Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    5 Hal yang Mungkin Anda Tidak Tahu tentang Bedah Maksilofasial

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Dr. Chainarong Kosolsupasirichai

    Bangkok Hospital Headquarter

    Diperbarui pada: 11 ธ.ค. 2025
    Dr. Chainarong Kosolsupasirichai
    Dr. Chainarong Kosolsupasirichai
    Bangkok Hospital Headquarter
    5 Hal yang Mungkin Anda Tidak Tahu tentang Bedah Maksilofasial
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 11 ธ.ค. 2025

    Ketika terjadi kecelakaan rahang dan wajah, baik jatuh dari ketinggian, dianiaya, atau kecelakaan mobil, operasi bedah rahang dan wajah (Maxillofacial Surgery) oleh dokter ahli sangat penting untuk membantu pasien kembali menggunakan anggota tubuh yang fungsinya mirip seperti semula. Oleh karena itu, mengetahui detail dasar adalah hal yang penting.

     

    1) Pentingnya Maxillofacial Surgery

    Maxillofacial Surgery adalah cabang khusus yang melakukan operasi di area rahang dan wajah untuk membantu pasien yang mengalami kecelakaan terkait rahang dan wajah kembali hidup secara normal.

     

    2) Siapa saja yang perlu dirawat dengan Maxillofacial Surgery

    • Pasien yang mengalami kecelakaan saat itu, termasuk jatuh dari sepeda, tabrakan kendaraan, jatuh dari ketinggian, dianiaya
    • Pasien yang mengalami kecelakaan dan kemudian terjadi kelainan, termasuk jatuh atau dianiaya tidak terlalu parah, gejala yang terlihat seperti tidak bisa menggigit, melihat ganda, sulit bernapas, sakit telinga
    • Pasien yang telah menjalani perawatan kemudian ingin memperbaikinya kembali

    " "​

    3) Tingkat Kesulitan dalam Perawatan Maxillofacial Surgery

    Setiap bagian di wajah masing-masing berperan penting. Tantangan dalam perawatan adalah fungsi-fungsi seperti penglihatan, pengunyahan, dan lain-lain yang harus sejalan dengan keadaan normal serta seindah mungkin. Selain itu, dalam kasus perawatan yang sulit biasanya ditemukan pada pasien dengan patah tulang di beberapa bagian yang memerlukan keahlian tim dokter yang terdiri dari ahli bedah plastik, dokter specialis mata (Oculoplastic), dan dokter gigi spesialis (Maxillofacial) yang bekerja sama dalam perawatan pasien untuk mengurangi kemungkinan pasien harus kembali dioperasi di kemudian hari.

     

    4) Berapa lama waktu perawatan

    Pasien yang mengalami kecelakaan di area rahang dan wajah seringkali juga mengalami cedera otak. Oleh karena itu, tim dokter harus mengadakan rapat dengan dokter bedah saraf untuk menilai kondisi otak yang sesuai untuk operasi agar dilakukan secepat mungkin. Periode waktu emas (Golden Period) tidak boleh lebih dari 1-2 minggu karena tulang yang patah akan mulai membentuk jaringan lunak, yang membuat penyatuan tulang ke posisi semula semakin sulit. Mungkin perlu mematahkan tulang lagi sehingga perawatan menjadi lebih kompleks. Setelah menjalani operasi bedah rahang dan wajah (Maxillofacial Surgery), pasien mungkin akan diikatkan gigi untuk merangka rahang dan harus mengonsumsi makanan cair sekitar 2-4 minggu. Dokter akan menjadwalkan kunjungan tindak lanjut 1 minggu, 2 minggu, 1 bulan, 3 bulan, dan 6 bulan setelah operasi.

     

    5) Bagaimana cara mencegah cedera pada wajah

    Gunakan helm, terutama yang tertutup penuh, itu adalah metode pencegahan terbaik, serta pasang sabuk pengaman setiap saat. Jika gigi asli terlepas, segera cari gigi tersebut, pegang pada bagian gigi, bukan akarnya, cuci dengan air bersih secara perlahan untuk menghapus kotoran, lalu rendam dalam susu atau air dingin, kemudian segera temui dokter gigi agar gigi dapat dipasang kembali di tempatnya secepat mungkin.

     

    Jika terjadi kecelakaan rahang dan wajah, hal terpenting adalah segera menemui dokter ahli untuk mendapatkan perawatan secepat mungkin, untuk mendapatkan hasil pengobatan yang memuaskan.

     

    " "​

     

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Dr. Chainarong Kosolsupasirichai

    Oral and Maxillofacial Surgery

    Dr. Chainarong Kosolsupasirichai

    Oral and Maxillofacial Surgery

    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Memperkuat pondasi senyuman untuk jangka panjang, pilihlah implan gigi di Rumah Sakit Bangkok. Image
    AI
    Memperkuat pondasi senyuman untuk jangka panjang, pilihlah implan gigi di Rumah Sakit Bangkok.
    Veneer menciptakan senyum indah yang alami di RS Bangkok. Image
    AI
    Veneer menciptakan senyum indah yang alami di RS Bangkok.
    Guided Biofilm Therapy (GBT) menghilangkan karang gigi dan plak penyebab kerusakan gigi dan masalah gusi. Image
    AI
    Guided Biofilm Therapy (GBT) menghilangkan karang gigi dan plak penyebab kerusakan gigi dan masalah gusi.
    Lihat informasi kesehatan lainnya