Bangkok Neuroscience Center menawarkan layanan holistik dengan penekanan pada:
- Diagnosis … penyebab penyakit
- Perawatan … dengan teknologi medis canggih
- Pencegahan … terjadinya kekambuhan penyakit
- Rehabilitasi … mengembalikan pasien pada kualitas hidup yang baik.
Otak Anda dapat mempertahankan kekuatannya melalui pencegahan dan deteksi dini oleh tim medis multidisiplin khusus

Klinik Stroke
BDMS NEUROSCIENCE INSTITUTE BLACK BRAIN HEALTH LLC, USA BEKERJA SAMA DENGAN KEITH L. BLACK, MD yang bersertifikasi internasional terkait pencegahan dan pengobatan stroke dari JCI (Joint Commission International) yang berbasis di Amerika Serikat. Ini merupakan indikasi kesiapan dari pusat ini dalam perawatan pasien stroke yang dipimpin oleh tim medis multidisiplin khusus yang terdiri dari spesialis stroke, perawat, fisioterapis, ahli gizi, psikolog, dan apoteker yang semuanya berkoordinasi dengan tujuan pengobatan efektif yang memungkinkan pasien untuk melanjutkan pemulihan di rumah.
Klinik Parkinson
Klinik Parkinson menyediakan layanan diagnosis dan pengobatan untuk gangguan gerak termasuk Parkinson, suatu kondisi yang semakin umum terjadi pada pasien lanjut usia.
Klinik Epilepsi
Kami menyediakan perawatan komprehensif dan holistik oleh tenaga medis spesialis untuk membantu menjaga dan meningkatkan kualitas hidup pasien epilepsi. Layanan diagnostik dan pengobatan oleh tenaga medis spesialis serta konsultasi untuk kasus epilepsi atau gejala epilepsi. Saran yang relevan akan diberikan mengenai metode pengobatan terbaik dan cara mengurangi risiko saat kejadian berlangsung.
Klinik Sakit Kepala
Sakit kepala dan implikasinya telah menjadi alasan utama pasien untuk mencari konsultasi medis. Sakit kepala dapat disebabkan oleh sejumlah faktor seperti migrain, sakit kepala tegang, dan sebagai akibat dari penyakit atau kondisi lain yang membahayakan tubuh seperti tumor otak, stroke, dan ensefalitis.
Klinik Gangguan Tidur
Menyediakan skrining dan diagnosis tidur (Sleep test / Polysomnography) untuk pasien yang memiliki masalah tidur, termasuk mendengkur (Snoring) dan berhenti bernapas saat tidur (Obstructive sleep apnea), insomnia, kantuk berlebihan pada siang hari (Excessive daytime sleepiness), serta gangguan ritme sirkadian (Circadian rhythm disorder).
