Sering kencing dan sering pergi ke toilet mungkin membuat banyak orang merasa ini adalah hal yang normal. Namun, kenyataannya sebenarnya Anda mungkin mengalami kondisi kandung kemih terlalu aktif (Overactive Bladder – OAB) yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dalam jangka panjang jika tidak segera diobati.
Mengenal Kandung Kemih Terlalu Aktif
Kondisi kandung kemih terlalu aktif (Overactive Bladder – OAB) adalah penyakit yang penyebabnya belum diketahui dengan jelas. Kondisi ini terjadi karena kepekaan kandung kemih yang lebih cepat dari biasanya, menyebabkan otot kandung kemih berkontraksi sering, sehingga gejala sering kencing baik siang maupun malam muncul, terlepas dari banyak atau sedikitnya air yang diminum. Hal ini dapat mengganggu ketenangan, mengurangi kepercayaan diri, menyebabkan kecemasan, dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada wanita daripada pria dan dapat ditemukan pada orang yang bekerja di usia 30 – 40 tahun, serta lebih banyak ditemukan pada orang yang lansia berusia 50 tahun ke atas.
Gejala Penyakit
Gejala yang dapat menandakan adanya kandung kemih terlalu aktif meliputi:
- Sering kencing dengan frekuensi lebih sering dari biasanya, tidak kurang dari 7 kali pada siang hari dan tidak kurang dari 2 kali pada malam hari.
- Kebutuhan untuk segera kencing rasa sakit ingin kencing yang tidak dapat ditahan, harus segera ke toilet.
Periksa untuk Mengetahui Pasti
Pemeriksaan untuk kandung kemih terlalu aktif dapat dievaluasi oleh dokter spesialis. Dokter akan melakukan tanya jawab dan memberikan penilaian secara rinci yang mempertimbangkan:
- Frekuensi dan jumlah kencing dalam satu hari, dari bangun tidur hingga sebelum tidur malam.
- Frekuensi dan jumlah kencing pada malam hari dari tidur hingga bangun pagi.
- Frekuensi rasa sakit ingin kencing yang tidak dapat ditahan.
- Frekuensi kebocoran urin saat tiba-tiba merasa sakit dan tidak dapat menahan.
Selain itu, sampel urin akan diambil untuk memeriksa infeksi, urin sisa, dan fungsi otot kandung kemih saat diisi dengan air untuk mendiagnosis penyakit lain. Pengiriman untuk pemeriksaan bergantung pada kebijaksanaan dokter.
Mengobati Kandung Kemih Terlalu Aktif
Kondisi kandung kemih terlalu aktif adalah penyakit kronis yang memerlukan perawatan terus-menerus. Dokter akan mempertimbangkan metode perawatan secara rinci yang dapat meliputi:
Mengubah perilaku terdiri dari
- Mencatat diari pengeluaran urin (Voiding Chart), dengan rincian jumlah air yang diminum setiap kali dan jumlah urin setiap kali keluar, dengan mencatat harian selama 24 jam.
- Mengurangi dan menghentikan minum air 2 jam sebelum tidur untuk mencegah bangun kencing saat tidur.
- Menghindari minuman yang memiliki efek diuretik, termasuk minuman berkafein, teh, kopi, soda, minuman beralkohol.
- Dalam kasus penggunaan obat dengan efek diuretik, konsultasikan dengan dokter untuk penyesuaian obat yang tepat.
- Latihan mengontrol pengeluaran urin (Time Voiding) membantu menahan kencing lebih lama, mengurangi frekuensi ke toilet, dengan menentukan waktu kencing. Ketika ingin kencing, keluar dari ruang toilet terlebih dahulu. Setelah rasa mulai hilang, catat waktu dan lihat setiap berapa menit atau jam ingin buang air lalu coba perpanjang waktu, jika kencing tidak selesai, duduklah di toilet dan coba lagi, semua harus di bawah pengawasan dokter spesialis.
Mengkonsumsi Obat
Obat yang digunakan untuk mengobati kandung kemih terlalu aktif membantu mengurangi kontraksi otot kandung kemih, membantu pasien menahan kencing lebih lama, mengurangi frekuensi kencing, dan meningkatkan kapasitas kandung kemih. Obat harus dikonsumsi secara teratur berdasarkan saran dokter spesialis dan disertai perubahan perilaku. Obat oral saat ini populer karena efek sampingnya sedikit.
Suntik Botulinum Toxin
Penyuntikan Botulinum Toxin ke otot kandung kemih melalui endoskopi digunakan jika pasien tidak responsif atau tidak menanggapi obat oral. Cara ini mungkin memerlukan penyuntikan ulang dan dapat menyebabkan efek samping seperti kesulitan buang air kecil atau urin tidak keluar sepenuhnya sehingga pasien harus melakukan kateterisasi mandiri.
Stimulasi Saraf Pengontrol Sistem Urinaria
Metode ini menggunakan arus listrik untuk merangsang saraf yang mengontrol fungsi kandung kemih. Ada metode perawatan sementara dan permanen. Penting untuk melakukan perawatan dengan dokter spesialis yang ahli dalam bidang ini.
Operasi Memperbesar Kandung Kemih
Jika semua perawatan dilakukan dan tidak menunjukkan hasil, operasi untuk memperbesar kandung kemih mungkin diperlukan untuk meningkatkan kapasitas urine. Metode ini tidak populer karena efek sampingnya yang cukup banyak, termasuk aliran urin yang lemah, urine tidak tuntas, endapan urine, peningkatan risiko infeksi saluran kemih dan batu kandung kemih. Konsultasi rinci dengan dokter spesialis sangatlah penting.
Walaupun kondisi kandung kemih terlalu aktif tidak memberikan dampak berbahaya bagi tubuh, tetapi mengganggu kehidupan sehari-hari dan aktivitas harian, serta dapat mempengaruhi kesehatan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penting untuk mengamati diri sendiri dan segera berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk pengobatan yang tepat, agar kualitas hidup dapat bertahan lama.




