Pemeriksaan kesehatan anak sama pentingnya dengan orang dewasa, karena jika ditemukan kelainan lebih awal, dapat membantu perawatan yang tepat waktu dan pencegahan penyakit dengan cara yang benar. Ini mencegah dampak buruk pada perkembangan anak sesuai usianya, dan menjadi dasar untuk memiliki kesehatan yang baik yang seharusnya tidak diabaikan oleh orang tua dan wali, agar si kecil dapat tumbuh sehat di masa depan.
Anak dan Perubahan
Pada setiap tahap pertumbuhan anak, pasti terjadi perubahan yang berbeda sesuai dengan usianya. Pengawasan yang ketat sangat penting untuk menjaga kesehatan anak tetap optimal dan menambahkan apa yang kurang dengan tepat.
- Bayi baru lahir hingga 7 hari sejak melihat dunia untuk pertama kali, akan ada evaluasi kondisi jaundice, tes darah untuk skrining hipotiroid kongenital, tes pendengaran, dan imunisasi penting seperti vaksinasi tuberkulosis dan hepatitis B
- Bayi hingga 6 bulan akan ada pemantauan pertumbuhan, pengembangan kemampuan di berbagai bidang serta pemberian vaksinasi sesuai usia
- Bayi 6 – 12 bulan mulai pemeriksaan kesehatan mulut, untuk mengecek kerusakan gigi, kesehatan gusi karena harus beradaptasi dengan makan makanan, juga pemeriksaan mata untuk skrining strabismus, dan berbagai kelainan lainnya , pemeriksaan pinggul, pemeriksaan alat kelamin, pemeriksaan hemoglobin untuk menilai kondisi anemia.
- Anak usia 1 – 12 tahun ditekankan pada pemeriksaan perkembangan karena terjadi perubahan terus-menerus. Ada pengukuran mata untuk mengatasi masalah penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme, pengukuran tekanan darah, dan hemoglobin , serta saran yang sesuai dalam pembelajaran, bermain, dan bersosialisasi agar dapat beradaptasi dengan baik.
- Remaja 13 – 15 tahun fisik akan tumbuh kuat namun mungkin mengabaikan gizi seimbang, olahraga, dan cara hidup yang tepat, sehingga diperlukan pemeriksaan kesehatan keseluruhan untuk mencegah penyakit jangka panjang.

Periksa Kesehatan Sesuai Usia
Pemeriksaan kesehatan anak sesuai usia yang tepat adalah perhatian penting yang harus diberikan oleh orang tua dan wali, yang dibagi berdasarkan usia anak. Terdiri dari:
- Anak usia 1 – 4 tahun
- Pemeriksaan kelengkapan sel darah merah dan trombosit
- Pemeriksaan kesehatan mulut
- Anak usia 4 – 7 tahun
- Pemeriksaan urine
- Pemeriksaan otomatis kekuatan penglihatan
- Tes buta warna
- Pemeriksaan kesehatan mulut dan rontgen mulut
- Anak usia 7 – 15 tahun
- Pemeriksaan fungsi hati
- Pemeriksaan fungsi ginjal
- Pemeriksaan urine
- Pemeriksaan kelengkapan sel darah dan trombosit
- Pemeriksaan kadar gula darah dan lemak darah
- Pemeriksaan usia tulang dan pubertas pada kasus dengan indikasi
Rincian pemeriksaan kesehatan anak bergantung pada pertimbangan utama dari dokter anak. Mungkin perlu pemeriksaan tambahan sesuai dengan kondisi kesehatan fisik anak masing-masing. Oleh karena itu, harus mengikuti saran dengan ketat agar anak dapat tumbuh sehat dan kuat sesuai usia.





