Masalah ukuran dan kekenduran payudara sering mengganggu wanita. Pembesaran payudara menjadi pilihan untuk meningkatkan kepercayaan diri wanita. Saat ini, ada teknik operasi pembesaran payudara dengan sayatan kecil menggunakan metode endoskopi yang membantu menyembunyikan bekas luka kecil, mengurangi komplikasi operasi, rasa sakit minimal, dan pemulihan cepat, sehingga pembesaran payudara bukan lagi hal yang mencemaskan.
Pembesaran Payudara dengan Metode Operasi Endoskopi
Operasi pembesaran payudara dengan metode endoskopi (Endoscopic Breast Surgery) ahli bedah akan menggunakan alat khusus yang disebut kamera endoskop (Endoscope) yang dilengkapi kamera kecil dengan lampu di ujung tabung dan menampilkan gambar pembesaran melalui monitor. Ini memungkinkan ahli bedah melihat pembuluh darah dan jaringan di dalam dengan jelas, dengan menyusup melalui sayatan ketiak, kemudian menggunakan alat khusus berukuran kecil untuk membedah rongga otot sesuai dengan prosedur operasi.
Secara umum, pembesaran payudara melalui sayatan ketiak tidak memungkinkan melihat rongga di dalam yang akan dioperasi untuk pemasangan silikon. Sebelumnya, diperlukan alat berukuran besar untuk memisahkan rongga dalam payudara, sehingga operasi pembesaran payudara melalui ketiak memiliki lebih banyak keterbatasan dibandingkan dengan sayatan di bawah payudara, memerlukan waktu pemulihan lebih lama, karena memar dan pendarahan besar, serta memakan waktu lebih lama untuk mendapatkan bentuk payudara yang diinginkan, dan terdapat kemungkinan tinggi terjadinya jaringan parut pasca operasi (Capsular Contracture)

Untuk silikon yang digunakan dalam operasi pembesaran payudara dengan metode endoskopi, akan digunakan silikon yang sangat lembut, mendekati payudara wanita asli, elastisitas tinggi, dan terlihat sangat alami, cocok untuk dimasukkan dalam sayatan kecil. Tersedia dalam berbagai model dan ukuran, oleh karena itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi secara rinci dengan dokter mengenai jenis, ukuran dan merek sebelum menjalani operasi.

Keuntungan Operasi
- Bekas luka kecil hanya 3 – 4 sentimeter karena menyembunyikan bekas luka kecil di daerah ketiak, jadi sulit terlihat, tergantung pada ukuran silikon yang dipasang.
- Silikon tepat di posisi karena ahli bedah menggunakan alat operasi kecil yang sangat presisi untuk membedah rongga sesuai dengan ukuran silikon yang akan dipasang.
- Mengurangi risiko terbentuknya jaringan parut, mengurangi pembengkakan dan pendarahan saat operasi, rasa sakit minimal, pemulihan cepat karena ahli bedah dapat melihat detail pembuluh darah dan jaringan dengan jelas melalui kamera saat operasi, tidak perlu memasukkan selang drainase, mengontrol ukuran rongga di dada, tidak mengganggu lapisan penutup tulang rawan yang mungkin menyebabkan nyeri pasca operasi, sehingga pemulihan cepat dalam waktu 1 – 2 hari
- Mengurangi langkah yang tidak perlu, operasi pembesaran payudara dengan metode endoskopi membantu mengurangi waktu operasi dan langkah yang tidak perlu saat operasi, sehingga mengurangi komplikasi seperti pendarahan dan rasa sakit pasca operasi.

Perawatan Pasca Operasi Pembesaran Payudara Endoskopi
- Mungkin ada nyeri bekas luka, dapat mengkonsumsi obat pereda nyeri untuk mengurangi gejala
- Menggunakan bra jenis Support Bra dan Sport Bra sesuai saran dokter
- Hindari mengkonsumsi makanan fermentasi dan minuman beralkohol
- Hindari olahraga berat 2 – 4 minggu setelah operasi
- Hindari mengemudi 7 – 10 hari setelah operasi
- Hindari hubungan seksual 6 minggu pertama setelah operasi
- Datanglah ke dokter sesuai jadwal janji setiap kali
Operasi pembesaran payudara dengan bekas luka kecil menggunakan metode endoskopi membantu mengurangi rasa sakit, pemulihan cepat, dan mengurangi komplikasi operasi. Yang terpenting adalah memilih perawatan operasi dengan ahli bedah berpengalaman dan fasilitas medis yang memenuhi standar, memiliki peralatan canggih, serta didukung oleh tim multidisiplin untuk memberikan perawatan optimal, sehingga pembesaran payudara dapat dilakukan dengan percaya diri dan mendapatkan hasil payudara yang diinginkan.






