Hari ini BCM Lifestyle mengundang Assoc. Prof. Dr. Weerachai Nawawong, seorang ahli bedah jantung terkemuka dari Bangkok Heart Center Chiang Mai, untuk berbicara tentang pendekatan proaktif dalam merawat pasien penyakit jantung yang tidak hanya berfokus pada pasien tetapi juga mencakup “keluarga”.
Keluarga adalah sumber semangat, berbagi suka dan duka, menemani sejak sebelum operasi, setelah operasi, masa pemulihan, hingga pasien sembuh total.

Pasien dan Keluarga sebagai Titik Awal
“Pertemuan keluarga atau Family Meeting adalah ketika tim medis memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pasien dan keluarga dengan bahasa yang mudah dipahami, memberikan kesempatan untuk bertanya secara dekat agar semua orang memahami rencana perawatan bersama.” — Assoc. Prof. Dr. Weerachai

Untuk memastikan keyakinan dan pengetahuan yang lengkap pada pasien, tim mengintegrasikan konsep ‘pertemuan keluarga’ ke dalam ACS Pathway, rencana perawatan dini untuk penyakit jantung iskemik, membuat prosesnya jelas, terukur, dan sesuai dengan standar internasional, berbeda dari rumah sakit umum yang hanya menyiapkan untuk pasien dengan kondisi berat atau yang tidak dapat mengambil keputusan sendiri.
“Mengintegrasikan Family Meeting ke dalam proses perawatan membantu pasien mendapatkan perspektif baru, selain dari diagnosis, pengobatan, atau operasi, karena proses Medical Pathway kadang rumit, membuat pasien dan keluarga sulit memahaminya. Bertemu dengan tim medis memungkinkan semua pihak memahami gejala dan rencana perawatan lebih baik, sehingga perawatannya lebih lancar.”
Berbicara dalam Bahasa Sederhana, Menekankan Pemahaman

“Kami berbicara dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami pasien, kadang-kadang juga menggunakan dialek daerah.”
“Keluarga ingin mengetahui tindakan selanjutnya oleh dokter, bagaimana kondisi pasca operasi nanti, bagaimana harus berperilaku, dalam situasi mana anggota keluarga bisa berpartisipasi, biasanya diadakan setelah operasi jantung untuk memberitahukan perkembangan dan mencegah kejutan.”
Proses Pemulihan Proaktif
Setelah operasi jantung, di ruang ICU, tim dokter dan perawat memberitahu keluarga yang menunggu di area tunggu terpisah. Ketika pasien mulai pulih, mereka memasuki Cardiac Rehabilitation. Tim ahli bedah berdiskusi dengan dokter rehabilitasi untuk merancang terapi fisik “Segera setelah pasien membuka mata, proses pemulihan proaktif dimulai.”


Tim multidisiplin dari pusat penyakit jantung dan pusat rehabilitasi terdiri dari ahli bedah jantung, dokter jantung, dokter rehabilitasi, terapis fisik, ahli gizi, dan lain-lain, mempercepat pemulihan pasien. Bahkan pasien lanjut usia yang sebelumnya tidak dapat berjalan pun bisa menggunakan walker setelah operasi dalam waktu singkat.
Perawatan pasien penyakit jantung dengan “hati” dari tim dokter pusat penyakit jantung disampaikan melalui pertemuan dan kolaborasi lintas disiplin secara rutin, mengoptimalkan proses untuk meningkatkan perawatan fisik dan mental, dengan dasar sebagai satu keluarga, menghormati hak pasien, memahami konteks dan mempertimbangkan keselamatan sesuai standar JCI (Joint Commission International).




