Hipoksia dapat terjadi pada orang yang harus berada di ketinggian atau melakukan perjalanan dengan pesawat, terutama pada mereka yang memiliki gangguan pernapasan dan mereka yang baru pulih dari penyakit paru-paru yang berisiko tinggi mengalami hipoksia. Karena saat berada di ketinggian, kadar oksigen di udara akan berkurang dan sel darah merah mungkin tidak dapat membawa oksigen ke jaringan dengan cukup. Hal ini dapat menyebabkan otak dan organ lain kekurangan oksigen. Oleh karena itu, tes hipoksia sebelum naik pesawat membantu mempersiapkan penumpang yang berisiko mengalami kekurangan oksigen dan dapat mempersiapkan peralatan bantuan selama perjalanan dengan tepat.
Apa Itu Hipoksia?
Hipoksia (Hypoxia) adalah kondisi di mana tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup, menyebabkan kadar oksigen dalam jaringan lebih rendah dari standar. Hal ini mempengaruhi fungsi tubuh dan otak, menyebabkan disfungsi, kehilangan kontrol, dan gejala berat lainnya, seperti detak jantung cepat, napas pendek, pusing, pucat, dan sebagainya.
Jenis-Jenis Hipoksia
Hipoksia ada 4 jenis, yaitu:
- Hipoksia akibat tubuh mendapatkan oksigen sedikit (Hypoxic Hypoxia) paling sering terjadi akibat berada di tempat yang tinggi. Tekanan atmosfer menurun, menahan napas, asma, pneumonia, atau adanya gas dalam rongga pleura dan lain-lain.
- Hipoksia akibat darah (Hypemic Hypoxia) seperti penurunan sel darah merah akibat anemia, kehilangan darah, kelainan hemoglobin dan lain-lain.
- Hipoksia akibat gangguan sirkulasi darah (Stagnant Hypoxia) seperti penurunan tekanan darah akibat gagal jantung dan lain-lain.
- Hipoksia akibat keracunan sel (Histotoxic Hypoxia) terjadi akibat tubuh mendapatkan racun seperti karbon monoksida, sianida, alkohol dan lain-lain.
Kelompok Berisiko Tinggi Terkena Hipoksia
- Orang dengan gangguan pernapasan, masalah pada sistem pernapasan
- Orang yang baru pulih dari penyakit paru-paru
Apa Saja Gejala Hipoksia?
Jika mengalami hipoksia, gejala yang akan dialami adalah
- Kulit pucat atau kebiruan
- Batuk, mual, muntah, detak jantung cepat tidak normal
- Lesu, pusing sakit kepala
- Berkeringat banyak, panas dingin, kesemutan di tangan dan kaki
- Napas pendek, susah bernapas, napas bersiul
- Gelisah
- Pandangan kabur, bingung, pusing
- Penurunan kesadaran, tidak merespons rangsangan eksternal, jika dibiarkan dapat menimbulkan halusinasi, kejang, pingsan, bisa memasuki kondisi koma, dan dapat menyebabkan kematian.

HYPOXIC CHALLENGE TEST apa itu
Tes kebugaran tubuh dalam kondisi udara simulasi dengan kadar oksigen rendah (Hypoxic Challenge Test) adalah simulasi kondisi udara di dalam kabin pesawat dengan kadar konsentrasi oksigen lebih rendah dari normal di permukaan laut, menggunakan alatReduced Oxygen Breathing Device (ROBD) yang mencampurkan oksigen, nitrogen, dan udara normal dalam proporsi yang sesuai dengan berbagai ketinggian untuk menyerupai kondisi udara di kabin pesawat yang maksimum mencapai 8,000 kaki. Tes melibatkan pengambilan riwayat medis, pemeriksaan fisik, pengukuran saturasi oksigen di ujung jari, penilaian fungsi sistem pernapasan dan penilaian kondisi peserta uji sesuai standar internasional.
Persiapan Sebelum HYPOXIC CHALLENGE TEST
Siapkan tubuh sebelum tes dengan menghindari minum alkohol, tidak merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya, cukup istirahat setidaknya 8 jam, hindari olahraga berat, hindari aktivitas yang berisiko infeksi saluran pernapasan atau infeksi lainnya. Jika memiliki penyakit kronis, obat rutin dapat tetap diminum, makan sebelum tes setidaknya 30 menit, jangan makan berlebihan setelah tes selama 24 jam. Jika ada gejala abnormal segera konsultasikan dengan dokter.
Bagaimana Mencegah Hipoksia?
Bagi mereka yang berisiko harus melakukan perjalanan dengan pesawat atau khawatir tentang masalah pernapasan selama dalam kondisi oksigen rendah saat penerbangan, disarankan untuk menjalani tes kebugaran tubuh dalam kondisi udara simulasi dengan kadar oksigen rendah (Hypoxic Challenge Test) untuk menilai kesehatan dan kesiapan, mengenali gejala kekurangan oksigen, mempersiapkan peralatan oksigen tambahan bagi pasien selama perjalanan dengan tepat, sehingga dapat menghindari hipoksia yang mungkin terjadi.
Dokter Ahli Tes HYPOXIC CHALLENGE TEST
Dr. Tawatchai Limsatabodee Dokter Kedokteran Pencegahan Spesialis Kedokteran Penerbangan Pusat Kedokteran Penerbangan Sipil Rumah Sakit Bangkok
Dapatklik di siniuntuk membuat janji sendiri
Rumah Sakit Penyedia Layanan Tes HYPOXIC CHALLENGE TEST
Pusat Kedokteran Penerbangan Sipil Rumah Sakit Bangkok menyediakan tes kebugaran tubuh dalam kondisi udara simulasi dengan kadar oksigen rendah (Hypoxic Challenge Test) oleh dokter kedokteran penerbangan yang tersertifikasi oleh Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT) dan tim lintas disiplin dengan pengalaman dan keahlian tinggi, serta peralatan dan teknologi canggih agar yakin setiap kali naik pesawat



