Mengenal Radioterapi
Radioterapi adalah pengobatan dengan menggunakan radiasi berenergi tinggi atau partikel berenergi tinggi untuk mengobati kanker di berbagai organ tubuh. Ini dilakukan dengan dosis radiasi yang tepat dan cukup untuk menghancurkan kanker. Setiap sesi radioterapi berlangsung sekitar 10–30 menit dan biasanya memerlukan waktu pengobatan sekitar 4–7 minggu. Waktu perawatan untuk setiap pasien berbeda-beda tergantung pada lokasi, ukuran, tahap perkembangan penyakit, dan jenis kanker.
Persiapan Sebelum Radioterapi
- Menjaga kesehatan tubuh agar tetap fit dan kuat
- Cukup istirahat
- Mengkonsumsi makanan bergizi yang lengkap, seperti protein dari daging, ikan, telur, susu, sayuran, buah-buahan, dll
- Menjaga kebersihan umum tubuh
Panduan Selama Menjalani Radioterapi
Perawatan Kesehatan
- Makan makanan bergizi tinggi, tidak terlalu asin, dan mudah dicerna seperti protein dari daging, ikan, susu, telur, hati, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan agar tubuh tetap kuat. Hindari makanan fermentasi.
- Minum air setidaknya 2,000 cc (2 liter) per hari. Air membantu menjaga kelembapan tubuh dan mengeluarkan panas dari tubuh, atau minuman lain sesuai selera pasien, seperti jus buah atau minuman manis lainnya.
- Jaga kebersihan umum tubuh dari kepala hingga kaki, karena pasien yang menjalani radioterapi mungkin mengalami kelelahan dan daya tahan tubuh yang rendah. Jika tubuh kotor, infeksi dapat terjadi lebih mudah.
- Jika mengalami sembelit atau diare, beri tahu dokter, perawat, atau petugas terkait untuk mendapatkan saran dan perawatan.
- Istirahat cukup setidaknya 6–8 jam per hari. Jika pasien mengalami stres atau sulit tidur, beri tahu dokter atau perawat untuk perencanaan perawatan.
- Berolahraga sesuai kondisi tubuh secara teratur untuk membantu meningkatkan kesehatan dan sirkulasi darah.
- Jika pasien mengalami sakit kepala, nyeri tubuh, atau gejala lain seperti kelelahan, kehilangan nafsu makan, sakit mulut, sakit tenggorokan, menelan sulit, peradangan kulit, beri tahu dokter atau perawat untuk perawatan.
- Buatlah pikiran tetap tenang dan lakukan hobi seperti membaca, mendengarkan radio, menonton TV, atau berbicara dengan orang lain, dll.
- Pasien harus menjalani pemeriksaan laboratorium termasuk CBC seminggu sekali untuk menilai kondisi kesehatan saat mendapatkan radioterapi.
- Hindari tempat dengan banyak orang karena meningkatkan risiko terkena infeksi melalui kontak, udara, makanan, dan minuman.
Perawatan Kulit di Area Radioterapi
- Jaga area radioterapi tetap bersih dan kering setiap saat.
- Pasien bisa mandi, tetapi gunakan air bersih dan hindari sabun atau bedak. Bedak tabur mungkin mengandung logam berat, sehingga menyebabkan iritasi dan menggelapkan kulit lebih banyak. Gunakan bedak jagung sebagai penggantinya, dan setelah mandi gunakan handuk lembut untuk menepuk kulit hingga kering.
- Jangan meletakkan botol air panas atau kompres es di area radioterapi. Hindari terkena sinar matahari langsung terlalu lama, atau kontak panas atau dingin langsung ke area radioterapi karena dapat menyebabkan iritasi kulit.
- Gunakan produk perawatan kulit atau obat topikal di area radioterapi sesuai petunjuk dan pengawasan dokter yang merawat.
- Kenakan pakaian longgar dengan bahan lembut, ringan, nyaman, dan dari serat alami untuk mengurangi gesekan kulit.
- Pasien yang mendapatkan radioterapi di leher mungkin mengalami kulit merah, kering, gatal, gelap, dan mengelupas atau pecah hingga luka. Jangan menggosok, menggaruk, atau mengelupasnya.
- Pasien tidak disarankan berenang, karena kolam renang dengan klorin dapat membuat kulit kering dan mudah teriritasi.
- Jaga tanda Skin Marker di area radioterapi yang ditentukan oleh dokter dan petugas. Jika tanda terhapus, posisi dan keakuratannya perlu diperiksa ulang, yang dapat menghambat waktu pengobatan. Jangan menghapus tanda dengan sengaja.
Panduan Setelah Menjalani Radioterapi
- Pasien harus melanjutkan perawatan yang sama seperti selama radioterapi selama sekitar 1 bulan.
- Jika terjadi gejala tidak normal seperti demam tinggi, pendarahan abnormal, diare parah atau kronis, mual muntah parah, atau tumor muncul kembali di lokasi lama atau baru, segera hubungi dokter.
- Ikuti petunjuk perawatan diri setelah radioterapi sesuai saran dari dokter yang merawat.
- Ikuti pemeriksaan rutin sesuai jadwal yang ditentukan oleh dokter.



