Kerja otak dalam kehidupan sehari-hari harus berpikir dan merespon banyak hal. Otak perlu mendapatkan energi yang cukup, tetapi semakin lama terjaga, energi otak akan semakin berkurang. Namun, sebaliknya akan ada penumpukan limbah yang dihasilkan dari penggunaan energi sel saraf mirip dengan sampah yang mengganggu kemampuan untuk mengirim impuls saraf. Yang sering ditemukan adalah serpihan protein tau (Tau Protein) dan fragmen amiloid (Amyloid Beta) tetapi ketika tidur, otak akan memiliki proses pembersihan serpihan tau dan amiloid secara seimbang, yang harus merupakan tidur berkualitas dan dengan durasi sesuai dengan usia
Masalah Tidur Menciptakan Limbah
Jika punya masalah tidur seperti waktu yang lama untuk tertidur, insomnia, atau tidur yang tidak berkualitas seperti mendengkur, apnea tidur, menggertakkan gigi, tidur bergerak, tidur sambil berjalan, atau jadwal tidur yang tidak teratur, semua ini akan menyebabkan tubuh memiliki proses pembentukan lebih banyak limbah, ada lebih banyak penumpukan protein tau dan amiloid di otak, tetapi pengeluarannya menurun. Penumpukan ini akan mengarah pada kondisi demensia atau Alzheimer
Penderita Alzheimer beberapa orang akan memiliki masalah tidur tidak sesuai waktu, tidur siang, terjaga malam hari, pola makan yang tidak normal, berat badan, ada yang menjadi gemuk atau mungkin kurus, karena protein tau menyebar mengganggu fungsi otak yang mengendalikan siklus tidur-bangun tubuh, serta otak yang mengendalikan produksi hormon pengatur pusat lapar dan kenyang serta hormon lainnya di tubuh sehingga menciptakan siklus tidur yang tidak berkualitas, atau tidur dalam jumlah kecil, atau bahkan terlalu banyak, menjadi faktor pemicu kondisi demensia yang juga mempengaruhi kerusakan sistem tubuh lainnya

Tidur Nyenyak, Otak Bekerja Baik
Tidur berkualitas membantu otak membersihkan protein tau, amiloid, dan produk limbah untuk kembali membangun kesejahteraan otak dan tubuh meliputi
- Tidur dalam durasi yang sesuai 7 – 9 jam pada orang dewasa
- Pola dan jadwal tidur yang konsisten dalam waktu yang sesuai dengan jam dunia
- Tidak sulit untuk mulai tidur, tidur berkelanjutan, tidak terbangun-bangun, tidak masuk ke kamar mandi lebih dari 1 kali per malam
- Kualitas tidur yang baik meliputi
- Otak bisa tidur dalam fase tidur ringan, tidur dalam, dan tidur bermimpi secara lengkap
- Bernapas dengan baik, tidak terhenti, tidak terhambat
- Tidak mendengkur, tidak menggertakkan gigi
- Detak jantung berirama normal
- Otot rileks saat tidur
- Tidak berjalan dalam tidur
- Tidak ada gerakan menyentak tubuh, tidur tenang tanpa terkejut dan berteriak
Oleh sebab itu, untuk memperkuat fungsi otak, tidur menjadi faktor penting. Perlu mencari waktu yang tepat untuk tidur, saat ketika tubuh siap untuk tidur, meningkatkan kualitas tidur agar sesuai dengan kebutuhan otak dan tubuh sesuai usia, agar otak dapat beristirahat, memperbaiki, dan memperkuat pikiran serta ingatan secara efektif.





