2. Perawatan Paliatif
Berikut adalah terjemahan bahasa Indonesia yang profesional dan akurat secara medis:
Sindrom Nyeri Kanker (Cancer Pain Syndrome) mengacu pada berbagai jenis nyeriที่ mungkin dialami oleh pasien kanker. Pusat Perawatan Suportif menyediakan perawatan komprehensif untuk meredakan nyeri pada semua stadium kanker.
Setelah pasien didiagnosis, aspek pertama yang perlu dipertimbangkan adalah dampak emosional pada pasien. Dalam kasus kecemasan dan depresi, kami menyediakan tim konselor yang berkolaborasi dengan ahli onkologi di sepanjang proses pengobatan.
Bagi pasien yang mengalami nyeri punggung setelah operasi, kemoterapi, atau yang menderita peritonitis (nyeri ini umumnya berlangsung selama 1-2 minggu), tersedia panduan perawatan yang dapat mencakup pemberian obat intravena dan Patient Controlled Analgesia (PCA). Obat ini dapat diberikan sendiri oleh pasien atau diatur menggunakan alat pengatur waktu dan disuntikkan secara otomatis secara berkala.
Dalam kasus di mana kanker telah menyebar dan pasien mengalami nyeri, dokter akan berkonsultasi dengan tim manajemen nyeri untuk mencari cara meningkatkan kualitas hidup. Hal ini tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga aspek mental dan emosional dalam perawatan. Setelah faktor-faktor ini teridentifikasi, perawatan dapat diberikan, misalnya melalui berbagai aktivitas yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup seperti:
- Panduan berbusana setelah kemoterapi (kerontokan rambut) untuk mendorong partisipasi sosial.
- Saran mengenai pola hidup sehat dan pola makan yang menekankan pada sifat-sifat anti-kanker.
- Sesi Terapi Kelompok tersedia di mana peserta dapat berbagi pengalaman, berkonsultasi, dan saling memberikan dukungan dalam lingkungan yang positif.
- Terapi Musik dan Seni membantu memberikan dukungan emosional dan relaksasi bagi pasien kanker. Aktivitas ini juga dapat dilakukan di rumah.
- Anggota keluarga atau pendamping (Caregivers) diundang untuk bergabung dalam aktivitas sebagai bagian dari Think Positive Club.
Dukungan Masa Berkabung (Bereavement Care) disediakan dalam kasus di mana pasien meninggal dunia; rumah sakit akan terus memberikan dukungan bagi anggota keluarga terkait depresi dan konsekuensi potensial lainnya. Perawatan paliatif mempertimbangkan faktor fisik, psikologis, keluarga, dan sosial saat menangani Penyakit yang Membatasi Hidup (Life Limiting Illness). Lebih lanjut, bagi pasien dengan penyakit terminal, langkah-langkah akan diambil untuk memberikan kenyamanan menjelang ‘Kematian yang Baik’ (Good Death). Konsultasi Perawatan Paliatif tersedia di sepanjang seluruh proses pengobatan.