalam memilih obat yang tepat.
-
Obat Lainnya Obat dari kelompok lain yang digunakan bersamaan untuk mengobati depresi pada beberapa kasus, seperti obat anti-kecemasan, obat pemusat perhatian, obat penstabil mood, atau obat antipsikotik. Dokter akan mempertimbangkan kesesuaian sesuai dengan respons terhadap pengobatan sebelumnya.
Terapi Psikologis
Psikoterapi membantu pasien mengubah atau mempelajari cara baru untuk menangani masalah atau tantangan yang muncul dalam kehidupan, serta mengubah pemikiran dan pandangan negatif yang merupakan hasil dari depresi, seperti terapi interpersonal (Interpersonal Psychotherapy) dan terapi kognitif-perilaku (Cognitive Behavioral Therapy). Contoh CBT yang digunakan dalam pengobatan adalah Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dan Dialectical Behavior Therapy (DBT).
Perawatan Lain
- Terapi Elektrokonvulsif (Electroconvulsive Therapy atau ECT) dan Stimulasi Magnetik Transkranial (Transcranial Magnetic Stimulation atau TMS)
- Stimulasi Saraf Vagus (Vagus Nerve Stimulation)




