Berlari hingga batas maksimal! Ukur kekuatan tubuh hingga maksimal dengan Vo2Max
Berlari di treadmill sambil mengukur gelombang jantung dengan berlari pada treadmill hingga maksimum untuk memeriksa kebugaran, menyesuaikan jadwal latihan, dan mengurangi risiko kematian mendadak akibat olahraga
- VO2 max atau konsumsi oksigen maksimal adalah kemampuan maksimum dalam memanfaatkan oksigen selama berolahraga yang dapat mencerminkan kebugaran tubuh peserta tes saat itu. Ini dapat dievaluasi dengan melakukan olahraga dan mengukur gas yang dihirup-dibuang oleh peserta tes. Tes ini disebut cardiopulmonary exercise test (CPET atau CPx). Peserta tes yang memiliki kebugaran tubuh tinggi akan mendapatkan nilai tinggi. Namun, VO2 max juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti jenis kelamin, usia, ras, dan lain-lain.
- Ambang anaerobik atau ambang laktat menggambarkan batas penggunaan metabolisme aerobik dari peserta tes sebelum tubuh beralih ke pembakaran tanpa menggunakan oksigen (metabolisme anaerobik), yang dapat menyebabkan kelelahan dan nyeri otot. Ini merupakan informasi penting untuk menyesuaikan jadwal latihan peserta tes agar dapat meningkatkan efisiensi penggunaan metabolisme aerobik di masa mendatang.
- Tingkat pembakaran lemak tertinggi (fat oxidation) untuk digunakan dalam penurunan berat badan atau latihan agar lebih efisien menggunakan lemak sebagai sumber energi.
- Zona detak jantung (heart rate zone) untuk digunakan dalam menyusun jadwal latihan yang sesuai bagi peserta tes.
- Untuk mengevaluasi respons sistem pernapasan, sistem kardiovaskular, untuk memantau kelainan pada kedua sistem tersebut selama berolahraga.
- Skrining risiko penyakit jantung jika diuji bersamaan dengan pemantauan EKG.
Siapa yang cocok?
Atlet dan Pelatih:
Pengujian CPET adalah alat yang bermanfaat bagi atlet dan pelatih. Dapat memberikan informasi tentang sistem kardiopulmoner atlet secara rinci dan akurat. Informasi ini dapat membantu atlet dan pelatih mengetahui kebugaran tubuh yang telah berkembang dari latihan sebelumnya dan juga mendapatkan informasi untuk diimplementasikan dalam menyusun jadwal latihan, agar peserta tes dapat meningkatkan kapasitas fisik secara tepat dan lebih efektif.
Evaluasi kemampuan fisik:
- VO2 max: CPET dapat mengukur VO2 max atlet, yaitu jumlah oksigen maksimal yang dapat digunakan oleh tubuh. Informasi ini dapat membantu atlet dan pelatih dalam menentukan program latihan yang efektif.
- Ambang Anaerobik: CPET dapat mengukur ambang anaerobik, yaitu titik di mana tubuh mulai memproduksi asam laktat lebih cepat daripada kemampuan menghilangkannya. Informasi ini dapat membantu atlet dan pelatih dalam menentukan zona latihan yang tepat.
Mendiagnosis penyakit jantung dan paru-paru:
- Penyakit Jantung: CPET dapat membantu mendiagnosis berbagai penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner dan aritmia saat berolahraga.
- Penyakit Paru-paru: CPET dapat membantu mendiagnosis berbagai penyakit paru-paru, seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis saat berolahraga.
Memantau efektivitas pengobatan:
- CPET dapat digunakan untuk memantau hasil pengobatan penyakit sistem kardiopulmoner.
Menentukan program latihan fisik:
- CPET dapat digunakan untuk menentukan program latihan fisik yang aman dan efektif untuk setiap atlet. Pelari maraton disarankan melakukan tes CPET sebelum kompetisi untuk menetapkan kecepatan lari yang sesuai, merencanakan latihan, dan memeriksa apakah tubuh siap untuk kompetisi.
- Atlet yang ingin mempersiapkan diri untuk kompetisi, seperti lari 5 kilometer, 10 kilometer, maraton, dan triatlon.
- Pecinta olahraga
- Atlet yang ingin meningkatkan kapasitas fisik, yang ingin berlatih di zona yang tepat untuk meningkatkan kemampuan olahraga.
- Atlet yang ingin mencegah cedera.
Lanjut Usia:
- Lanjut usia yang mudah lelah
- Lanjut usia dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung atau paru-paru
- Lanjut usia yang ingin memulai program latihan fisik untuk menjaga kebugaran dan kualitas hidup yang baik
Pasien dengan penyakit kardiopulmoner:
- Pasien dengan penyakit jantung koroner
- Pasien dengan penyakit katup jantung
- Pasien dengan asma
- Pasien dengan penyakit paru obstruktif kronis
Orang dengan risiko tinggi penyakit kardiopulmoner:
- Orang dengan obesitas
- Orang dengan tekanan darah tinggi
- Orang dengan kolesterol tinggi
- Orang dengan diabetes
- Orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung
Orang yang ingin mengevaluasi kapasitas fisik:
- Orang yang ingin mengetahui tingkat kebugaran tubuh
- Orang yang ingin memulai program latihan fisik
Keuntungan dari Tes CPET
- Merupakan tes yang aman
- Merupakan tes yang rinci dan akurat
- Dapat memberikan informasi tentang sistem kardiopulmoner
- Membantu dokter dalam mendiagnosis penyakit dengan tepat
- Membantu pasien mendapatkan perawatan yang sesuai
Persiapan sebelum Tes CPET
- Hindari merokok 24 jam
- Hindari minum teh, kopi, dan soda 24 jam
- Hindari makan 3 jam
- Memakai pakaian olahraga biasa atau pakaian yang fleksibel
- Membawa obat-obatan rutin
Langkah-langkah Tes CPET
- Dokter akan melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik
- Pasien harus berjalan atau berlari di atas treadmill
- Pasien harus memakai masker untuk mengukur penggunaan oksigen dan karbon dioksida
- Dokter akan memantau detak jantung, tekanan darah, dan EKG (jika memilih tes dengan pemantauan EKG)
Pusat Jantung Bangkok Chiang Mai | Rumah Sakit Bangkok Chiang Mai
Telp. 052 089 888 atau Call Center 1719
Line Official : @BangkokChinagmai
Artikel terkait






