Karena tidur memiliki peran penting dalam kehidupan dan berkaitan dengan pengumpulan energi, serta menyeimbangkan semua sistem tubuh. Oleh karena itu, tidur yang baik tidak hanya membantu menjaga kesehatan otak tetapi juga membantu membersihkan otak.
Dalam kehidupan sehari-hari selama manusia terjaga, otak dan tubuh akan menggunakan energi dan menghasilkan produk sisa dalam sistem yang berbeda, mirip dengan sampah yang perlu dibuang. Jika jumlahnya banyak dan menumpuk di otak, maka dapat menyebabkan gangguan pengiriman sinyal saraf, penurunan daya ingat, perubahan suasana hati, dan jika sel saraf yang rusak adalah sel saraf yang mengendalikan fungsi organ, akhirnya akan menyebabkan kegagalan fungsi berbagai sistem tubuh.
Tidur agar otak segar
Tidur yang membantu otak membersihkan dan menyegarkan setelah bangun tidur meliputi:
- Tidur dalam jumlah yang cukup
- Polanya dan jadwal tidur yang konsisten
- Mudah memulai tidur, tidur secara terus-menerus tanpa sering bangun
- Tidak bangun untuk ke kamar mandi lebih dari 1 kali semalam
- Memiliki kualitas tidur yang baik, seperti
- Otak bisa tidur dalam tahap tidur ringan, tidur dalam, dan tidur bermimpi secara lengkap
- Bernafas dengan baik, tidak berhenti bernapas, tidak tersumbat
- Tidak mendengkur
- Tidak mengertak gigi
- Detak jantung dalam ritme yang normal
- Otot-otot rileks saat tidur
- Tidak mengigau
- Tidak mengalami kejang tubuh
- Tidur tenang tanpa terbangun atau menjerit
Manfaat dari kualitas tidur yang baik
Jika memiliki jumlah, pola, dan kualitas tidur yang baik akan berdampak positif pada otak antara lain:
- Otak membersihkan sisa produk sel saraf
- Memperkuat ingatan
- Mengembangkan berbagai keterampilan dengan efektif
- Tubuh berfungsi normal secara keseluruhan
Namun, karena perbedaan pada setiap individu, untuk memiliki pola tidur yang baik dengan jumlah, pola, dan kualitas yang sesuai, perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis tidur untuk membangun kesehatan tidur dan basis kesehatan yang kuat untuk tubuh.





