Pada tanggal 14 Oktober 2563 Mayor Jenderal Dr. Niwat Boonyuan, Direktur Rumah Sakit Bangkok Chiangmai, membuka kampanye cuci tangan yang benar dalam rangka Hari Global Hand Washing Day 2020 yang diadakan Rumah Sakit Bangkok Chiangmai setiap tanggal 15 Oktober setiap tahun. Kegiatan ini melibatkan tim dokter dan perawat yang berkolaborasi dengan orang-orang dari seluruh dunia untuk membuat pelanggan dan masyarakat Chiang Mai menyadari pentingnya mencuci tangan dengan sabun 6 langkah yang benar. Selain itu, sertifikat diserahkan kepada Departemen Kedokteran Anti-Penuaan sebagai departemen dengan kesadaran tertinggi pelanggan terhadap pembersihan tangan hingga 100% sepanjang tahun lalu.

Dalam acara “BCM Hand Washing Day”, demonstrasi mencuci tangan yang benar dilakukan oleh tim medis dan eksekutif rumah sakit. Terdiri dari 6 langkah, yaitu mencuci bagian depan telapak tangan, belakang tangan, tinju, ibu jari, ujung jari, dan pergelangan tangan, atau disebut dengan istilah mudah “Depan, Belakang, Tinju, Jempol, Ujung, Pergelangan”. Selain itu, ada tarian bersama lagu Corona Virus dari perwakilan perawat dari berbagai departemen untuk memberikan warna acara ini, serta pembagian sabun tangan kepada pengunjung dan pelanggan di lobi lantai 1 rumah sakit.



Mengutamakan dan mengampanyekan cara mencuci tangan yang benar ini adalah hal penting dan dilakukan secara berkelanjutan di rumah sakit. Tidak hanya pada tenaga medis dan staf di setiap departemen yang sudah melakukannya secara rutin, tetapi juga dengan mempromosikan kesadaran dan menggugah pentingnya nilai tersebut kepada pengunjung. Termasuk menyelenggarakan kegiatan mengajarkan cara mencuci tangan secara keliling untuk mendidik organisasi, pusat perbelanjaan, lembaga pendidikan, dan masyarakat di provinsi Chiang Mai. Terutama selama pandemi COVID-19, karena bukan hanya menjadi salah satu cara efektif untuk melindungi diri dari virus, tetapi juga membangun kebersihan yang baik untuk mencegah penyakit menular lainnya. Oleh karena itu, hal ini diakui oleh para ahli di seluruh dunia sebagai cara efektif dan murah untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit, seperti yang diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization: WHO).




