| |
Suntik Steroid (Steroid)
|
Suntik Cairan Sendi Buatan (Hyaluronic Acid)
|
Suntik Platelet PRP (Platelet Rich Plasma)
|
|
Metode Pengobatan
|
- – Dokter akan menyuntikkan steroid yang dicampur dengan anestesi ke dalam sendi lutut. Mungkin terasa seperti ditekan atau panas, bekerja dengan cepat, membantu mengurangi nyeri dan peradangan dalam 24 – 48 jam dan bertahan hingga 12 minggu. Tidak boleh melebihi 4 kali dalam setahun.
|
- – Dokter akan menyuntikkan cairan sendi buatan atau pelumas jenis asam hialuronat yang bertindak sebagai pelumas dan membantu menyerap benturan langsung ke ruang sendi lutut, sehingga permukaan tulang rawan tidak bergesekan. Bertahan selama 3 – 6 bulan dan dapat diulang sesuai kebutuhan dan anjuran dokter.
|
- – Dokter akan menyuntikkan plasma yang mengandung platelet konsentrasi tinggi milik pasien (PRP) yang melalui proses sentrifugasi memisahkan sel darah merah dan sel darah putih, sehingga tersisa platelet dan faktor pertumbuhan dengan konsentrasi tinggi yang cukup dan sesuai untuk pengobatan. Disuntikkan kembali ke area yang cedera dan membutuhkan pengobatan. Mungkin ada bengkak ringan setelah suntikan. Jumlah suntikan tergantung pada dokter.
|
|
Keunggulan Pengobatan
|
- – Steroid berfungsi menekan proses peradangan jaringan tubuh, membantu mengurangi peradangan lokal, bekerja cepat, mengurangi nyeri dan peradangan dalam 24 – 48 jam.
|
- – Injeksi cairan sendi buatan membantu mengurangi nyeri, peradangan, meningkatkan mobilitas, dan meningkatkan kualitas hidup.
|
- – Platelet konsentrasi tinggi pasien (PRP) merangsangpengeluaran zat untuk memperbaiki dan membentuk jaringan baru lebih cepat dari mekanisme normal, menambah pelumas untuk mengurangi gesekan mengurangi nyeri, memulihkan tulang, sendi, tendon, dan otot tubuh.
|
|
Kelompok yang Disarankan
|
- – Pasien dengan nyeri sendi lutut akibat peradangan.
- – Pasien yang obatnya tidak efektif.
- – Pasien yang tidak dapat mengonsumsi obat antiinflamasi.
|
- – Pasien dengan osteoartritis ringan hingga sedang.
- – Pasien yang mengalami nyeri dan peradangan yang tidak membaik dengan obat dan fisioterapi.
- – Pasien yang lututnya tidak meradang parah sehingga perlu suntikan steroid.
- – Pasien yang menunggu atau tidak siap untuk operasi penggantian sendi lutut buatan
- – Pasien yang tidak dapat menjalani operasi penggantian sendi lutut buatan.
|
- – Pasien yang masih muda, dalam tahap awal penyakit, tulang rawan belum terlalu rusak
- – Pasien dengan osteoartritis ringan hingga sedang.
- – Pasien yang nyeri dan peradangan tidak membaik dengan obat dan fisioterapi.
- – Pasien yang sensitif terhadap obat antiinflamasi (NSAIDs) seperti ibuprofen, dll.
- – Pasien yang tidak dapat menerima suntikan steroid
|
|
Efek Samping yang Mungkin Terjadi
|
- – Kerusakan jaringan di area sendi lutut akibat steroid
- – Penipisan kulit di tempat injeksi dan perubahan warna
- – Peningkatan risiko infeksi, sehingga dokter akan memeriksa infeksi pada atau sekitar kulit di sekitar sendi lutut secara rinci dan meminta riwayat alergi terhadap steroid sebelum pengobatan.
|
- – Pembengkakan dan nyeri pada sendi lutut akibat peradangan selama pengobatan
|
- – Pembengkakan dan nyeri pada sendi lutut setelah suntikan, sekitar 3 hari. Jika memerlukan beberapa kali suntikan, harus ada jeda waktu beberapa minggu atau bulan sesuai anjuran dokter.
|
|
Peringatan
|
- – Pasien tidak boleh memiliki infeksi di dalam atau di kulit di sekitar sendi lutut.
- – Pasien tidak boleh alergi terhadap steroid.
|
- – Karena asam hialuronat sebagian besar diekstraksi dari burung atau puncak burung, tidak dianjurkan untuk pasien dengan riwayat alergi terhadap telur atau unggas. Harap beri tahu dokter sebelum pengobatan.
|
- – Sebelum pengobatan, pasien harus menghindari penggunaan obat atau suntikan steroid selama 2 – 3 minggu, dan hentikan penggunaan obat antiinflamasi non-steroid (NSAIDs) setidaknya 1 minggu
- – Pasien harus berhenti mengonsumsi obat yang menghambat pembekuan darah 5 hari sebelum perawatan.
|
|
Keterbatasan Pengobatan
|
- – Suntik steroid lutut biasanya paling efektif pada suntikan awal, jadi tidak cocok untuk pengobatan jangka panjang, karena dapat mengganggu proses perbaikan alami tubuh. Jika perbaikan tidak terlihat setelah beberapa waktu, pengobatan mungkin perlu diubah.
|
- – Injeksi cairan sendi buatan lebih lambat dalam mengurangi nyeri dibandingkan suntikan steroid
- – Pada orang tua atau pasien dengan osteoartritis lutut parah, dengan kerusakan sendi atau deformitas yang signifikan, injeksi cairan sendi buatan tidak dianjurkan
|
- – Pasien dengan osteoartritis lutut parah, yang sedang mengalami inflamasi atau infeksi yang sudah menyebar, yang memiliki gangguan darah atau pembekuan abnormal yang memerlukan penggunaan antikoagulan, pasien dengan anemia, atau wanita hamil tidak disarankan untuk metode suntikan platelet PRP
|