Penyakit katup jantung yang umum ditemukan pada orang Thailand adalah degenerasi katup jantung sesuai usia dan penyakit jantung rematik. Selain itu, dapat ditemukan dari penyebab lain seperti cacat katup jantung bawaan, infeksi pada katup jantung, kelainan jaringan katup jantung bawaan, dan lain-lain. Katup jantung yang paling sering mengalami masalah adalah katup mitral (Mitral Valve), yang terletak di antara atrium kiri dan ventrikel kiri. Jika tidak terlalu kompleks, tidak terlalu parah, tidak menimbulkan masalah pada banyak katup jantung, dan pasien tidak memiliki komplikasi, saat ini dapat dilakukan operasi bedah minimal invasif untuk memperbaiki katup mitral dengan luka yang kecil (Minimally Invasive Surgery Mitral Valve Repair) yang membantu pasien tidak perlu memotong tulang dada (Sternum), luka kecil, nyeri sedikit, memulihkan lebih cepat, dan dapat kembali melakukan aktivitas seperti yang diinginkan.
Perbaikan Katup Mitral melalui Kateter
Operasi bedah minimal invasif untuk memperbaiki katup jantung (Minimally Invasive Surgery Mitral Valve Repair) dengan menggunakan alat bedah yang dirancang khusus dan menggunakan kamera untuk melihat gambar secara rinci melalui lubang kecil 4 lubang di sekitar tulang rusuk kanan untuk melihat gambar dengan jelas. Juga akan menggunakan mesin jantung dan paru-paru buatan pada pembuluh darah di pangkal paha untuk membantu mendukung fungsi sementara paru-paru dan jantung sehingga dokter dapat melakukan operasi perbaikan dan mengganti katup jantung dengan lancar tanpa harus memotong tulang dada (Sternum) seperti yang dilakukan di masa lalu. Metode ini tidak hanya memerlukan waktu operasi yang singkat, sekitar 3 – 4 jam, tetapi juga membuat luka berukuran kecil, sekitar 4 – 5 sentimeter saja, serta kehilangan darah sedikit, mengurangi risiko infeksi pada tulang dada karena tidak perlu memotong tulang dada, dan waktu pemulihannya singkat dan dapat kembali melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal. Metode ini sangat bergantung pada keahlian dokter spesialis yang berpengalaman.
Pertimbangan Sebelum Operasi
Ahli bedah jantung akan mempertimbangkan operasi bedah minimal invasif untuk memperbaiki katup jantung dengan luka yang kecil (Minimally Invasive Surgery Mitral Valve Repair) dari gejala dan kelainan pasien serta hasil pemeriksaan fungsi katup jantung dengan mesin echocardiogram (Echocardiogram) yang menunjukkan kelainan katup jantung dengan jelas. Jika harus menjalani operasi, dokter spesialis jantung akan mempertimbangkan usia, kondisi fisik pasien, penyakit bawaan, atau penyakit lain yang ditemukan bersamaan, serta posisi katup jantung yang mengalami masalah. Dalam kasus di mana pasien tidak dapat menjalani operasi penggantian katup dengan metode standar, operasi bedah minimal invasif untuk memperbaiki katup jantung dengan luka yang kecil (Minimally Invasive Surgery Mitral Valve Repair) adalah alternatif lain yang dapat membantu pasien mendapatkan kembali kualitas hidup yang baik.
Keuntungan Operasi
- Tidak perlu memotong tulang dada (Sternum)
- Luka kecil
- Nyeri sedikit
- Kehilangan darah sedikit
- Mengurangi risiko infeksi
- Mengurangi waktu pemulihan
- Dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal
- Tidak perlu khawatir mengenai estetika
Namun demikian, operasi bedah minimal invasif untuk memperbaiki katup mitral dengan luka yang kecil (Minimally Invasive Surgery Mitral Valve Repair) sangat bergantung pada diagnosis oleh dokter spesialis jantung. Jika pasien memiliki banyak komplikasi, mungkin tidak memungkinkan untuk dioperasi dengan metode ini, di mana dokter akan mempertimbangkan metode operasi yang paling tepat untuk membantu pasien kembali mendapatkan kualitas hidup yang baik. Rumah sakit jantung Bangkok siap memberikan perawatan jantung dengan peralatan canggih dan tim lintas disiplin selama 24 jam untuk hasil perawatan terbaik.






