Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Pasien Sistem Saraf dengan Vaksinasi COVID-19

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Dr. Chanjira Satukijchai

    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)

    Diperbarui pada: 31 ธ.ค. 2025
    Dr. Chanjira Satukijchai
    Dr. Chanjira Satukijchai
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Pasien Sistem Saraf dengan Vaksinasi COVID-19
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok International Hospital (Brain x Bone)
    Diperbarui pada: 31 ธ.ค. 2025

    Sehubungan dengan situasi wabah penyakit COVID-19 saat ini, pasien dengan penyakit sistem saraf atau dalam kelompok penderita penyakit kronis memiliki risiko tinggi terinfeksi COVID-19 yang dapat menimbulkan gejala parah dan menyebabkan pneumonia infeksi ataupun kematian. Oleh karena itu, pasien disarankan untuk segera mendapatkan vaksin COVID-19 untuk membantu mengurangi keparahan dan angka kematian akibat infeksi COVID-19 

    Vaksinasi COVID-19 pada Pasien Sistem Saraf

    Panduan vaksinasi COVID-19 untuk pasien dengan penyakit sistem saraf meliputi:

    1) Penyakit Stroke

    • Pasien yang mengonsumsi obat antiplatelet (Aspirin, Clopidogrel, Cilostizol) dianjurkan menggunakan jarum berukuran kecil dan tidak menggosok otot setelah vaksinasi

    • Pasien yang mengonsumsi obat pengencer darah (Warfarin, New oral anticoagulant) jika menggunakan Warfarin harus memeriksa tingkat INR sebelum vaksinasi dan harus memiliki kadar < 3 dianjurkan menggunakan jarum berukuran kecil dan tidak menggosok otot setelah vaksinasi

    Catatan

    • Penyakit stroke tidak menjadi kontraindikasi untuk vaksinasi

    • Sebaiknya tunda vaksinasi jika gejala tidak stabil atau dalam keadaan penyakit yang parah

    • Tidak perlu menghentikan obat rutin yang dikonsumsi

    2) Epilepsi / Demensia / Penyakit Parkinson / Penyakit Saraf dan Otot Genetik / Sakit Kepala Migren

    • Setelah vaksinasi mungkin mengalami demam atau memicu sakit kepala, disarankan untuk mengonsumsi Paracetamal atau obat pereda nyeri (NSAID) untuk mengurangi sakit kepala

    Catatan

    • Epilepsi / Demensia / Penyakit Parkinson / Penyakit Saraf dan Otot Genetik / Sakit Kepala Migren tidak menjadi kontraindikasi untuk vaksinasi

    • Tidak perlu menghentikan obat rutin yang dikonsumsi

    3) Penyakit Saraf Imunologi

    • Ensefalitis (Autoimmune encephalitis)

    • Penyakit Demielinasi Sistem Saraf Pusat (Multiple Sclerosis [MS], Neuromyelitis optica spectrum disorder [NMOSD], Myelin oligodendrocyte glycoprotein antibody-associated disease [MOGAD], Myelitis) 

    • Penyakit Radang Saraf Akut atau Kronis (Acute inflammatory demyelinating polyneuropathy [AIDP], Guillain-Barre Syndrome [GBS], Chronic Inflammatory Demyelinating Polyneuropathy [CIDP])

    • Miopati atau kelemahan otot (Myositis, Myasthenia gravis [MG])

    • Neuritis Kranialis (Bell’s palsy, Cranial Neuritis)

    Catatan

    • Penyakit saraf imunologi tidak menjadi kontraindikasi untuk vaksinasi

    • Kecuali vaksinasi dilakukan saat gejala tidak stabil atau dalam kondisi penyakit yang mengancam jiwa, tunggu hingga gejala
    stabil dan konsultasikan dengan dokter untuk penilaian individu

    • Pada pasien yang belum memulai terapi imunosupresan dan jika bisa menunggu, selesaikan vaksinasi 2 dosis setidaknya 2 minggu sebelum memulai terapi

    • Pada pasien dengan kondisi stabil dan telah menerima terapi imunosupresan, konsultasikan dengan dokter untuk merencanakan vaksinasi pada waktu yang tepat


    Panduan ini disusun sebagai pedoman vaksinasi dari bulan Juni 2021 dan informasi dapat berubah dan diperbarui ketika lebih banyak data ilmiah tersedia di masa depan

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Dr. Chanjira Satukijchai

    Neurology

    Dr. Chanjira Satukijchai

    Neurology

    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Perawatan Pasien Kritis dengan Penyakit Otak dan Sistem Saraf Image
    AI
    Perawatan Pasien Kritis dengan Penyakit Otak dan Sistem Saraf
    Perawatan Otak Holistik Image
    AI
    Perawatan Otak Holistik
    Epilepsi, ditemukan lebih awal, dapat diobati. Image
    AI
    Epilepsi, ditemukan lebih awal, dapat diobati.
    Lihat informasi kesehatan lainnya