Tren Terbaru! Perawatan ‘Manis’ 24 Jam!
Hari ini kami berkesempatan bertemu dengan Dr. Teerajet Kittiphumi, spesialis penyakit dalam, sub-spesialisasi endokrinologi, dan metabolisme. Kami ingin memperbarui tren kesehatan terbaru tahun ini. Kami mengamati bahwa banyak orang di sekitar kita mengonsumsi lebih sedikit gula. Kedai kopi dan bubble tea terkemuka di Chiang Mai biasanya menyediakan pilihan tingkat manis, membuatnya nyaman bagi pecinta kesehatan dan kecantikan untuk mengatur berat badan lebih efektif. Bagi pasien diabetes, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan lebih, dapat mengikuti tren alat baru yang memudahkan pasien diabetes memantau kadar gula secara berkelanjutan 24 jam melalui aplikasi di smartphone dengan mudah.
Terima kasih atas gambar: www.medtronic-diabetes.com.au
Apa itu CGM? Keuntungan yang berbeda dari pemeriksaan gula lainnya
Saat ini ada teknologi baru yang disebut pemeriksa gula berkelanjutan atau Continuous Glucose Monitoring (CGM), yaitu perangkat yang dipasang di bawah kulit dan mengukur kadar gula dari cairan antar sel. Setelah itu, sinyal dikirim melalui sistem Bluetooth untuk menampilkan hasil kadar gula melalui smartphone setiap saat. Ini dapat mengukur hingga 288-480 kali dalam 1 hari (tergantung model perangkat). Juga, alarm dapat diatur melalui aplikasi untuk memberi tahu ketika gula tinggi atau rendah bahkan saat tidur.
- Membantu mengontrol kadar gula dan mengurangi gula dalam darah (HbA1C)
- Mengurangi kejadian gula darah rendah
- Menunjukkan fluktuasi kadar gula (Glucose variability) yang mempengaruhi terjadinya komplikasi diabetes
- Menunjukkan hubungan antara makanan yang dikonsumsi dengan kadar gula
Perangkat CGM tahan air dan terpasang kuat pada pasien, sehingga dapat digunakan saat mandi dan berolahraga secara normal. Oleh karena itu, CGM menjadi alat bantu lain yang nyaman, aman, dan efektif dalam perawatan pasien diabetes.
Mengapa kita perlu memeriksa gula darah sepanjang waktu?
Inti dari pengobatan diabetes yang efektif adalah mengontrol kadar gula agar tidak terlalu tinggi atau rendah. Jika terlalu tinggi, dapat menyebabkan komplikasi dalam jangka panjang, atau terlalu rendah yang berbahaya bagi pasien. Biasanya, pasien mengetahui kadar gula darah mereka dengan melakukan tes darah kapiler sendiri atau Self-Monitoring of Blood Glucose (SMBG) sebanyak 1-7 kali sehari tergantung jenis dan tingkat keparahan diabetes. Ini mungkin perlu dilakukan sering kali, menyebabkan rasa sakit berulang kali. Untuk pembacaan yang akurat, periksa kebenaran dan tanggal kedaluwarsa strip tes gula secara berkala.
Pemeriksa gula berkelanjutan cocok untuk siapa
Dapat digunakan oleh semua jenis pasien diabetes, baik
- Mereka yang menyuntikkan insulin intensif, 3 kali sehari atau lebih, atau menggunakan pump insulin
- Mereka yang mengalami gula darah rendah atau mengalami gula darah rendah tanpa gejala (Hypoglycemic unawareness)
- Pasien diabetes yang menggunakan formula insulin lain tetapi belum dapat mengontrol gula
- Pasien diabetes saat hamil, terutama diabetes tipe 1 saat hamil
Mudah dipasang dan lebih sedikit rasa sakit
Para dokter spesialis akan memasangnya pada pasien yang membutuhkan dengan membagi perangkat menjadi 3 bagian- Wearable sensor adalah perangkat yang dimasukkan ke dalam lapisan bawah kulit di daerah perut atau belakang lengan untuk mengukur kadar gula.
- Transmitter adalah alat yang terpasang pada sensor untuk mengirimkan sinyal melalui sistem Bluetooth ke perangkat penerima untuk merekam nilai.
- Receiver adalah perangkat penerima dari transmitter untuk menampilkan hasil, merekam kadar gula, dan memberikan notifikasi jika gula darah lebih tinggi atau lebih rendah dari yang diatur. Penerima ini bisa berupa smartphone atau perangkat dari set CGM.
CGM dibagi menjadi 3 jenis, yaitu
- Real-time CGM adalah sistem yang mengukur dan merekam nilai kadar gula secara otomatis setiap saat.
- Intermittently scanned / Flash CGM (isCGM) adalah sistem yang mengukur nilai setiap saat, namun memerlukan perangkat penerima sinyal untuk membaca nilainya agar dapat menampilkan dan merekam kadar gula tersebut.
- Professional CGM (rtCGM) adalah perangkat yang terpasang pada pasien selama 7-14 hari yang tidak dapat menampilkan kadar gula saat dipasang. Kemudian perangkat tersebut dilepas dan hasil gula dilihat secara retroaktif oleh dokter untuk menyesuaikan pengobatan.
Namun, pasien masih perlu melakukan tes tusuk pembuluh ujung jari 1-2 kali sehari untuk mengatur nilai agar akurat. Disarankan untuk dilakukan sebelum makan atau sebelum tidur. Perbedaan nilai gula dengan tes ujung jari bisa sekitar 10% dan menampilkan hasil lebih lambat dari gula sebenarnya (Lag times) sekitar 5-20 menit. Jika ada gejala yang tidak sesuai dengan nilai yang diperoleh, pasien harus melakukan tes tusuk pembuluh ujung jari untuk memastikan keakuratan hasil. Bagi mereka yang tertarik menggunakan pemeriksa gula berkelanjutan (CGM) dan merawat diabetes, dapat menghubungi timdokter ahli.
Dengan niat baik dari Dr. Teerajet Kittiphumi Spesialis penyakit dalam, sub-spesialisasi endokrinologi, dan metabolisme Departemen Penyakit Dalam | Rumah Sakit Bangkok Chiang Mai Tel 052 089 888 atau Call Center 1719 Artikel terkait


