Biplane DSA teknologi diagnosis dan pengobatan penyakit stroke
Jika hasil pemeriksaan otak menunjukkan bahwa pasien memiliki penyumbatan pembuluh darah besar, dokter akan menyuntikkan zat kontras untuk mencari lokasi pembuluh darah yang tersumbat, dan menggunakan Biplane DSA untuk mengangkat bekuan darah dari otak dengan metode bedah minimal invasif (Minimal Invasive) dengan memasukkan kateter ke selangkangan, kemudian menyedot atau memasukkan kawat atau jaring untuk menjangkau bekuan darah yang tersumbat, guna membuka pembuluh darah otak agar darah bisa mengalir ke otak tanpa harus melakukan pembedahan membuka tengkorak. Namun, karena pembuluh darah otak sangat rapuh, pengobatan ini harus dilakukan dengan hati-hati oleh tim dokter radiologi yang berpengalaman di bidang neurologi.
Pemulihan setelah perawatan
Pemulihan pasien stroke sejak di ICU atau fase akut (Early Rehabilitation) akan membantu mempercepat pemulihan sisi otak dan kekuatan otot, serta dapat mencegah komplikasi seperti kelemahan otot, lendir yang menghalangi saluran pernapasan, infeksi paru-paru, dan trombosis vena. Pemulihan otot tungkai, keseimbangan, menelan, buang air, melakukan aktivitas sehari-hari, berbicara, bernapas, proses kognisi dan memori, serta pemulihan dari depresi dan masalah kesehatan mental juga diperlukan. Pemulihan yang baik memerlukan kerja sama tim antara pasien, keluarga atau pengasuh, tim dokter, dan tim Koordinator Stroke agar pasien dapat berlatih dan belajar keterampilan baru, sehingga dapat kembali menjalani hidupnya dengan normal.
- Terapi fisik latihan kekuatan tungkai, keseimbangan, gerakan, dan berjalan
- Terapi okupasi pemulihan kekuatan otot dalam penggunaan lengan dan tangan, latihan menelan, latihan buang air kecil dan besar, latihan melakukan aktivitas sehari-hari
- Terapi wicara latihan berbicara dan bernapas
- Pemulihan proses kognitif, berpikir, dan memori
- Pemulihan dari depresi dan masalah kesehatan mental
Setiap pasien memiliki risiko yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya adalah pasien lanjut usia atau mungkin memiliki penyakit penyerta yang berbeda. Dokter akan mempertimbangkan pengobatan untuk masing-masing pasien.


