Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Hubungi kami
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    "Aspirin" Pahlawan yang Lebih dari Sekadar Obat Penghilang Nyeri dan Penurun Demam?

    3 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok Hospital Chiang Mai
    Diperbarui pada: 09 ديسمبر 2025
    "Aspirin" Pahlawan yang Lebih dari Sekadar Obat Penghilang Nyeri dan Penurun Demam?
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Chiang Mai
    Diperbarui pada: 09 ديسمبر 2025

     

    “Aspirin” Pahlawan yang Lebih dari Sekadar Obat Pereda Nyeri dan Penurun Demam?

     

    Orang Barat dulu pernah mengatakan “sebutir apel sehari, dokter tak perlu dicari”
    Tetapi saat ini, banyak orang mungkin percaya bahwa obat pereda nyeri yang tersedia di toko-toko swalayan
    seperti “obat Aspirin” terlihat akan merebut posisi apel sebagai pahlawan!

     

    Obat Aspirin yang kita kenal dengan baik telah ditemukan untuk digunakan meredakan nyeri dan menurunkan demam lebih dari seratus tahun yang lalu. Saat ini, Aspirin dikenal secara luas dan tersedia dalam berbagai dosis, seperti Aspirin dosis rendah yang disebut “Bayi Aspirin” (81 miligram) atau dosis 325 miligram, dan sebagainya. Data penelitian medis di masa lalu menunjukkan bahwa penggunaan “Bayi Aspirin” selain untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam, juga bermanfaat dalam mencegah penyumbatan pembuluh darah jantung atau mencegah stroke pada individu dengan risiko tinggi secara signifikan. Hal ini membuat banyak dokter merekomendasikan pasien mengonsumsi obat ini secara terus-menerus untuk mencegah penyakit tersebut, dan kemudian diikuti oleh anjuran yang semakin meluas dalam beberapa tahun berikutnya.

    Baru-baru ini, data penelitian medis sejak tahun 2018 menemukan jawaban baru yang membuat dunia medis kembali sadar terhadap sifat-sifat obat ini bahwa pahlawan ini mungkin tidak cocok untuk semua orang dan mungkin juga menimbulkan risiko yang tidak perlu bagi pasien.

    Jurnal-jurnal medis terkemuka dunia seperti Lancet dan New England Journal of Medicine serta Journal of American Medical Association melaporkan kesimpulan yang sejalan bahwa penggunaan obat ini pada individu yangbelum memiliki penyakit jantung danbelumpenyakit pembuluh darah otak tidak layak dibandingkan risiko yang mungkin timbul dan juga dapat menyebabkan pendarahan di dalam tengkorak. Berdasarkan penelitian terhadap lebih dari 130.000 relawan, ditemukan bahwa memberikan obat ini pada individu yang belum memiliki penyakit jantung dan pembuluh darah dikaitkan dengan peningkatan kejadian pendarahan dalam tengkorak sebesar 37%. Itu berarti dalam setiap 1.000 pasien yang menerima obat ini, akan ada 2 kasus pendarahan dalam tengkorak! Dan yang lebih mengejutkan bagi kita orang Asia adalah penemuan bahwa risiko tersebut meningkat pada orang Asia dan pada individu dengan berat badan rendah (Jurnal JAMA diterbitkan online Mei 2019).

    Membaca hingga titik ini, pasien dengan penyakit jantung dan pembuluh darah di rumah kita jangan terlalu panik, terutama mereka yang telah didiagnosis oleh dokter Anda bahwa memiliki risiko tinggi dalam penyakit pembuluh darah otak dan pembuluh darah perifer pada anggota tubuh. Karena dalam kelompok ini obat ini masih dianggap memiliki manfaat yang sangat besar dan nilai yang sangat memuaskan, meskipun mungkin meningkatkan risiko terjadinya pendarahan, namun manfaat dalam mencegah penyumbatan pembuluh darah jauh lebih besar. Oleh sebab itu, pasien perlu terus mengonsumsi obat ini sesuai dengan anjuran dokter.

    Pada akhirnya, meskipun Bayi Aspirin mungkin bukan pahlawan bagi semua orang, juga ada penemuan sifat-sifat lain yang bermanfaat terus-menerus. Namun, apapun “obat baik” itu, pasien perlu mendapatkan anjuran dari dokter sebelum mengonsumsi obat apapun dan tidak boleh membeli obat sendiri tanpa diagnosis mengenai efek samping dari dokter spesialis demi keselamatan tertinggi bagi diri kita sendiri.

    Dengan harapan terbaik,
    Pusat Penyakit Jantung Bangsawan Chiang Mai

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Menilai risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah Image
    AI
    Menilai risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah
    Benarkah bahwa pengukuran tekanan darah harus dipantau selama 24 jam? Image
    AI
    Benarkah bahwa pengukuran tekanan darah harus dipantau selama 24 jam?
    Harapan baru untuk mengontrol berat badan Image
    AI
    Harapan baru untuk mengontrol berat badan
    Lihat informasi kesehatan lainnya