Bagi para penggemar fashion, varises adalah sesuatu yang harus dihindari karena memamerkan kulit memberikan kepercayaan diri bagi para penggemar fashion. Wanita cantik sebaiknya rajin memperhatikan gejala yang ada di kaki, terutama area betis, karena gejala varises bisa muncul tanpa peringatan sebelumnya. Beberapa orang mungkin merasakan kelelahan, nyeri otot, nyeri saat berdiri atau duduk lama, bengkak di kaki dan kaki, atau kram di malam hari. Atau, mungkin mulai terlihat seperti anyaman laba-laba merah, hijau, atau ungu.
Berukuran kecil hanya 1-5 milimeter. Namun, jika merupakan gejala awal varises, ukuran varises adalah antara 1-3 milimeter, biasanya berupa garis hijau di bawah kulit.
Siapa yang Berisiko Varises di Kaki?
- Pekerjaan yang mengharuskan berdiri atau duduk dalam waktu lama
- Wanita memiliki kemungkinan lebih tinggi mengidap penyakit ini dibandingkan pria, terutama pada wanita hamil
- Semakin bertambah usia, semakin tinggi kemungkinan mengidap penyakit ini
- Orang dengan berat badan berlebih juga memiliki kemungkinan lebih besar terkena varises di kaki
- Penyakit ini lebih sering terjadi pada orang dengan riwayat keluarga
- Orang yang kurang berolahraga menyebabkan otot kaki (yang membantu menopang pembuluh vena di kaki) menjadi kurang efektif

- Gejala awal pada orang yang berisiko varises sering diabaikan, seperti nyeri, rasa tegang di betis, atau rasa berat di kaki, serta kram di kaki. Gejala ini menjadi lebih jelas saat duduk atau berdiri lama, disebabkan oleh pelebaran pembuluh kapiler (Spider Vein) yang menyebabkan nyeri, dan gejala tersebut dapat mereda dengan mengangkat kaki atau memijat kaki.
- Varises hanyalah gejala awal dari gangguan vena kronis yang mengakibatkan gejala semakin parah, dengan waktu pengawasan sekitar 10 tahun. Lebih dari setengah pasien mengalami varises yang semakin parah atau gejala kaki bengkak, dermatitis, nyeri, perubahan warna kulit, atau yang terparah adalah munculnya luka kronis.
- Gejala pelebaran pembuluh kapiler(Telangiektasia) ditandai dengan ukuran yang lebih kecil dari varises dengan warna ungu gelap yang jelas terlihat. Pada beberapa pasien, pembuluh kapiler lebih dangkal dan dekat dengan kulit, sehingga rentan terhadap pecahnya pembuluh darah yang membuat luka langsung pada dinding pembuluh darah, menyebabkan perdarahan langsung dari pembuluh darah.
- Jika ada gejala gangguan sirkulasi pada varises, ini juga meningkatkan risiko pembekuan darah pada varises. Gumpalan darah tersebut mungkin menuju paru-paru, yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Karenanya, jika mengalami nyeri atau bengkak pada varises, segera dapatkan layanankonsultasi dokter
- Jika dibiarkan dalam waktu lama, aliran darah tidak lancar, menyebabkan darah terkumpul di kaki dan varises menyebabkan luka kronis atau yang disebut ulkus vena.



