Tubuh wanita sangat kompleks, terutama sistem internal wanita yang terus berubah yang dapat menyebabkan kelainan tak terduga. Terkadang ada gejala peringatan, namun terkadang tidak ada tanda apapun. Memahami gejala kelainan yang menunjukkan penyakit internal yang sering muncul pada wanita adalah hal penting yang tidak boleh diabaikan untuk mengetahui pencegahannya dan rutin memeriksa kesehatan internal.
1) Pendarahan Abnormal
Gejala pendarahan abnormal (Abnormal Uterine Bleeding, Pendarahan Vagina) termasuk pendarahan setelah menopause, yang harus dibedakan dari penyakit seperti penebalan endometrium yang abnormal (Hyperplasia) dan kanker endometrium (Endometrium Cancer) dimana dokter harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan ultrasound transvaginal (Ultrasound Transvaginal) dan mengambil biopsi endometrium untuk pemeriksaan (Endometrium Biopsy)
Selain itu, gejala pendarahan abnormal lainnya seperti pendarahan di luar siklus menstruasi (lebih pendek dari 21 hari), pendarahan setelah berhubungan seksual, menstruasi yang sangat banyak hingga menyebabkan anemia juga memerlukan konsultasi medis segera karena bisa menjadi gejala kanker rahim atau penebalan endometrium yang abnormal (Hyperplasia) atau bahkan adanya tumor jinak pada rahim seperti mioma rahim (Myoma), adenomiosis (Adenomyosis), polip endometrium (Endometrium Polyp) dan sebagainya.
2) Benjolan di Perut
Benjolan di perut yang ditemukan pada wanita seperti tumor ovarium (Ovarian Tumor), perut kembung dengan adanya cairan di perut (Ascites), bisa jadi gejala kanker ovarium atau kanker peritoneum. Jika terdeteksi dini, yang bisa dilakukan dengan ultrasound, CT SCAN, MRI, PET CT dan lain sebagainya, dapat menjalani pengobatan melalui operasi atau kemoterapi, meningkatkan peluang penyembuhan.
Selain itu, benjolan di perut lain yang ditemukan, seperti tumor mioma (Myoma or Fibroid) perlu mendapatkan perhatian medis segera. Untuk tumor ganas, pasien tidak selalu perlu menjalani operasi kecuali terdapat indikasi utama seperti pertumbuhan tumor yang cepat (Sign of Malignancy) atau tumor menekan organ sekitarnya seperti kandung kemih yang menyebabkan sering buang air kecil atau menstruasi yang sangat banyak hingga menyebabkan anemia.

3) Kanker Serviks
Kanker serviks adalah satu-satunya jenis kanker di dunia yang memiliki pemeriksaan skrining yang efektif karena kanker serviks memiliki perkembangan yang lambat dari sel normal menjadi sel prakanker dan memerlukan waktu hampir 10 tahun sebelum menjadi kanker. Penyebab sel serviks berubah menjadi tahap prakanker mayoritas adalah virus HPV sehingga skrining dengan Pap Smear (Pap Smear atau Pap Test) atau uji HPV DNA (HPV DNA Test) yang mendeteksi strain HPV berisiko tinggi hingga tingkat DNA dapat menemukan kelainan lebih awal, memungkinkan dokter untuk melakukan perawatan sejak awal tahap prakanker untuk mencegah kanker serviks.
Pada pasien dengan hasil pemeriksaan diagnosis yang menunjukkan kelainan kanker serviks mungkin memerlukan kolposkopi (Colposcopy) dan biopsi untuk diagnosis (Biopsy) untuk menemukan lesi prakanker serviks (Pre – cancerous lesion : CIN) yang memerlukan waktu pemeriksaan hanya sebentar untuk merencanakan perawatan lebih lanjut, seperti eksisi loop elektrokauter (LEEP) atau krioterapi (Cryotherapy) mekanisme untuk menangani tahap prakanker sehingga pasien bisa kembali menjalani kehidupannya dengan normal
Kanker serviks dapat dicegah dengan menjaga kesehatan tubuh, menghindari partners seksual ganda, menggunakan kondom setiap kali berhubungan, vaksinasi kanker serviks (HPV Vaccine) dan bagi mereka yang pernah berhubungan sebaiknya melakukan skrining setidaknya setahun sekali, sedangkan bagi yang belum pernah berhubungan, setelah usia 35 tahun, sebaiknya melakukan skrining sekali setahun. Jika ada pendarahan abnormal dari vagina, perut kembung, gangguan pencernaan, atau penurunan berat badan, segera temui dokter.
Penyakit internal wanita dapat dialami oleh semua wanita sehingga penting untuk tidak lengah dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan internal setiap tahun. Jika ada gejala abnormal, pemeriksaan diagnosis dan pengobatan harus segera dilakukan. Pusat Kesehatan Wanita Rumah Sakit Bangkok memiliki obstetris dan ginekolog ahli, tim dokter multidisiplin, dan peralatan modern, siap untuk menangani semua masalah internal wanita agar kualitas hidup Anda meningkat setiap hari.






