Banyak orang yang menghadapi masalah tenaga, cepat lelah, tubuh lemah, atau disfungsi seksual mungkin pernah mendengar atau mendengar bahwa herbal seperti “cordyceps” dapat membantu mengembalikan kebugaran seperti semula. Mari kita lihat apa saja kandungan penting dalam cordyceps dan bagaimana membantu performa.
Cordycepin Zat Penting dalam Cordyceps
Cordycepin (Cordycepin) selain membantu meningkatkan kesehatan tubuh, juga memiliki banyak manfaat hingga mendapat julukan sebagai “Viagra dari Pegunungan Himalaya”. Beberapa manfaatnya adalah:
- Membantu memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh
- Menambah aliran darah ke paru-paru dan jantung
- Memungkinkan peningkatan oksigenasi ke berbagai bagian tubuh
- Membantu masalah disfungsi ereksi pada pria
- Meningkatkan metabolisme sehingga tubuh menerima lebih banyak energi dari makanan
Perbedaan Antara Cordyceps dan Viagra
Cordyceps telah lama diakui karena khasiatnya. Di Tiongkok, cordyceps telah terdaftar sebagai obat sejak tahun 1964, yang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah meningkatkan performa seksual. Selain itu, cordyceps juga membantu menyehatkan tubuh, terutama organ dalam seperti paru-paru, hati, dan ginjal. Kemampuan cordyceps untuk meningkatkan performa seksual tidak hanya dengan memperlancar aliran darah tetapi juga meningkatkan libido, berbeda dengan viagra yang bekerja dengan melebarkan pembuluh darah di daerah penis untuk memperpanjang ereksi, tetapi tidak meningkatkan libido secara langsung. Penggunaan viagra harus berada di bawah pengawasan medis karena dapat menimbulkan efek samping seperti sakit kepala, kemerahan, detak jantung cepat, penglihatan kabur, dan kadang-kadang melihat warna biru atau hijau. Yang terpenting, viagra tidak boleh digunakan oleh penderita penyakit jantung yang menggunakan obat golongan nitrat karena dapat berisiko menurunkan tekanan darah hingga menyebabkan syok dan dapat membahayakan kehidupan.
Cordyceps dalam Dunia Olahraga
Cordyceps populer di kalangan atlet karena khasiatnya yang membantu melawan kelelahan dan meningkatkan kinerja tubuh lebih lama. Seperti yang terjadi pada sekelompok atlet Tiongkok yang terkenal dalam kompetisi maraton tingkat dunia di Beijing pada September 1993*, mereka berhasil memecahkan banyak rekor dunia. Informasi yang didapat menyebutkan bahwa kelompok atlet ini rutin minum minuman energi yang terbuat dari cordyceps. Sejak saat itu, cordyceps menjadi terkenal di kalangan atlet dan tetap populer hingga kini.
Cordyceps: Periksa dengan Teliti Sebelum Mengonsumsi
Karena banyaknya produk suplemen cordyceps di pasaran, tentu saja kualitas dan grade produk berbeda-beda. Oleh karena itu, memeriksa informasi yang tepat dan teliti sebelum mengonsumsi sangat penting, terutama dalam memeriksa bahan-bahan dan jumlah yang tertera. Beberapa produsen mungkin menggunakan cordyceps dengan kandungan zat aktif yang rendah atau terkontaminasi. Pilihlah produsen yang telah mendapatkan sertifikasi standar agar benar-benar bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, orang dengan kondisi kesehatan tertentu mungkin harus berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen, seperti penderita diabetes atau mereka yang mengonsumsi obat penghambat penggumpalan darah. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi.
Sumber:
- * http://www.healthline.com/health/cordyceps-exercise-performance
- www.bangkokhealth.com
- 28 Steinkraus D. C. W. (1994) Chinese caterpillar fungus and world record runners. United State of America.
- 29 Dai, G. B. (2001) CordyMax Cs-4 improves steady-state bioenergy status in mouse liver. Journal of Alternative and Complementary Medicine, 7, 231-240.
- http://prostate-rama.com/reading_detail.php?cid=65
- www.pharmacy.mahidol.ac.th





