Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Akselerator Linear Partikel (LINAC)

    3 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok Cancer Hospital
    Diperbarui pada: 18 Dec 2025
    Akselerator Linear Partikel (LINAC)
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Cancer Hospital
    Diperbarui pada: 18 Dec 2025

    Tentang LINAC

    Mesin akselerator partikel LINAC adalah mesin radiasi yang menggunakan listrik untuk memproduksi sinar-X berenergi tinggi, yang dapat dibagi menjadi dua tingkat energi sinar-X:

    1. Energi 6 MV, cocok untuk bagian lesi yang tidak lebih dari 10 sentimeter dalam
    2. Energi 18 MV, cocok untuk bagian lesi yang lebih dari 10 sentimeter dalam

    Mesin akselerator partikel LINAC dapat memberikan perawatan dengan teknik standar (Conventional Therapy) dan teknik berakurasi tinggi 3D-CRT (Three Dimensions Conformal Radiation Therapy) atau IMRT (Intensity Modulated Radiation Therapy) yang dapat digunakan untuk merawat setiap bagian tubuh.


    Kelompok Pasien yang Dirawat dengan Mesin Radiasi LINAC

    Indikasi kelompok pasien yang dirawat dengan mesin radiasi LINAC

    • Kelompok penyakit tumor di berbagai bagian otak
    • Kelompok kanker yang menyebar ke otak atau kambuh kembali
    • Kanker di daerah kepala dan leher
    • Kanker tulang belakang, prostat, dan paru-paru
    • Tumor yang terletak dekat dengan organ yang sensitif terhadap radiasi yang dapat berbahaya jika menggunakan teknik pengobatan lama

    Keunggulan dari Mesin Radiasi LINAC

    • Teknologi paling maju saat ini, dengan tingkat keakuratan tinggi dalam perawatan
    • Cocok untuk lesi dari segala ukuran dan dekat dengan organ penting yang sensitif terhadap radiasi
    • Mengatur distribusi radiasi di target agar sesuai dengan ukuran target
    • Mengurangi kerusakan pada jaringan atau organ normal yang berada di sekitar lesi
    • Mengurangi waktu radiasi dengan meningkatkan laju dosis radiasi yang tinggi dan dapat dikontrol dengan komputer
    • Pasien yang menjalani radiasi tidak perlu dirawat di rumah sakit

    Persiapan Sebelum Radiasi

    • Pasien harus menjalani pemeriksaan fisik dan wawancara riwayat kesehatan yang mendetail, termasuk tes darah di laboratorium sebelum radiasi
    • Saat datang untuk radiasi, sebaiknya mengenakan pakaian yang mudah dilepas dan nyaman dipakai
    • Konsumsi makanan yang bermanfaat dan bergizi bagi tubuh
    • Minum air putih setidaknya 6-8 gelas sehari
    • Hindari alkohol, rokok, pinang, dan sirih untuk memastikan tubuh kuat dan siap menerima radiasi
    • Jaga kebersihan tubuh, mulut, dan gigi
    • Jika memiliki penyakit kronis dan harus mengonsumsi obat-obatan secara teratur, dapat meneruskan konsumsi obat tersebut, tetapi harus memberitahu dokter yang menangani terapi radiasi
    • Radiasi membutuhkan waktu lama, sehingga perlu mempersiapkan perjalanan dan tempat tinggal selama menjalani radiasi

    Prosedur Selama dan Setelah Radiasi

    • Berhati-hatilah agar tanda tidak hilang. Jika tanda hilang, segera laporkan kepada petugas saat datang untuk radiasi berikutnya
    • Hindari penggunaan krim atau salep pada kulit di area yang diradiasi
    • Untuk membersihkan tubuh, dapat mandi seperti biasa, tetapi hindari menggosok kerak atau menggunakan sabun di area yang diradiasi
    • Dilarang menempatkan kantong air panas atau dingin di area yang diradiasi
    • Hindari iritasi pada kulit di area yang diradiasi dengan tidak mengenakan pakaian ketat atau berbahan kasar atau menggunakan ikat
    • Jangan gunakan bedak di area yang diradiasi karena bedak mungkin mengandung logam berat yang bisa menyebabkan reaksi serius pada kulit saat diradiasi
    • Hindari mencukur rambut di area yang diradiasi karena bisa menyebabkan luka

    Efek Samping dari Radiasi LINAC

    • Perubahan kulit di area yang diradiasi. Setelah radiasi selama 1-2 minggu, kulit mungkin membengkak, merah, kering, mengelupas, gatal, dan bisa mengelupas atau berkoreng.
    • Kelelahan adalah gejala umum yang bisa terjadi selama radiasi, yang bisa disebabkan oleh kekurangan asupan makanan atau hilangnya nafsu makan
    • Penurunan imun, anemia, dan mudah berdarah akibat radiasi yang menekan fungsi sumsum tulang. Ini sering terjadi saat radiasi di daerah dengan produksi sel darah tinggi seperti panggul, tulang iga, dan dada. Pemantauan dengan memeriksa darah CBC
    • Komplikasi lokal seperti mucositis, diare
    • Mulut kering, jika area kepala, leher, dan kelenjar ludah yang diradiasi
    • Gangguan pencernaan, jika radiasi di daerah perut
    • Gejala otak, jika terjadi radiasi di area kepala yang bisa menyebabkan pembengkakan otak
    • Gejala alat reproduksi, jika radiasi di daerah panggul, seperti pada pria bisa menderita disfungsi ereksi dan pada wanita bisa terjadi penyempitan vagina dan perubahan hormon

    Teknologi kami

    Lihat semua

    Teknologi kami

    VITAL BEAM Mesin radiasi berenergi tinggi untuk pasien kanker Image
    AI
    VITAL BEAM Mesin radiasi berenergi tinggi untuk pasien kanker
    Mesin mamogram digital dan ultrasound payudara Image
    AI
    Mesin mamogram digital dan ultrasound payudara
    Perangkat Bantu Diagnostik Kedokteran Nuklir SPECT Image
    AI
    Perangkat Bantu Diagnostik Kedokteran Nuklir SPECT
    Lihat semua