Pemeriksaan Kesehatan Setelah Sembuh dari COVID-19
Demi Paru-paru yang Fit dan Sehat
Kabar baik! (Yang mungkin masih ada) untuk pasien yang telah sembuh dari COVID-19!
Anda dapat memeriksa tubuh untuk penilaian awal dan dapat merencanakan pemulihan kesehatan agar kembali fit and sehat, siap kembali menjalani rutinitas sehari-hari dengan percaya diri. Selain itu, menjaga kekuatan paru-paru atau mendukung kapasitas paru-paru agar tidak menurun seiring waktu sangatlah penting, karena jika tubuh tidak 100% pulih, beberapa pasien mungkin tidak bisa kembali bekerja sepenuhnya atau harus berhenti sementara, hingga dapat menyebabkan depresi menjadi hambatan dalam kehidupan sehari-hari.
Gejala Setelah Sembuh dari COVID
Diketahui bahwa infeksi COVID-19 dapat menyebabkan gangguan pada berbagai organ, tidak terbatas pada paru-paru, jantung, otak, ginjal, sistem pencernaan, dan sistem endokrin. Setiap pasien mungkin mengalami gangguan pada sistem yang berbeda dan paling sering sistem pernapasan yang menjadi sasaran utama. Beberapa pasien yang sembuh tetap mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, nyeri dada, atau mengi. Hal ini dikarenakan infeksi merusak jaringan paru-paru yang menyebabkan obstruksi atau perubahan bentuk bronkus. Sebab, terjadi fibrosis paru, emboli paru, atau hipertensi pulmonal, yang semuanya dapat menjadi penghambat untuk kembali ke kehidupan normal.
Dari sisi jantung dan pembuluh darah juga tidak kalah terpengaruh. Virus COVID-19 yang masuk ke tubuh dapat menyebabkan iskemia miokard, miokarditis, perikarditis, aritmia, dan pada beberapa kasus dapat terjadi gejala neurologis seperti sakit kepala, kelemahan, mati rasa, atau wajah asimetris, depresi. Gejala pada sistem lainnya termasuk gagal ginjal, peradangan usus, hingga dapat menyebabkan gejala depresi.
Pemeriksaan Kesehatan Setelah Infeksi COVID-19
Pemeriksaan kesehatan setelah infeksi COVID-19 sangat direkomendasikan oleh dokter. Penilaian ini sebaiknya dilakukan setidaknya 6 minggu setelah sembuh dari infeksi untuk memantau apakah ada dampak atau gangguan yang terjadi pada tubuh kita.
Berdasarkan pedoman pemulihan pasien yang sembuh dari infeksi COVID-19 di Inggris pada tahun 2020, disarankan untuk melakukan evaluasi sebagai berikut:
- Gejala umum dan abnormal yang muncul setelah sembuh dari infeksi
- Foto rontgen paru atau CT Scan jaringan paru
- Uji fungsi paru-paru
- Pemeriksaan kadar oksigen dalam darah, tekanan darah, denyut nadi setelah berjalan selama 6 menit
- Penilaian kebutuhan oksigen jangka panjang bagi setiap pasien
- Evaluasi rencana rehabilitasi fisik paru-paru
- Pemantauan pembekuan darah di pembuluh darah paru
- Evaluasi sistem saraf dan otot
- Evaluasi kondisi psikologis pasien setelah infeksi
- Perawatan pasien pada tahap akhir
Pasien yang sembuh dari COVID-19 harus bertemu dokter untuk menjalani pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh setelah pulih dari infeksi agar dapat menemukan dan mengobati gangguan yang mungkin timbul dengan tepat waktu.
Salam hangat dari
Spesialis Penyakit Pernapasan dan Keadaan Kritis Sistem Pernapasan
Departemen Penyakit Dalam | Rumah Sakit Bangkok Chiang Mai



