Bangkok Hospital
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Bangkok Hospital
Hubungi kami
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Apa itu Office Syndrome? Gejala dan cara pengobatannya

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Assoc. Prof. Dr. Phichamon Khanittanuphong

    Bangkok Hospital Hat Yai

    Diperbarui pada: 05 Mar 2026
    Assoc. Prof. Dr. Phichamon Khanittanuphong
    Assoc. Prof. Dr. Phichamon Khanittanuphong
    Bangkok Hospital Hat Yai
    Apa itu Office Syndrome? Gejala dan cara pengobatannya
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Hat Yai
    Diperbarui pada: 05 Mar 2026

    Office Syndrome atau sindrom kantor

    Adalah nyeri pada leher, tengkuk, bahu, dan punggung akibat duduk bekerja atau menggunakan ponsel dalam waktu lama
    Secara medis sering berkaitan dengan Myofascial Pain Syndrome atau kondisi otot dengan titik nyeri tekan (Trigger Point)

    Siapa yang berisiko?

    • Duduk bekerja di depan komputer dalam waktu lama
    • Menggunakan ponsel/tablet secara terus-menerus
    • Postur tidak sesuai
    • Stres, kurang istirahat

    Bagaimana gejalanya?

    • Nyeri tegang pada leher, tengkuk, bahu
    • Nyeri menjalar ke kepala atau menjalar ke lengan
    • Nyeri saat ditekan pada titik tertentu
    • Terkadang disertai rasa kebas

    Perlu menemui dokter jika nyeri berlanjut lebih dari 2–4 minggu atau disertai rasa kebas

    Bagaimana cara mendiagnosis?

    Dokter akan menanyakan riwayat, memeriksa fisik, dan meraba untuk mencari titik Trigger Point
    Pada beberapa kasus mungkin diperlukan pemeriksaan tambahan untuk membedakan dari penyakit lain yang gejalanya mirip

    Cara mengobati Office Syndrome

    Penanganan biasanya menggunakan beberapa metode bersama, yaitu:

    • Perbaikan postur (Ergonomics) menata meja, kursi, dan layar agar sesuai untuk mengurangi faktor risiko penyebab
    • Fisioterapi merilekskan otot dan mengajarkan latihan
    • Suntikan obat pereda nyeri pada titik Trigger Point (Trigger Point Injection) mengurangi nyeri spesifik pada titik dengan cepat
    • Akupunktur gaya Barat (Dry Needling) menstimulasi titik Trigger Point tanpa obat
    • Terapi gelombang kejut Shockwave Therapy (Focus & Radial) cocok untuk gejala kronis
    • Peripheral Magnetic Stimulation (PMS) gelombang magnet menstimulasi saraf dan otot, mengurangi nyeri mendalam

    Dokter akan melakukan penilaian untuk memilih pendekatan yang sesuai untuk tiap kasus

    Bagaimana cara mencegah?

    • Menata meja kerja agar sesuai
    • Istirahat untuk peregangan setiap 30–60 menit
    • Berolahraga untuk memperkuat otot leher dan bahu
    • Mengurangi menunduk menatap ponsel dalam waktu lama 

    Kesimpulan

    Office Syndrome adalah masalah yang sering ditemukan pada usia kerja, namun dapat diobati
    Jika mengalami nyeri leher, tengkuk, bahu yang kronis, jangan dibiarkan terlalu lama. Penilaian sejak dini membantu penanganan lebih mudah dan mengurangi kekambuhan

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Assoc. Prof. Dr. Phichamon Khanittanuphong

    Rehabilitation Medicine

    Assoc. Prof. Dr. Phichamon Khanittanuphong

    Rehabilitation Medicine

    Doctor profileDoctor profile

    Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi

    Departemen Rehabilitasi

    [email protected]

    Dokter terkait

    Lihat semua dokter

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Rehabilitasi stroke: semakin cepat dimulai, semakin besar peluang pemulihan Image
    AI
    Rehabilitasi stroke: semakin cepat dimulai, semakin besar peluang pemulihan
    Lihat informasi kesehatan lainnya